Dirilis

04 Januari 2018

Penulis

Tim Penulis Daya Sehat Sejahtera

Penderita leptospirosis akan mengalami demam, nyeri kepala, nyeri otot, nyeri perut, muntah, diare, ruam pada kulit, mata dan kulit berwarna kuning. Biasanya gejala muncul antara 2-4 minggu setelah terinfeksi bakteri.

Penyakit leptospirosis sering terjadi saat musim hujan. Penyebabnya adalah bakteri leptospira yang biasa ditularkan oleh tikus, sapi, anjing, kuda, kerbau, dan kambing, melalui makanan, minuman, atau kontak dengan benda yang terkena air kencing hewan tersebut.

Agar Anda dan keluarga terhindar dari risiko leptospirosis, berikut ini beberapa tindakan yang dapat dilakukan:

a. Hindari Genangan Air
Sebisa mungkin, hindari genangan air yang merupakan sumber bakteri. Jika tak terhindari, segera cuci kaki terutama di sela jari serta sepatu dengan air bersih dan sabun.

b. Hindari Menyentuh Muka
Hindari menyentuh muka, mulut dan hidung dengan menggunakan tangan secara langsung untuk menghindari penyebaran bakteri penyebab penyakit. Sebaiknya gunakan tissue atau sapu tangan, jangan lupa bersihkan tangan terlebih dahulu.

c. Balut Luka Menggunakan Perban
Jika terdapat luka atau lecet pada kulit Anda, balut dengan perban. Pastikan agar perban tetap kering dan ganti secara rutin untuk mengurangi risiko pertumbuhan bakteri penyebab infeksi.

Jika menemukan gejala leptospirosis, segera periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat.

Sumber:

Tim Riset Daya Sehat Sejahtera

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

dr. Sanny Yanisyah Cutfriana

Dokter Umum

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS