Informasi Artikel

Penulis Artikel

Tim Daya Sehat Sejahtera


Pengusaha

Frima Elda

Jenis Usaha

Dosen/Peneliti

Frima Elda, perempuan dan seorang ibu rumah tangga yang tidak pernah menyerah menggapai cita-cita. Berawal dari keinginannya untuk memiliki gelar di depan namanya sebelum berusia 30 tahun, langkah demi langkah ia lewati sampai impiannya tercapai.

Gelar pendidikan di depan nama itu hanya ada dua, yaitu doktor (DR) atau dokter (dr). Frima memilih untuk menjadi dokter, karena waktu untuk mendapatkannya lebih singkat. Namun saat lulus SMA dan mencoba daftar kuliah di jenjang Strata 1 (S1), ia tidak berhasil mendapat kesempatan kuliah kedokteran. Sehingga ia mengambil program Diploma 3 (D3) jurusan gizi. Lalu, karena cita-citanya memiliki gelar dokter tidak dapat dicapainya, maka kemudian ia berpikir dan beralih pada gelar doktor.

Perjalanan yang dilewati untuk mendapat gelar D3, S1, S2, dan S3 penuh dengan jatuh bangun atau tidak selalu mulus. Hingga akhirnya pada usia 33 tahun, ia lulus S3 dari salah satu universitas negeri terkenal di Indonesia, dan menyandang gelar doktor.

Frima pun menyadari bahwa ia semakin memiliki banyak kesempatan untuk berkarya pada bidang gizi, yang telah ia tekuni. Penelitian yang telah ia lakukan, sangat diharapkan dapat memberi dampak bagi masyarakat. Kini Frima bekerja sebagai freelance yang mengerjakan project gizi masyarakat. Di samping melakukan edukasi gizi kepada masyarakat umum sampai ke pelosok Indonesia, Frima tetap dapat meluangkan waktu untuk mengurus anak laki-lakinya yang masih berusia 6 tahun.

Perjalanan pendidikan ia lewati dengan semangat dan atas motivasi dari kedua orang tua. Selain itu, Frima juga berpikir bahwa perempuan itu harus punya pendidikan cukup karena pola pikir dan cara menyikapi masalah akan jauh lebih baik. “Namun tidak harus S3 kok, yang penting rajin-rajinlah menuntut ilmu selama masih bisa,” tutur Frima.

Semakin banyak ilmu yang dimiliki, semakin besar ruang untuk bermanfaat bagi orang lain. Apa yang kita miliki bukan sesuatu hal yang dapat kita sombongkan. Tetap berkarya dengan apa yang kita miliki, menjadi diri sendiri, dan jangan mengeluh. Terkadang yang kita keluhkan sebenarnya adalah keinginan orang lain impikan. Tentunya maksimalkanlah apa yang ada dalam diri Anda.

Penilaian :

5.0

5 Penilaian

Kisah Sukses Lainnya

Berbagai cerita sukses member Daya lainnya

5.0
Sherry Anastasya

Mengubah Pola Hidup Setelah Menjadi Relawan

18 Juni 2021

5.0
Apit Noviyanti

Siapkan Menu Makan Sehat Terbaru untuk Anda

23 April 2020

4.8
Danastri Widoningtyas, S.K.M.

Tips Tetap Sehat WFO di Masa Pandemi

07 Juli 2021

4.8
Trisna Toar

Tetap Produktif dengan Menjadi Relawan Pengajar di Sekolah Gratis Bersubsidi

21 November 2022

5 dari 5 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS