Dirilis

21 Juli 2022

Penulis

Majalah Franchise Indonesia

Usaha franchise memang memiliki peluang kesuksesan yang lebih tinggi dibanding dengan usaha biasa. Katanya, tingkat kegagalan seorang franchisor hanya sebesar 5-15%, sedangkan pemilik usaha biasa bisa mencapai tingkat kegagalan di angka lebih dari 65%. Hal tersebutlah yang menjadi daya tarik dalam usaha franchise

Utomo Njoto, seorang pengamat franchise, mengatakan bahwa 50% faktor kegagalan sebuah usaha franchise berasal dari pihak franchisor itu sendiri, sedangkan 25% nya berasal dari pihak franchisee, dan 25% lainnya merupakan faktor eksternal. Ini menjelaskan bahwa franchisor memiliki dampak yang cukup besar dalam kegagalan suatu usaha franchise.

Baja juga: Menciptakan Kepuasan Franchisor dan Franchisee

Nah, jika dilihat lebih dalam, ada beberapa faktor penyebab gagalnya suatu usaha franchise. Anda sebagai pemilik franchise, bisa mengantisipasi hal ini untuk menghindari pihak franchisee dari kekecewaan. Simak penjelasan berikut ya!

 

Penyebab Kegagalan Usaha Franchise


Pihak franchisor sebagai faktor penyebab kegagalan dapat terjadi karena beberapa hal, sebagai berikut:
 

  1. Tidak menjaga kualitas produk.
  2. Tidak memberikan layanan yang maksimal dan cenderung menurun setiap saat.
  3. Memiliki tim manajemen yang lemah.
  4. Tidak mampu memberikan kebutuhan yang memadai kepada cabang franchise-nya.
  5. Tidak mampu berkompetisi dan mengelola brand dengan baik.
  6. Model usaha franchise yang tidak sustainable, seperti salah dalam menghitung margin dan biaya-biaya usaha.
  7. Keserakahan dalam memungut biaya franchise, sehingga usaha tersebut bahkan tidak bisa mencapai level single unit franchise.


Telah dijelaskan bahwa 25% kegagalan sebuah usaha franchise berasal dari faktor pihak franchisee. Kegagalan tersebut biasanya disebabkan oleh:
 

  1. Ketidaktaatan pihak franchise dalam mengikuti sistem yang sudah disediakan oleh franchisor.
  2. Ketidaktekunan franchisee.
  3. Kegagalan dalam mengelola karyawan.


Sedangkan 25% sisanya, faktor kegagalan pada suatu usaha franchise dapat disebabkan oleh masalah eksternal, misalnya:
 

  1. Kondisi ekonomi yang tidak menguntungkan bagi para pelaku bisnis, seperti resesi atau krisis yang dapat memengaruhi kemampuan untuk membeli masyarakat.
  2. Adanya perubahan tren dapat membuat pelaku bisnis kesulitan apabila tidak memiliki inovasi pada produk yang ditawarkan.


 

Penyebab Kekecewaan Pihak Franchisee


Kekecewaan pihak franchisee biasanya identik dengan kesalahan yang dilakukan oleh franchisor. Nah untuk mengantisipasinya, yuk kenali faktor penyebab kekecewaan franchisee terhadap franchisor berikut.

 

1.    Penjualan Tidak Mencapai Target

Biasanya, jika penjualan tidak mencapai target, pihak franchisee akan melemparkan kesalahan kepada franchisor dengan alasan kurang promosi, atau kurangnya support dalam meningkatkan penjualan. Meskipun pada kasus tersebut, bisa jadi faktor lainlah yang menjadi penyebabnya. Seperti komunikasi franchisee yang kurang baik dengan karyawannya, atau kualitas karyawan yang kurang baik dalam memberikan pelayanan kepada customer

 

2.    Margin Keuntungan yang Tidak Sesuai

Meskipun penjualan mencapai target, namun apabila margin keuntungan tidak sesuai dengan proyeksi yang disampaikan pihak franchisor, hal ini tentu dapat menjadi masalah. Faktor ini dapat disebabkan karena adanya promosi diskon yang dilakukan, sehingga dapat menggerus margin keuntungan secara ekstrem. Faktor lainnya dapat disebabkan karena adanya krisis atau resesi yang menyebabkan menurunnya tingkat daya beli masyarakat, sehingga franchisor terpaksa untuk mengurangi gross profit daripada harus menaikkan harga.

 

3.    Kendala Birokrasi terkait Perizinan

Masalah di lapang tentu saja bisa terjadi, seperti pihak franchisee yang terus mengeluarkan biaya sewa gedung atau tempat sementara kegiatan launching usaha terus tertunda karena masalah perizinan. 

 

4.    Penurunan Kualitas

Penurunan kualitas produk yang dibeli franchisor tentu akan berdampak pada penjualan. Penurunan kualitas produk dapat mengurangi jumlah konsumen yang datang, dan bisa-bisa Anda mendapatkan komplain dari konsumen. Hal ini kemudian akan berdampak pada berkurangnya pemasukan usaha Anda.

 

5.    Harga Supply dari Franchisor yang Lebih Mahal dari Harga Pasar

Hal ini dapat menyebabkan franchisee tidak dapat menjual produk dengan cepat kepada konsumen. Bisa-bisa pihak franchisee lah yang harus menanggung kerugiannya.

 

6.    Pihak Franchisor Menyediakan SDM yang Kurang Berkualitas

Pihak franchisor turut andil, jika kualitas SDM yang kurang baik terjadi karena kurangnya atau lemahnya sistem pelatihan yang harus dilakukan untuk pengembangan para karyawan.

 

7.    Biaya Investasi yang Terlalu Mahal

Tingginya harga investasi dan biaya lainnya tentu akan menyulitkan franchisee, karena pihak franchisee akan sulit mendapatkan keuntungan. Waktu yang dibutuhkan untuk balik modal juga akan tercapai dalam waktu yang lebih lama, karena sulitnya mencapai target penjualan.

 

Cegah Kekecewaan Pihak Franchisee

Jika letak permasalahannya terdapat pada pihak franchisee, maka franchisor dapat mengambil langkah dengan cara mencari investor baru atau melakukan take over. Pada beberapa kasus, franchisor mengambil tindakan preventif dengan menambahkan poin take over atau ambil alih pada perjanjian diawal. Dengan langkah ini memunkinkan bagi usaha Anda untuk berhasil di tangan Anda atau di tangan investor yang baru. 

Jika permasalahannya merupakan tempat, maka Anda bisa memindahkan lokasi franchise Anda ke tempat lain agar berhasil. Anda sebagai franchisor juga jangan menetapkan biaya investasi dan biaya lainnya terlalu tinggi, supaya target penjualan selama jangka waktu balik modal yang tercapai dengan mudah.

Memang sudah sewajarnya bagi pihak franchisor untuk mencegah kekecewaan franchisee-nya. Namun ada baiknya apabila hubungan antara franchisor dan franchisee adalah win-win, sehingga kedua belah pihak akan sama-sama diuntungkan. Pihak franchisee juga jangan melulu menyalahkan franchisor. Intinya, kedua pihak haruslah sama-sama saling bertindak bijaksana untuk kesuksesan usaha bersama.

Jika Anda masih memiliki pertanyaan terkait bisnis franchise Anda, Anda dapat mengakses fitur Tanya Ahli dan dapat berdiskusi lebih lanjut dengan para ahli. Anda juga dapat mengunjungi Daya.id untuk mengetahui tips dan peluang usaha lainnya. Jangan lupa segera daftarkan diri Anda untuk bisa mendapatkan manfaat menarik lainnya!

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

5.0

1 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Rofian Akbar

Pakar Waralaba

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS