Dirilis

11 Mei 2022

Penulis

Regina Waisimon

Dua tahun belakangan merupakan masa yang cukup berat bagi kita semua, karena pandemi membuat seluruh sektor bisnis berubah secara drastis. Salah satu sektor yang terdampak dan cukup signifikan adalah sektor travel dan pariwisata.

Tahun 2022 ini pandemi COVID-19 memang belum berakhir. Namun diprediksikan bahwa sektor travel dan pariwisata sejak kuartal ke IV tahun 2021 beberapa bagian dari sektor travel dan pariwisata sudah mulai menunjukan pemulihannya.

 

Jenis-jenis Destinasi Wisatawan Pada Tahun 2022


 

1.    Wisata Alam (Natural)

WIsata ini biasanya memiliki obyek berupa keindahan alam seperti: pegunungan, hutan, danau, alun-alun dan lain sebagainya yang dapat memanjakan mata dengan keadaan alam yang menakjubkan dan sangat indah, bahkan beberapa wisatawan dapat melakukan  pendakian dan berkemah.

 

2.    Wisata Air (Bahari)

Wisata air (bahari) ini juga dikenal dengan nama lain yaitu wisata maritim atau wisata tirta. Biasanya Wisata ini berhubungan dengan olahraga yang dilakukan di air/pantai/danau/teluk. Wisatawan bisanya memiliki beberapa kegiatan, seprti: memancing, berselancar, berlayar, snorkeling, menyelam, melakukan pemotretan di bawah air, bahkan sampai melakukan lomba balap mendayung.

 

3.    Wisata Agri (Pertanian)

Wisata agri (pertanian) merupakan objek wisata yang cukup digemari juga karena wisata ini merupakan perjalanan wisata ke lokasi pertanian, melihat pembibitan di ladang, perkebunan. Kalua sebelumnya wisata ini banyak dilakukan dalam rangka studi, namun saat ini wisata agri menjadi destisani wisatawan untuk menikmati hijaunya tanaman dan segarnya udara. Keunggulan lainnya dari wisata ini adalah mata akan segar kembali dengan pemandangan berupa sayuran segar berwarna-warni, melongok bibit aneka sayur, dan bertualang di perkebunan yang sejuk.

Sekali pun memiliki destinasi wisata alam dengan udara terbuka, dimana diharapkan sirkulasi oksigen di udara sangat baik, namun kita harus tetap ingat bahwa pandemi belum berakhir. Oleh sebab itu walaupun beberapa destinasi wisata sudah dibuka, maka diperlukan menerapan protokol kesehatan yang ketat.

Selain harus sangat memperhatikan protokol kesehatan, kita juga harus memperhatikan peraturan di masing-masing lokasi atau negara yang akan dikunjungi, karena bisa saja aturan perjalanan berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan kondisi akibat virus COVID-19 yang masih naik-turun.

 

Tips Bisnis Travelling 2022

Jika Anda seorang pebisnis yang memiliki usaha travel, maka pertanyakan hal-hal ini kepada diri Anda, yaitu: Sudah siapkah bisnis travel Anda saat ini untuk bersaing? Apa saja yang sudah Anda persiapkan? Mampukah bisnis Anda beradaptasi dengan kondisi saat ini?

Berikut ini beberapa hal yang harus dipersiapkan dalam menghadapi tren travelling terbaru 2022, Agar bisnis travelling Anda siap.

 

1.    Penetapan Protokol Kesehatan

Protokol kesehatan adalah hal yang tidak terpisahkan saat ini, maka dari itu pastikan Anda sudah membuat acuan penetapan protokol kesehatan bagi setiap wisatawan yang datang, seperti: wajib menggunakan masker, membawa hand soap dan hand sanitizer, pastikan kondisi tubuh dalam suhu normal (sehat), tetap menjaga jarak dan pastikan menerapkan segala peraturan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

 

2.    Adanya Prosedur Keselamatan dan Kesehatan

Pastikan prosedur keselamatan dan kesehatan (safety and health administration certification) ini menjadi salah satu persyaratan yang diwajibkan. Sebelum adanya pandemi Sertifikat ini merupakan yang paling sering diabaikan oleh para wisatawan.Hal ini juga diharapkan dapat meminimalisir risiko penyebaran COVID-19.

 

3.    Mitigasi Resiko Setiap Wisatawan Yang Datang

Sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran COVID-19, Anda juga dapat meyediakan paket lengkap perjalanan mulai dari penyediaan jasa rapid test, vaksinasi booster dan lain sebagainya untuk menjaga keselamatan wisatawan dan masyarakat sekitar.

 

4.    Adanya Peluang Usaha Tambahan

Selain tiga poin di atas mengenai prosedur kesehatan demi kebaikan kita bersama, Anda juga dapat melihat beberapa peluang bisnis tambahan seperti menyediakan coffee shop, jasa penyedia makanan, penyewaan kendaraan, perjalan privasi, dan penginapan yang sudah terjamin kebersihannya.

 

5.    Membuat Paket Wisata

Jika selama ini hanya menyediakan jasa wisata secara terpisah, maka saat ini Anda dapat melakukan atau membuat jasa wisata secara paket mulai dari poin nomor satu sampai dengan nomor 4 di atas.

Itulah informasi mengenai tren travelling terbaru 2022, dimana setelah membaca artikel ini diharapakan bisnis travelling Anda sudah siap dalam menghadapi wisatawan di era new normal, Anda juga dapat membaca artikel kami lainnya tentang “liburan di masa pandemi, apa yang perlu kita perhatikan?“ agar Anda dapat memiliki gambaran lainnya tentang harapanan para wisatawan.

Anda juga dapat berkonsultasi langsung dengan praktisi dan trainer UKM kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap lagi tentang mengelola bisnis. Sedangkan untuk Informasi lainnya terkait keuangan, usaha serta gaya hidup sehat dapat Anda dapatkan secara gratis di daya.id. 

Jadi tunggu apalagi segara daftarkan diri Anda dengan melakukan registrasi pendaftaran di daya.id, maka seluruh informasi tersebut dapat diakses dengan mudah dimana pun dan kapan pun.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Wisnu Dewobroto

Praktisi & Trainer UKM

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS