Dirilis

27 Agustus 2022

Penulis

dr. Sanny Yanisyah

Secara umum lambung menghasilkan asam yang berguna untuk proses pencernaan. Asam di lambung membantu menghancurkan bolus makanan agar mudah diserap oleh tubuh. Namun terkadang produksi asam lambung dapat meningkat dan memicu terjadinya penyakit yang menimbulkan gejala-gejala yang dikeluhkan oleh penderitanya.

Penyakit asam lambung merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering terjadi, dimana asam dari lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan berbagai gejala yang tidak nyaman. Penyakit ini diderita terutama pada usia remaja dan dewasa. Asam lambung yang naik ke kerongkongan disebabkan oleh sfingter atau katup yang menjadi pintu antara kerongkongan dan lambung mengalami gangguan yang dipicu oleh berbagai hal, seperti pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat. Selain itu juga penyakit asam lambung dapat disebabkan oleh obesitas, ibu hamil, dan efek samping dari obat-obatan medis.

Naiknya asam lambung menyebabkan terjadinya iritasi pada mukosa atau jaringan di sepanjang permukaan dinding kerongkongan. Hal ini yang memicu terjadinya sejumlah gejala asam lambung. Gejala utama yang dikeluhkan yaitu nyeri pada dada yang dapat menjalar hingga ke kerongkongan. Selain itu keluhan lain yang dapat timbul seperti nyeri tenggorokan, mual hingga muntah, gangguan menelan, sering bersendawa, dan mulut terasa asam. 

 

Tips Atasi Kambuhnya Asam Lambung

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kambuhnya asam lambung, antara lain.

 

1.    Makan Tepat Waktu

Langkah pertama yang perlu diperhatikan dalam mencegah peningkatan asam lambung adalah dengan makan tepat waktu. Sering makan terlambat menjadi penyebab utama naiknya asam lambung. Biasakan untuk makan di waktu yang sama setiap harinya. Lalu sebaiknya untuk tidak makan 2 jam sebelum tidur. Contoh apabila waktu tidur sekitar pukul 22.00, maka sebaiknya makan malam sebelum pukul 20.00. Selain itu jangan membiasakan diri langsung tidur atau berbaring setelah makan, sebaiknya berikan jeda sekitar 2-3 jam.

2.    Pilih Makanan dan Minuman yang Tepat

Selama penderita asam lambung tidak mengkonsumsi secara berlebihan makananan yang dapat memicu naiknya asam lambung, asam masih dapat diturunkan sehingga gejala asam lambung pun tidak timbul. Penderita asam lambung sebaiknya tidak mengkonsumsi minuman yang mengandung alkohol atau kafein, seperti kopi dan teh. 

Untuk jenis makanan yang tidak sarankan seperti makanan yang terlalu pedas, makanan yang digoreng, olahan mint, tomat, dan coklat. Rasa yang bersifat netral dapat mencegah terjadinya peningkatan produksi asam lambung. Menghindari snack atau camilan juga dapat membantu mengatasi penyakit asam lambung, karena camilan dapat membebani sistem pencernaan sehingga kesulitan untuk mencerna makanan. 

 

3.    Jaga Pola Makan

Langkah selanjutnya adalah dengan tidak mengkonsumsi makanan dalam porsi yang banyak. Hal ini dapat memicu timbulnya refluks lambung. Oleh karena itu disarankan untuk makan dalam porsi kecil tapi sering. Mengunyah makanan juga perlu diperhatikan agar asam lambung tidak naik. Dengan mengunyah makanan secara baik, dapat memudahkan enzim pencernaan dalam mengolah makanan.

 

4.    Berhenti Merokok

Kandungan racun di dalam rokok dapat menyebabkan penyakit asam lambung sering muncul. Rokok tidak hanya memicu terjadinya peningkatan asam lambung, namun juga dapat mengganggu fungsi normal tubuh dalam mencerna makanan. Rokok tidak hanya mengganggu pencernaan, namun dapat menyebabkan penyakit lain yang lebih kompleks seperti penyakit jantung dan stroke.

 

5.    Konsumsi Herbal

Jahe merupakan obat tradisional yang sudah dikenal dapat mengatasi gejala yang timbul akibat naiknya asam lambung. Jahe juga dapat digunakan untuk meredakan gejala mual muntah. Beberapa herbal lain yang dapat dikonsumsi seperti kunyit, cuka apel, lidah buaya, dan buah pisang.

 

6.    Konsumsi Obat Asam Lambung

Ada beberapa jenis obat yang dijual bebas untuk menurunkan asam lambung, antara lain obat-obatan jenis antasida, H2 antagonist atau anti histamin, dan penghambat pompa proton atau PPI. Obat jenis antasida bekerja dengan cara menetralkan asam lambung. Untuk jenis H2 antagonist dan PPI dapat menghambat produksi asam yang dikeluarkan oleh lambung. Namun, jika membutuhkan obat lainnya, segera hubungi dokter untuk mendapatkan resep yang dianjurkan.

Itulah beberapa cara dapat digunakan untuk mengatasi kambuhnya asam lambung masalah lambung dapat diatasi dan dicegah dengan mengaplikasikan beberapa cara yang telah dipaparkan. 

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait informasi asam lambung lebih lanjut atau ingin berkonsultasi mengenai masalah kesehatan lainnya? Segera log in ke daya.id dan gunakan fitur Tanya Ahli untuk berkonsultasi dan mendapatkan jawaban langsung dari ahlinya. Pastikan Anda sudah mendaftar di daya.id untuk mendapatkan informasi dan tips bermanfaat lainnya secara gratis.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

4.5

2 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Rudi haryono

28 Agustus 2022

Mantap

Balas

. 1

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

dr. Sanny Yanisyah Cutfriana

Dokter Umum

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS