Profil Ahli

dr. Zeth Boroh, Sp.KO

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga

47 Pertanyaan Telah Terjawab


Dokter, Dosen, & Pembicara dalam bidang kesehatan spesialis olahraga. Profesi sebagai dokter sejak tahun 2003 & menjadi dokter spesialis kedokteran olahraga sejak tahun 2017.

Bersertifikasi internasional diantaranya; 2016 FIFA Medicine Conference dari London, Inggris, 2017 FIFA Medicine Conference dari Barcelona, Spanyol, 2018 Podiatry dari Paris, Prancis, dan 2018 Kinesio Tapping Association International dari Singapura

Saat ini aktif & menjabat sebagai:
  • Dokter Spesialis Olahraga di PPOP (Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar) Ragunan
  • Dokter Spesialis Olahraga di Rumah Sakit Jakarta
  • Dokter Spesialis Olahraga di Indonesia Sports Medicine Centre (ISMC) Jakarta
  • Berorganisasi di Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
  • Berorganisasi di Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO)

Dalam mengisi waktu luang hal yang sering dilakukan adalah berolahraga, jalan-jalan & wisata kuliner.

Silahkan Bertanya

Ahli kami siap menerima pertanyaan seputar kesehatan Anda dan memberikan solusi yang tepat. Pertanyaan yang diajukan bersifat privasi sehingga hanya Anda dan ahli kami yang mengetahui.

Pertanyaan Anda

Pertanyaan Populer

Usahakan untuk meluangkan waktu sekitar 10 menit berhenti sejenak dari aktifitas bekerja. Waktu tersebut digunakan untuk meregangkan otot serta lakukan latihan kardio dan kekuatan di tempat kerja yang sederhana. Apabila waktu tidak memadai, sempatkan untuk melakukan peregangan di tempat duduk terhadap otot-otot tubuh anda.

Latihan peregangan otot ini tidak membutuhkan alat khusus. Cukup gunakan meja dan kursi yang ada di sekitar Anda. Alternatif lain, lakukan naik turun tangga sebagai cara bergerak di sela- sela kesibukan. Supaya Anda lebih bersemangat dan konsisten, ajaklah rekan kerja Anda untuk berolahraga bersama. Selamat mencoba

Menurut rekomendasi American College Of Sports Medicine, latihan fisik dilakukan sebanyak 3-5 kali dalam satu minggu. Olahraga dapat dimulai dengan intensitas rendah yang dapat ditingkatkan berkala sesuai dengan kemampuan tubuh selama minimal 30 menit setiap sesi.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dalam satu minggu, Anda dapat menghabiskan waktu 90 - 150 menit untuk berolahraga. Tidak lama bukan? Bukan alasan lagi untuk berkata tidak terhadap olahraga

Menurut penelitian, latihan daya tahan jantung dan paru/ kardio selama 30 menit per hari akan efektif untuk menurunkan berat badan. Contoh latihan ini adalah berlari, berjalan cepat, berenang, lompat tali, zumba, kickboxing, dan bersepeda. Dikombinasikan dengan latihan beban dan pola makan gizi seimbang, serta dilakukan secara rutin akan memberikan hasil yang lebih baik.