Dirilis

17 Oktober 2022

Penulis

Muliany Istanto

Anak dengan daya tahan tubuh lemah akan mudah untuk terserang penyakit. Penyakit yang umum diderita oleh anak adalah batuk pilek (common cold) atau flu. Mengingat salah satu gejala yang di derita mirip, yaitu hidung berair (pilek), maka sering disalah artikan bahwa ini adalah penyakit yang sama.

 

Perbedaan Batuk Pilek dan Flu

Batuk pilek dan flu adalah 2 penyakit yang disebabkan virus yang berbeda. Di bawah ini adalah perbedaan antara batuk pilek dan flu: 

Batuk pilek

  • Batuk pilek disebabkan oleh virus rhinovirus yang menginfeksi saluran nafas bagian atas
  • Penyebab batuk pilek lainnya, bisa dari udara dingin, sinusitis akut, alergi, perubahan hormon tubuh atau konsumsi obat-obatan tertentu
  • Penderita biasanya akan mengeluarkan cairan dari hidung, buntu pada hidung yang menyebabkan tidak nyaman saat bernafas, batuk dan kadang disertai dengan demam dan sakit kepala
  • Batuk pilek akan membaik dalam waktu 7-10 hari 


Flu

  • Sedangkan, flu disebabkan oleh virus influenza, yaitu influenza A, influenza B, influenza C. Virus ini menyerang sistem pernafasan secara keseluruhan mulai dari hidung, dilanjutkan ke tenggorokan hingga paru-paru. Virus Influenza A dan B biasanya menyerang secara musiman, sedangkan influenza C menyerang sepanjang tahun
  • Flu cenderung lebih parah dari batuk pilek karena penderita akan merasakan sakit kepala, sakit tenggorokan, batuk, nyeri otot, kelelahan 2-3 minggu dan demam tinggi antara 3-5 hari setelah terinfeksi
  • Gejala flu ini akan bertambah parah secara bertahap dalam waktu 2-5 hari


 

Risiko pada Batuk Pilek dan Flu 


Sistem imun tubuh pada bayi dan anak-anak belum terbangun sempurna dalam menghadapi serangan berbagai virus, sehingga lebih mudah terinfeksi batuk pilek. Ditambah lagi karena anak belum mengerti untuk selalu menjaga kebersihan tangan dan menutup mulut dan hidung ketika bersin. Ini akan memperbesar risiko terpapar virus batuk pilek atau flu. 

Dari sisi risiko yang ditimbulkan, batuk pilek biasanya tidak menimbulkan masalah lebih lanjut. Pada flu, apabila dibiarkan berlarut-larut dan tidak diobati, maka dapat menyebabkan komplikasi yang cukup serius, seperti gangguan system saraf pusat, serangan jantung, radang otot (myositis), sampai dengan pneumonia (radang paru-paru). 

Batuk pilek ini tergolong penyakit yang sangat umum dengan rata-rata akan dialami anak 5-7 kali dalam setahun. Dan kebanyakan dari kasus batuk pilek ini adalah bersifat ringan bahkan dapat sembuh dengan sendirinya dan dalam waktu yang relatif singkat. 

Dan pada dasarnya tidak ada obat dan vaksin untuk melawan virus yang menyebabkan batuk pilek ini, obat yang diberikan adalah untuk meredakan gejala yang dirasakan dan membuat anak menjadi lebih nyaman.

Pastikan anak cukup istirahat dengan memperhatikan asupan cairan dan makanan sehat dan seimbang, mengkonsumsi vitamin C, menjaga kebersihan tempat tinggal agar imun tubuh dapat melawan virus yang sedang menyerang tubuh. Pastikan suhu ruangan tetap lembab, tidak terlalu panas/dingin/kering untuk meredakan batuk dan pileknya.  

 

Gejala Batuk Pilek yang Perlu Diwaspadai

Namun terdapat gejala yang harus diwaspadai apabila seorang anak telah mengalami beberapa gejala batuk pilek di bawah ini: 

  • Adanya sesak nafas 
  • Suara nafas berbuyi
  • Demam melebihi 38,5 derajat Celsius dan telah berlangsung lebih dari 2 hari 
  • Nafsu makan menurun 
  • Sakit kepala yang semakin parah 
  • Sakit tenggorokan semakin parah 
  • Sakit telinga 
  • Ngantuk yang tidak biasa (mungkin karena terlalu lemas)


Apabila gejala semakin memburuk atau tidak membaik selama 10 hari, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Anda juga dapat berkonsultasi dengan mitra ahli tepercaya kami melalui fitur Tanya Ahli. Selain itu, untuk informasi lain terkait kesehatan, Anda bisa membacanya di daya.id. Dengan mendaftar di daya.id semua informasi terkait kesehatan bisa diakses dengan gratis dan sangat mudah. Jadi, yuk kunjungi daya.id sekarang juga! sekarang juga!

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

4.9

7 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Mohammad Ludfi

20 Oktober 2022

Terima kasih untuk Artikelnya

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

dr. Sanny Yanisyah Cutfriana

Dokter Umum

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS