Dirilis

30 Desember 2021

Penulis

Christie Stephanie Kalangie

Berdasarkan survei dari Badan Pusat Statistik (BPS), dana pendidikan naik rata-rata hingga 10-15% per tahun. Oleh sebab itu, Anda sebagai orang tua harus menyiapkannya sedini dan sematang mungkin. Dengan menyiapkan dana pendidikan anak sedini mungkin, Anda telah melakukan yang terbaik untuk pendidikan berkualitas bagi sang buah hati kelak.

 

Baca Juga: Begini Cara Atur Dana Pendidikan Anak Saat Pandemi

 

Bisa jadi, saat ini Anda mulai memikirkan perencanaan keuangan yang tepat untuk menyiapkan dana pendidikan tersebut. Oleh sebab itu, hal yang perlu dipertimbangkan adalah pilihan jenis investasi untuk tabungan dana pendidikan, berdasarkan pertimbangan tingkat pertumbuhan bunga yang mampu menyerupai inflasi umum, bahkan melampaui inflasi biaya pendidikan.


 

5 Jenis Investasi untuk Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak

Selain rekening tabungan biasa, Anda dapat memilih berbagai produk investasi yang aman untuk memastikan tabungan pendidikan terus berjalan. Berikut beberapa pilihan jenis investasi dan tabungan dana pendidikan bagi anak Anda yang dapat dipertimbangkan.



 

1. Asuransi Pendidikan

Salah satu jenis tabungan pendidikan konvensional yang sudah cukup populer sedari dulu yang dapat dijadikan bahan pertimbangan adalah asuransi pendidikan. Asuransi pendidikan juga memiliki jenis asuransi unitlink, dengan nilai tabungan yang memiliki biaya potongan yang lebih besar pada tiap pembayaran premi.
Jenis asuransi pendidikan ini bisa menjaga nilai manfaat asuransi untuk pendidikan anak, terutama jika ada kejadian tidak terduga menimpa orang tua sehingga tidak dapat membayar premi, seperti kecelakaan atau meninggal dunia.

 

2. Deposito

Karena bunga deposito selalu berada di atas inflasi umum tahunan, maka hal ini dapat menjadi pertimbangan Anda untuk menjadikan deposito sebagai tabungan dana pendidikan anak. Deposito dirasa tepat untuk dijadikan tabungan pendidikan anak untuk tujuan jangka pendek, seperti untuk keperluan masuk Taman Kanak-kanan (TK) atau Sekolah Dasar (SD).
Sebagai tabungan, deposito juga memiliki kelebihan, yaitu sulit atau membutuhkan proses yang sedikit lama untuk pencairan dana. Kondisi ini akan membuat Anda lebih konsisten untuk tidak mengambil dana pendidikan yang tersimpan di deposito sebelum waktunya, mengingat proses pencairannya yang tidak mudah.

 

3. Emas

Jenis investasi dengan emas memang sejak dulu telah digunakan orang-orang karena nilainya yang liquid serta harganya yang relatif stabil. Bahkan, nilai emas juga cenderung mengalami peningkatan setiap tahunnya. Jika Anda berniat memiliki investasi emas untuk dana pendidikan anak, sebaiknya lakukan sedini mungkin dengan melakukan survei terhadap fluktuasi harganya.
Pilihlah emas batangan sebagai investasi jangka panjang yang memiliki kadar kemurnian hingga 99% daripada emas bentuk perhiasan. Ketika tiba waktunya, emas tersebut pun dapat Anda jual kembali untuk membiayai sekolah sang buah hati, dengan nilai emas yang sudah lebih tinggi.

 

Baca Juga: 2 Langkah Jitu Persiapkan Dana Pendidikan Anak



4. Properti

Jenis investasi properti sedang menjadi tren beberapa tahun belakangan ini, karena dinilai mempunyai risiko rendah dan berpotensi menghasilkan keuntungan yang sangat besar. Selain itu, setiap tahunnya pun nilai jual tanah hampir tak pernah turun. Jika Anda ingin jenis investasi properti, ada baiknya Anda terlebih dahulu punya informasi perihal letak lahan terpencil yang berpotensi untuk berkembang di kemudian hari.
Jangan ragu untuk melakukan pembelian secara tunai jika Anda memang memiliki cukup dana. Bila tidak, maka Anda dapat mengajukan KPR dengan cicilan yang tidak mengganggu cash flow. Selanjutnya, rumah tersebut dapat Anda sewakan sebagai dana investasi pendidikan anak atau menjualnya saat membutuhkan biaya masuk ke perguruan tinggi.

 

5. Saham dan Reksa Dana

Dua instrumen investasi ini juga sangat tepat untuk menjadi tabungan pendidikan yang sifatnya jangka panjang, seperti untuk biaya kuliah anak di perguruan tinggi. Apabila Anda menabung di reksa dana sebagai tujuan investasi jangka panjang, maka keuntungan yang dihasilkan sangat tinggi, dan bahkan dapat melebihi estimasi kenaikan biaya pendidikan per tahun.
Oleh karena itu, saham dan reksadana memiliki sifat yang cocok untuk keperluan jangka panjang meski berisiko tinggi. Namun berita baiknya, kedua instrumen ini memiliki imbal hasil yang tinggi jika dibiarkan lebih dari 5 tahun.

 

Baca Juga: Jenis-jenis Investasi Modal Kecil untuk Masa Depan


 

Itulah 5 jenis investasi yang menjadi rekomendasi untuk Anda pertimbangkan dalam mempersiapkan dana pendidikan anak. Pastikan selalu tingkat risiko dan tujuan yang diharapkan dari tiap transaksi tabungan Anda. Bila Anda butuh saran lebih lanjut, Anda dapat berkonsultasi dengan ahli perencanaan keuangan usaha di Daya.id. 
Dengan Daya.id, informasi lain terkait usaha, bisnis, dan keuangan bisa Anda peroleh dengan mudah. Apalagi, semua informasi seputar kewirausahaan bisa diakses dengan gratis dan sangat mudah dengan mendaftar di Daya.id. Tunggu apa lagi? Yuk, segera kunjungi, daftarkan diri Anda di Daya.id, dan temukan manfaatnya!

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

4.7

3 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Agung subangkit

12 Januari 2022

Sangat bermanfaat

Balas

. 0

Agung subangkit

03 Januari 2022

Mantab

Balas

. 0

Sony Hermanto

31 Desember 2021

Prepare

Balas

. 0

Sony Hermanto

31 Desember 2021

Prepare

Balas

. 0

Sony Hermanto

31 Desember 2021

Prepare

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Alviko Ibnugroho

Perencana Keuangan

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS