Stres Tulang dan Otot Akibat Sering ‘Touring’, Arto Sukses Jalani Terapi

Dirilis

14 Desember 2019

Penulis

Indonesia Sports Medicine Centre (ISMC)

Narasumber

Arto Biantoro

Pekerjaan

Aktivis Brand Lokal

Posisi duduk di atas motor dan waktu bepergian yang cukup panjang, menyebabkan Arto Biantoro, seorang aktivis brand lokal, mengalami stres tulang belakang dan otot pinggang. Apa yang terjadi kemudian?

Mas Arto, begitu dia biasa disapa, merupakan seorang aktivis yang memiliki visi membantu brand-brand lokal Indonesia unjuk gigi dan lebih dikenal oleh calon konsumen. Untuk mewujudkan visinya itu, ia menjalankan satu program televisi, dimana dia harus melakukan touring menggunakan sepeda motor trail ke berbagai daerah di Indonesia.

Jadwal touring Arto cukup padat, intensitas kegiatan fisik sehari-hari juga cukup tinggi. Akibatnya, Arto mengalami stres tulang belakang dan otot pinggang. Dia bahkan kesulitan untuk berbaring dan duduk. Hal ini karena adanya rasa nyeri yang cukup hebat di pinggangnya. Dokter yang menangani keluhan Arto menemukan, otot pinggangnya mengalami ketegangan akibat kelemahan otot punggung bawah dan pinggang, juga akibat postur yang kurang ideal saat mengendarai motor. Kelemahan otot utama juga menjadi salah satu penyebab yang mengganggu stamina Arto saat mengendarai sepeda motor.

Terapi Kurangi Rasa Nyeri dan Perkuat Otot
Untuk mengurangi rasa nyeri, Arto menjalani sesi terapi yang menggabungkan antara terapi latihan fisik dan terapi modalitas seperti electrical stimulation (TENS). Terapi modalitas tersebut diberikan guna mengurangi ambang nyeri dan merelaksasikan otot yang tegang. Setelah itu, fokus terapi akan dialihkan untuk memperkuat otot yang lemah dan memperbaiki postur, sehingga kondisi fisik cukup bugar untuk melakukan aktivitas, hobi, maupun olahraga yang Mas Arto tekuni.

Bagi penggemar heavy motorcycles atau big bike seperti Arto, kebugaran sangat perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya cedera saat melakukan perjalanan jauh. Salah satu hal yang terpenting adalah postur tubuh yang baik saat mengendarai motor. Selain itu, kekuatan otot lengan, kaki dan utama juga perlu dilatih untuk menahan beban dan hentakan saat melakukan perjalanan. Istirahat yang cukup juga pola diet yang baik, sangat diperlukan sebagai bahan bakar tubuh kita untuk melakukan aktivitas.

Setelah menjalani sesi terapi yang intensif dan menjalani perbaikan diet sesuai dengan rekomendasi dari dokter nutrisi olahraga di Indonesia Sport Medical Center (ISMC), Arto sudah siap untuk kembali berkeliling Indonesia dan menginspirasi banyak orang bersama program siaran televisinya. Pertanyaannya, siapa yang terinspirasi untuk menjelajah seluruh pelosok Indonesia bersama Arto Biantoro dan motor besarnya? Yuk, siapa takut!

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Kisah Sukses Lainnya

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS