Dirilis

31 Agustus 2022

Penulis

Dian Wisnuwardhani M.Psi.

Pernikahan bertujuan agar sepasang individu bisa meresmikan hubungan secara lahir dan batin baik, dari segi agama, hukum, serta norma sosial yang berlaku. Pernikahan juga dapat diartikan sebagai usaha untuk menjembatani dua individu dengan pandangan, asuhan, didikan, hingga nilai yang berbeda, dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar, seperti memiliki keturunan, memiliki pendamping hidup untuk bisa saling membantu, meringankan beban, serta menjadi tumpuan dalam hidup satu sama lain. 

Meskipun begitu, pernikahan yang sesungguhnya bukan hanya sebatas terjadi di antara dua orang yang terlibat dalam pernikahan tersebut. Namun, terdapat orang-orang yang termasuk dalam jaringan dari pasangan kita, seperti keluarga, sanak-saudara, mertua, hingga teman yang juga merupakan bagian penting dari hidup pasangan kita.

Baca Juga: Tips Kenalan dengan Mertua

Menjalin hubungan yang baik dengan orang-orang tersebut, seperti meluangkan waktu untuk bertemu atau menjalin komunikasi yang baik, merupakan salah satu hal penting yang perlu kita lakukan untuk dapat memelihara dan menjaga hubungan dengan pasangan kita. 

Dari seluruh kerabat yang ada, dapat dikatakan mertua sebagai orang yang paling terlibat dalam kehidupan pasangan kita. Hal ini dikarenakan mertua yang memiliki peranan sebagai orang tua dari pasangan kita tentunya jauh lebih lama mengenal, merawat, dan hidup bersama pasangan kita.

 

Beradaptasi dengan Mertua

Kehadiran dan keterlibatan mertua tentunya akan membawa warna tersendiri bagi kehidupan pernikahan yang kita jalani dengan pasangan, bisa menuju ke arah yang baik atau justru menimbulkan konflik. Beberapa konflik antara menantu dan mertua bisa terjadi diakibatkan oleh faktor ekonomi, perbedaan pola pikir dan pandangan, serta kesalahpahaman yang diakibatkan oleh komunikasi yang kurang optimal.

Baik mertua dan menantu, pastinya memiliki nilai, pandangan, hingga prinsip yang dipegang sejak lama oleh masing-masing pihak, yang bisa saja terdapat hal yang berlawanan atau perbedaan antara satu sama lain. Jika tidak dapat diselesaikan dengan cara yang baik, maka dapat memicu terjadinya konflik yang nantinya bisa berdampak buruk bagi perjalanan bahtera rumah tangga. Dalam jangka panjang, beberapa dampak dari terjadinya konflik adalah mengurangi stabilitas, kepuasan, hingga komitmen dari pernikahan tersebut.

Lalu, apa yang dapat kita lakukan sebagai menantu agar dapat menjalin hubungan yang baik dengan mertua? 

Sebagai menantu, tentunya kita perlu bisa dan mau untuk belajar beradaptasi dengan lingkungan keluarga baru yang akan kita tempati. Namun, bukan hanya menantu yang melakukan adaptasi, melainkan dari pihak mertua tentunya juga perlu melakukan adaptasi dalam menerima anggota baru dalam keluarganya. Perlu diingat bahwa masuk (menantu) ataupun menerima (mertua) serta menyesuaikan diri dengan orang baru ke dalam keluarga, tentunya tidak mudah dan diperlukan usaha dan kemauan dari kedua belah pihak, baik si pendatang ataupun si penerima.

Baca Juga: Jika Anda Generasi Sandwich, Siapkan Hal Berikut!

 

Jalin Komunikasi yang Baik

Langkah awal yang dapat diambil sebagai upaya dalam menjalin hubungan baik antara menantu dan mertua, adalah dengan menerapkan komunikasi yang baik dan efektif antara kedua belah pihak. Nah, berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan dan dihindari agar terjalin komunikasi yang baik:

 

4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan

Berikut ini 4 hal yang tidak boleh kita lakukan terhadap mertua.

 

1.    Mengkritik

Menyerang lawan bicara kita dengan tuduhan yang belum tentu kebenarannya dan menyalahkan orang lain.

 

2.    Menunjukkan ketidaksukaan dengan melakukan penghinaan

Perilaku ini dapat terlihat dengan sengaja mengejek, mencibir, ataupun menunjukkan gestur yang kurang mengenakkan seperti memutar mata saat sedang berbicara.

 

3.    Berperilaku defensif

Perilaku defensif ditunjukkan dengan ketidakmauan untuk mengakui dan bertanggung jawab atas kesalahan yang dilakukan.

 

4.    Menunjukkan perilaku yang menghambat komunikasi

Perilaku menarik diri serta tidak mau berkomunikasi tentunya akan menghasilkan komunikasi yang efektif dan justru bisa merenggangkan hubungan di antara kedua belah pihak.

 

4 Hal yang Boleh Dilakukan

Sementara itu, berikut ini 4 hal yang boleh kita lakukan terhadap mertua.

 

1.    Tetap tenang

Saat berkomunikasi, terutama terkait dengan topik yang dapat menimbulkan ketegangan, diperlukan kehati-hatian akan yang akan diucapkan. Ketika individu sedang dipenuhi dengan emosi yang berlebih, seseorang akan jadi sulit untuk berpikir logis dan cenderung dapat mengatakan hal-hal yang menyakitkan. Oleh karena itu, jika dirasa pembicaraan mulai terlalu emosional maka sebaiknya kedua belah pihak berhenti berkomunikasi dan menenangkan diri masing-masing.

 

2.    Sampaikan keluhan Anda 

Menyampaikan dan membahas keluhan yang Anda miliki kepada lawan bicara dapat membantu mengembangkan hubungan Anda. Namun, pastikan Anda menyampaikan keluhan tersebut dengan cara yang baik.

 

3.    Berperilaku tidak defensif

Berbicara dengan nada yang lembut, tidak menyerang, dan memberikan kenyamanan pada lawan bicara (menunjukkan kita tidak berniat untuk menyerang).

 

4.    Memvalidasi apa yang disampaikan oleh lawan bicara

Hal ini dapat dilakukan dengan benar-benar mendengarkan apa yang ingin disampaikan lawan bicara kita.

Jika Anda ingin menjalin hubungan yang baik dengan mertua, kuasai seluruh kemampuan berkomunikasi di atas, baik yang tidak boleh dilakukan, ataupun yang boleh dilakukan. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Punya pertanyaan lebih lanjut? Segera log in ke daya.id dan gunakan fitur Tanya Ahli untuk mendapat jawaban langsung dari ahlinya. Pastikan Anda sudah mendaftar di daya.id untuk mendapatkan informasi dan tips bermanfaat lainnya secara gratis.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

5.0

3 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Rudi haryono

02 September 2022

bermanfaat

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Farraas A Muhdiar, M.Psi. M.Sc

Psikolog Klinis Anak & Remaja

1 dari 10 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS