Dirilis

14 Pebruari 2019

Penulis

Tim Daya Tumbuh Usaha

Salah satu tanggung jawab sebagai orang tua adalah memberikan pendidikan kepada anak-anaknya sebagai bekal kehidupan mereka kelak. Salah satu pendidikan yang perlu dilakukan adalah mengenalkan nilai uang dan fungsi uang kepada anak.

Berikut alasan kita perlu memperkenalkan uang pada anak sejak dini:
  • Anak dapat menggunakan uang dengan baik, seperti mampu berhemat dan merencanakan penggunaan keuangan.
  • Membangun sikap mandiri, misalnya mengatur keuangan sendiri ketika diberi uang.

Untuk memperkenalkan uang pada anak, ada 3 tahapan usia dalam mengenalkan uang serta fungsinya, yaitu:
  1. Tahap Balita (sekitar 3-5 tahun)
  2. Tahap Sekolah Dasar (sekitar 6-12 tahun)
  3. Tahap Remaja (di atas 12 tahun)

Berikut adalah beberapa kiat mengajarkan uang pada anak kita:
1. Tahap Balita
  • Mulailah dengan nilai nominal terkecil, berupa uang logam Rp500, lalu Rp1000, Rp2000, Rp5.000, hingga Rp10.000, dan seterusnya. Ia jadi sekalian belajar berhitung, kan?
  • Mulailah dari hal-hal sederhana. Contoh, ketika anak minta uang untuk beli sesuatu, misalnya membeli es krim, gunakan kesempatan ini untuk memberikan informasi yang tepat. Mintalah anak bertanya pada penjualnya, berapa harga es krim yang akan ia beli. Setelah itu, serahkan padanya uang untuk membayar es krim tersebut.  Bila ada kembaliannya, sebutkan jumlah uang kembalian yang harus ia terima. Bila anak belum mengerti, ajak ia bersama-sama membayar dan menghitung uang kembaliannya. Lewat cara seperti inilah, anak akan paham uang itu punya “nilai” dan bisa dipakai untuk membeli sesuatu.
  • Lakukan secara bertahap, dan lihat apakah anak sudah paham atau belum. Anda bisa mengecek hal ini dengan memintanya membayar sesuatu di kasir saat ia ikut berbelanja bersama Anda di  pasar swalayan, dan menghitung uang kembalian apakah sudah sesuai. Jika ia sudah bisa melakukannya, itu artinya ia sudah paham akan besar kecilnya nilai uang. Jika masih bingung, bersabarlah. Anda hanya perlu memberinya sedikit waktu lagi.

2. Tahap Sekolah Dasar
Pada tahap ini, antusiasme anak terhadap uang tentu akan sangat besar, karena mereka juga telah paham bahwa dengan uang ia bisa memperoleh barang yang ia inginkan. Oleh karena itu, peran serta ibu sangat mempengaruhi bagaimana si anak dapat mengontrol penggunaan uang dengan baik. Berikut ini adalah tips pengenalan uang yang dapat diterapkan pada anak sekolah dasar:
- Uang merupakan alat transaksi
Jika si anak belum mengerti apa itu uang, berikan penjelasan dengan cara sederhana untuk menjelaskan bahwa uang merupakan alat transaksi yang sah di negara ini.

- Beri contoh yang baik tentang cara menggunakan uang
Seringkali orangtua menasehati anak agar berhemat dan menggunakan uang untuk kebutuhan yang penting, namun tidak sedikit orangtua yang hanya berbicara tanpa memberikan contoh kepada mereka. Para orangtua tetap membelanjakan uang untuk alat-alat elektronik yang tidak perlu, baju-baju mahal, dan lain-lain. Agar si anak lebih memahami cara menggunakan uang dengan benar, berilah contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Lakukan penghematan dengan tidak membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan.

- Ajak anak untuk menabung
Ajarkan si anak yang sedang melalui masa pertumbuhan anak untuk menabung. Berikan pengertian bahwa menabung bisa dilakukan di celengan maupun di bank. Beritahu mereka tentang peribahasa rajin menabung itu pangkal kaya dan apa artinya.
Ajarkan bahwa untuk mendapatkan barang-barang yang diinginkan atau mewujudkan keinginan-keinginan, harus dimulai dengan menabung terlebih dahulu, dan semuanya perlu direncanakan dan dipersiapkan.

- Beri uang saku secara mingguan
Jika selama ini si anak sudah menerima uang saku dari ibu, coba untuk berikan secara mingguan. Ajarkan si anak untuk mengatur uangnya sendiri. Beri pengertian bahwa uang tersebut bisa habis sebelum waktunya, maka mereka harus menunggu hingga waktu berikutnya untuk bisa mendapatkan uang jajan kembali.

3. Tahap Remaja
Di fase remaja ini, tahap pengenalan keuangan pada anak semakin meningkat dan serius. Anda sudah bisa membawa anak untuk membedakan keuntungan yang dimiliki dari setiap bank yang berbeda jika kita menabung disana. Untuk umur remaja ke dewasa ini, Anda bisa memberikan dan mempercayai anak untuk mengelola uangnya secara bulanan. Hal ini bertujuan agar melatih mengatur keuangan dan keinginan mereka sendiri. Untuk lebih seriusnya, Anda bisa ajarkan anak untuk membuat tabel perencanaan atau anggaran agar dapat mengatur keuangannya dengan baik.

Demikianlah kiat mengenalkan uang, fungsi uang, dan manfaatnya pada anak kita. Jika Anda telah memiliki putra-putri dan sedang memasuki fase pertumbuhan seperti di atas, sekarang adalah saat yang tepat untuk mulai tegas berbicara tentang uang dan keuangan pada putra-putri tercinta.

Sumber:

Alviko Ibnugroho

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Alviko Ibnugroho

Perencana Keuangan

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS