Informasi Artikel

Dirilis

30 Juni 2026

Penulis Artikel

Anastasia Ekachandra


Pengusaha

Titik Ambarwati

Jenis Usaha

Ibu rumah tangga, pengajar, dan pelaku usaha rumahan

Tag

Ambar tidak memakai cara yang rumit untuk mengatur uang keluarga. Ia hanya berusaha memastikan setiap pemasukan punya tempatnya sendiri. Ada uang untuk sekolah anak, ada uang untuk kebutuhan rumah, ada uang untuk menambah barang dagangan, dan ada uang yang disimpan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Titik Ambarwati yang akrab dipanggil Ambar adalah istri dari Kris. Kris adalah penyandang tunanetra yang kini mengajar matematika dan sains. Setelah kondisi penglihatannya menurun, Kris tidak lagi menjalani pekerjaan lamanya yang banyak membutuhkan kemampuan visual. Namun, keluarga ini tidak berhenti mencari jalan.

Bersama Ambar, Kris membuka bimbingan belajar di rumah. Di tempat yang sama, keluarga ini juga menjalankan usaha fotokopi, menjual alat tulis, dan menambah usaha sembako kecil-kecilan. Dari usaha rumahan tersebut, Ambar belajar mengatur uang agar kebutuhan keluarga tetap berjalan.

 

Membuka Bimbel agar Tetap Produktif

Bimbel di rumah berawal dari keinginan Kris untuk tetap berkarya dan berdaya. Ia memiliki kemampuan di bidang matematika dan sains. Ambar kemudian ikut mendukung dengan mengajar Bahasa Inggris, calistung, dan membantu bagian materi yang membutuhkan penjelasan visual.

Dalam beberapa soal matematika, ada gambar, bentuk, atau simbol yang perlu dijelaskan. Di bagian seperti itu, Ambar membantu mendeskripsikan agar Kris bisa memahami dan menjelaskan kembali kepada murid.

Saya mendukung penuh, asal dijalani bersama,” ujar Ambar.

Bagi Ambar, bimbel bukan hanya tempat mencari uang. Bimbel juga menjadi cara agar suaminya tetap percaya diri, anak-anak tetap dekat dengan orang tua, dan keluarga tetap punya kegiatan produktif di rumah.

Baca juga : Menjadi Murid yang Baik, Kunci Sukses Wanida Mengelola Keuangan

 

Membagi Uang dengan Cara yang Mudah Dipahami

Ambar tidak memakai banyak rekening. Namun, ia tahu setiap pemasukan akan diarahkan ke mana. Uang dari bimbel digunakan untuk sekolah anak. Uang dari warung digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan menambah stok usaha.

Cara Ambar membagi uang:

  • uang bimbel diarahkan untuk biaya sekolah;
  • uang warung dipakai untuk kebutuhan rumah;
  • sebagian pemasukan diputar lagi untuk barang dagangan;
  • kebutuhan anak diperiksa lebih dulu;
  • belanja yang belum mendesak ditunda.

Uangnya bisa saja terkumpul di satu tempat, tapi arahnya sudah saya pisahkan,” jelas Ambar.

Cara ini membuat Ambar lebih mudah mengontrol keuangan. Ia tidak hanya melihat berapa uang yang masuk, tetapi juga untuk apa uang itu akan dipakai.

 

Mengatur Kebutuhan Anak Kembar

Ambar dan Kris memiliki anak kembar, laki-laki dan perempuan. Kebutuhan anak kembar sering datang bersamaan. Jika satu anak membutuhkan perlengkapan sekolah, anak lainnya juga perlu diperhatikan.

Kebutuhan yang perlu disiapkan antara lain:

  • uang sekolah;
  • buku dan alat tulis;
  • pakaian;
  • kebutuhan makan;
  • kegiatan sekolah;
  • tabungan anak.

Karena anak laki-laki dan perempuan memiliki kebutuhan yang berbeda, Ambar harus lebih teliti. Ia tidak bisa langsung membeli semua hal yang diinginkan. Setiap pengeluaran tetap dilihat dari kemampuan keluarga.

Jika ada kebutuhan yang belum bisa dipenuhi, Ambar memberi pengertian kepada anak-anak. Dengan begitu, anak-anak belajar bahwa tidak semua keinginan harus langsung dibeli.

 

Pendidikan Jadi Prioritas

Dalam keluarga Ambar, pendidikan anak selalu didahulukan. Anak-anak bersekolah di sekolah swasta, sehingga biaya pendidikan perlu disiapkan dengan serius.

Urutan kebutuhan keluarga Ambar:

  • biaya sekolah;
  • listrik dan air;
  • makan sehari-hari;
  • kebutuhan warung;
  • tabungan;
  • hiburan keluarga jika dananya ada.

Ambar juga mulai mengajarkan anak-anak untuk menabung. Belum selalu rutin setiap hari, tetapi kebiasaan itu terus dikenalkan. Menurut Ambar, yang penting anak-anak mulai paham bahwa uang tidak hanya untuk dipakai, tetapi juga perlu disimpan.

 

Terbuka kepada Suami

Meski Ambar lebih banyak memegang pengaturan uang, Kris tetap dilibatkan. Setiap ada uang yang dipakai, Ambar memberi tahu suaminya. Bukan karena tidak dipercaya, tetapi agar keuangan keluarga tetap terbuka.

Saya tetap memberi tahu suami kalau ada uang yang digunakan,” kata Ambar.

Kebiasaan ini membuat rumah tangga lebih tenang. Kris tahu kebutuhan apa yang sedang dibayar. Ambar juga tidak merasa mengambil keputusan sendirian.

Bagi Ambar, uang keluarga perlu dibicarakan. Apalagi mereka menjalankan usaha bersama, sehingga kepercayaan menjadi hal penting.
 
 

Hemat dari Kebiasaan Sehari-hari

Ambar menerapkan hidup hemat dari hal kecil. Jika barang masih bisa dipakai, ia tidak terburu-buru membeli yang baru. Jika listrik atau air tidak perlu digunakan, ia menghemat pemakaiannya.

Kebiasaan hemat yang dilakukan di rumah:

  • mematikan lampu yang tidak digunakan;
  • mencabut colokan setelah selesai dipakai;
  • memakai air seperlunya;
  • mengisi tandon sebelum jam listrik padat;
  • memakai barang lama selama masih layak;
  • menunda belanja yang belum penting.

Kalau barangnya masih layak, lebih baik dipakai dulu,” ujar Ambar.

Bagi Ambar, hemat bukan berarti membatasi keluarga secara berlebihan. Hemat berarti memakai uang dengan sadar.

 

Hiburan Tidak Harus Mahal

Ambar dan Kris tetap memberi waktu untuk keluarga bersantai. Namun, hiburan tidak harus menghabiskan banyak uang.

Kegiatan sederhana yang biasa dilakukan:

  • jalan santai di sekitar rumah;
  • makan di luar sesekali;
  • menonton bersama anak;
  • menikmati waktu keluarga tanpa rencana mahal.

Bagi Ambar, yang membuat keluarga senang bukan tempat yang mahal, tetapi kebersamaan. Selama sesuai kemampuan, keluarga tetap bisa menikmati waktu bersama.

 

Pelajaran dari Perjalanan Ambar

Menjalankan bimbel, warung, rumah tangga, dan mendampingi suami bukan hal yang selalu mudah. Ada masa lelah, ada masa pemasukan tidak sesuai harapan, dan ada masa ketika banyak kebutuhan datang bersamaan.

Namun, Ambar memilih untuk tetap bersyukur.

Yang paling saya pegang adalah bersyukur,” ucapnya.

Dari perjalanan Ambar, ada beberapa hal yang bisa dipelajari:

  • setiap pemasukan perlu diberi tujuan;
  • pendidikan anak perlu disiapkan sejak awal;
  • pasangan perlu saling terbuka soal uang;
  • belanja perlu disesuaikan dengan kebutuhan;
  • usaha kecil tetap bisa membantu keluarga jika dijalankan konsisten;
  • rasa syukur membuat proses terasa lebih ringan.

Baca juga : Belajar dari Pengalaman, Fiskha Dewi Sukses Mengelola Keuangan Keluarga

 

Penutup

Kisah Ambar menunjukkan bahwa mengatur keuangan keluarga bisa dimulai dari hal sederhana. Tidak harus menunggu pemasukan besar. Yang penting, uang yang masuk tahu arahnya, kebutuhan utama didahulukan, dan pengeluaran tidak mengikuti keinginan sesaat.

Sebagai istri dari suami tunanetra, Ambar bukan hanya mendampingi. Ia ikut mengajar, menjaga usaha, mengatur uang, membesarkan anak, dan menjadi penguat keluarga.

Dari Ambar, usaha rumahan dapat menjadi jalan untuk menjaga kemandirian keluarga. Kuncinya adalah tahu prioritas, terbuka dengan pasangan, tidak boros, dan tetap bersyukur saat prosesnya belum mudah.

Jika masih memiliki pertanyaan tekait informasi keuangan, jangan ragu berkonsultasi dengan ahlinya melalui fitur Tanya Ahli dan untuk mendapatkan saran yang tepat. Dengan mendaftar di daya.id, seluruh informasi terkait kesehatan dapat diakses dengan gratis dan mudah. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, kunjungi dan daftarkan diri Anda di daya.id sekarang juga!

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Kisah Sukses Lainnya

Berbagai cerita sukses member Daya lainnya

4.6
Astri Widhianingtyas

Mengelola Keuangan Keluarga dengan Bijak sebagai Ibu Bekerja

03 September 2024

5.0
Nico Suhartanto

Investasi Kripto, Belajar Tahan Banting dari Pengalaman Nico

11 Januari 2026

5.0
Geri Dwi Januarsyah

Geri Berlari Sambil Mengelola Keuangan Pribadi

15 Juni 2025

4.7
Wanida Rosadika

Menjadi Murid yang Baik, Kunci Sukses Wanida Mengelola Keuangan

15 Juli 2025

Berikan Pendapat Anda

0 dari 100 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS