Dirilis

18 Juli 2021

Penulis

Tim Penulis Daya

Tahukah Anda, berdasarkan riset yang dilakukan oleh World Resouce Institute (WRI) Indonesia pada tahun 2020, Indonesia masuk ke dalam 10 negara penyumbang emisi rumah kaca terbesar, dengan menempati peringkat nomor 8. Negara kita menyumbang 2% emisi gas rumah kaca yang berasal dari sektor energi yang terdiri dari listrik, transportasi, manufaktur, bangunan, dan bahan bakar fosil lainnya.

Pemerintah Indonesia sendiri telah berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebanyak 29% pada tahun 2030 sesuai dengan Perjanjian Paris.

Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk ikut mengurangi emisi gas rumah kaca?

 


Ini Penghasil Gas Rumah Kaca

Tidak dapat dipungkiri, seluruh sektor industri dapat dikatakan sebagai penghasil gas rumah kaca. Kita sebagai konsumen barang dan layanan tersebut, secara tidak langsung ikut berperan sebagai penghasil gas rumah kaca.

Di bawah ini adalah alasan kenapa Indonesia menjadi negara yang ikut berkontribusi besar dalam menghasilkan gas rumah kaca:

 

1. Kebutuhan pangan

• Produksi makanan: sayur dan daging yang dikonsumsi berasal dari rantai produksi yang menghasilkan gas rumah kaca. Rantai jejak karbon dimulai dari pertanian/ peternakan sampai ke piring yang siap untuk santap
• Sampah makanan: makanan yang tidak kita habiskan dan membusuk akan menciptakan gas metana, sebagai salah satu gas rumah kaca paling berbahaya

 


2. Kebutuhan sandang

Produksi sandang mengeluarkan emisi gas rumah kaca dari proses pengiriman bahan mentah sampai dengan produksi di industri tekstil.

 

3. Kebutuhan papan

Semen adalah sumber daya yang paling banyak dikonsumsi setelah air. Industri semen di Indonesia menyumbang 8% emisi karbondioksida di dunia dan menjadi negara ketiga setelah Tiongkok dan Amerika Serikat.

 

4. Kebutuhan transportasi

Setiap moda transportasi mengeluarkan kadar emisi gas rumah kaca yang berbeda dan tentunya didasarkan pada jarak yang ditempuh
Jadi sebenarnya hampir semua aktivitas yang kita lakukan menghasilkan emisi gas rumah kaca. Lalu, apa yang bisa kita lakukan?


 

Jaga Lingkungan, Kurangi Gas Rumah Kaca

Seperti yang kita ketahui bahwa seluruh proses produksi suatu barang sudah pasti menguras sumber daya alam dan menghasilkan gas rumah kaca. Maka sudah seharusnya kita bertanggung jawab atas barang dan layanan yang telah kita gunakan.
Salah satu bentuk tanggung jawab yang dapat kita berikan selain dari meminimalisasi penggunaan energi, adalah dengan melakukan 5 R yaitu Reduce, Reuse, Recycle, Replace, Replant. 5R ini adalah bagian dari melestarikan lingkungan dan memelihara udara yang kita hirup.
• Reduce adalah mengurangi penggunaan barang yang berpotensi menjadi sampah
• Reuse adalah kegiatan untuk menggunakan kembali barang atau bahan yang masih dapat digunakan
• Recycle adalah daur ulang barang yang seharusnya masuk ke dalam tempat sampah, tetapi diproses kembali menjadi barang yang berguna
• Replace adalah mengganti barang tidak ramah lingkungan yang menjadi barang yang ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali
• Replant adalah penanaman pohon untuk menyerap gas rumah kaca.
Prinsip 5R sederhana dan kreatif yang dapat kita terapkan di rumah sebagai wujud kepedulian kita terhadap bumi, seperti:
- Berkebun dengan menggunakan botol bekas sebagai pot
  Kegiatan ini dapat memperpanjang usia botol sehingga tidak harus berakhir di Tempat Pembuangan Akhir yang pada akhirnya dapat mengotori bumi. Tanaman yang kita tanam pun dapat
  membantu untuk menyerap gas rumah kaca.
- Alih fungsi barang yang tidak terpakai menjadi furniture rumah
  Barang yang tidak terpakai pada akhirnya menjadi berguna kembali bahkan kita tidak perlu membeli furniture baru dimana proses produksinya sudah banyak menyumbang emisi gas rumah kaca.
- Membuat mainan anak dari barang bekas
  Dengan memanfaatkan barang yang ada, kita berperan dalam menekan emisi gas rumah kaca dan juga kita akan memicu kreativitas anak.

Melakukan perubahan kecil lebih baik dari tidak melakukan perubahan apapun. Semoga yang kita lakukan dapat merambat ke orang-orang lain di sekitar kita dan memiliki dampak positif terhadap bumi yang kita tinggali.

Anda juga dapat berkonsultasi dengan mitra ahli tepercaya kami melalui fitur Tanya Ahli. Selain itu, untuk informasi lain terkait menjaga lingkungan, Anda bisa membacanya di daya.id. Dengan mendaftar di daya.id semua informasi terkait lingkungan bisa diakses dengan gratis dan sangat mudah. Jadi, yuk kunjungi daya.id sekarang juga!

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

5.0

1 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

dr. Sanny Yanisyah Cutfriana

Dokter Umum

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS