Dirilis

16 Mei 2022

Penulis

Dini Fitriani Nugraha

Apakah boleh berolahraga sebelum atau sesudah vaksinasi? Jawabannya adalah boleh. Anda dapat berolahraga sebelum ataupun sesudah vaksin, karena tetap aktif secara fisik bisa meningkatkan sistem kekebalan Anda, dan bisa memengaruhi bagaimana tubuh Anda merespon vaksinasi.

Sebelum itu, penting bagi Anda untuk memahami efek olahraga terhadap sistem kekebalan tubuh. 

Menurut Kate Edwards seorang associate professor of exercise science di University of Sydney, olahraga menghasilkan lebih banyak sel kekebalan yang dapat membunuh sel yang terinfeksi, dan menghasilkan antibodi untuk menghancurkan antigen virus serta bakteri yang kemudian berpatroli dalam sirkulasi darah tubuh. 

Selain itu, saat Anda berolahraga, otot Anda melepaskan molekul sinyal, yang disebut miokin, untuk membantu menjaga pertahanan tubuh kita dalam keadaan siaga tinggi. Dalam jangka panjang, orang yang melakukan olahraga secara teratur dapat memiliki sistem kekebalan yang lebih kuat dan lebih responsif.

Baca Juga : Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh di Situasi Pandemi COVID-19 

 

Tips Meningkatkan Manfaat Vaksin dengan Aktivitas Fisik

Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda terapkan untuk meningkatkan manfaat vaksin dengan aktivitas fisik.

 

1.    Tidak mengubah rutinitas latihan


Edwards merekomendasikan untuk tidak mengubah rutinitas olahraga Anda secara drastis pada hari pengambilan vaksin. Namun, jika Anda biasanya berlari atau melakukan yoga, lakukanlah dengan intensitas ringan atau sedang selama 60 menit dalam satu sesi. Hindari melakukan aktivitas fisik atau olahraga yang terlalu berat, alih-alih mendapatkan manfaat, Anda akan mendapatkan cedera.

 

2.    Perhatikan jarak waktu latihan dan vaksinasi


Anda dapat melakukan beberapa latihan lengan ringan jelang dekat  dengan waktu vaksinasi misalnya beberapa set push up dinding, penekanan bahu dan bicep curl. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan mengurangi risiko efek samping. Tubuh telah menyiapkan antibodi dan hormon endorfin yang menurunkan rasa nyeri, sehingga setelah vaksinasi Anda tidak akan merasakan efek samping yang berlebihan.

Berdasarkan penelitian yang dimuat dalam jurnal Science Direct, diketahui bahwa 90 menit olahraga ringan hingga sedang setelah melakukan vaksinasi dapat meningkatkan respon antibodi. 
Menariknya, berolahraga pada hari pemberian vaksin juga menunjukkan manfaat. Masih berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Edwards menunjukkan hal itu dapat menyebabkan respons kekebalan yang lebih kuat, terutama dari melakukan gerakan lengan pada beberapa jam sebelum melakukan vaksinasi.

 

3.    Konsisten berolahraga

Olahraga secara rutin dapat meningkatkan pelepasan hormon endorfin yang mampu menurunkan rasa nyeri dan meningkatkan perasaan bahagia. Selain itu, aktivitas fisik dalam jangka panjang tampaknya membantu tubuh Anda meningkatkan respon terhadap vaksin. Sebuah meta analisis yang diterbitkan dalam jurnal Sports Medicine menemukan bahwa aktivitas fisik secara teratur dapat mengurangi risiko infeksi penyakit dan meningkatkan antibodi setelah vaksinasi. 

Hal tersebut disebabkan aktivitas fisik dapat mendorong peningkatan kadar antibodi imunoglobulin IgA. Antibodi ini melapisi membran mukosa paru-paru dan bagian lain dari tubuh kita di mana virus dan bakteri dapat masuk ke dalam tubuh. Aktivitas fisik secara teratur juga meningkatkan jumlah sel T CD4+. Sel ini bertanggung jawab untuk memperingatkan sistem kekebalan terhadap serangan dan bagaimana mengatur respon nya.

Penelitian de Araújo yang dimuat di jurnal National Institutes of Health juga menemukan bahwa orang dewasa yang lebih tua yang berlatih secara teratur memiliki respon antibodi yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan orang dewasa sehat yang tidak berolahraga. Olahraga yang konsisten setelah vaksin juga dianggap memperpanjang perlindungan yang ditingkatkan.

Hal yang perlu diperhatikan adalah lakukan olahraga atau beraktivitas fisik sesuai dengan kemampuan Anda, jangan terlalu memaksakan diri dan terlalu keras. Lakukan aktivitas fisik secara teratur dengan intensitas ringan-sedang selama 60 menit untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari olahraga dan vaksinasi yang dilakukan. 

Baca Juga : Tips Maksimalkan Vaksin COVID-19 dengan Olahraga 

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai tips meningkatkan manfaat vaksin dengan aktivitas fisik atau tips Kesehatan lainnya, segera log in ke daya.id dan manfaatkan fitur Tanya Ahli untuk mendapat jawaban langsung dari ahlinya. Pastikan Anda sudah mendaftar di daya.id untuk mendapatkan informasi dan tips bermanfaat lainnya secara gratis.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

5.0

3 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

dr. Zeth Boroh, Sp.KO

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS