Dirilis

25 Agustus 2023

Penulis

Martha CL Hutapea

Pendidikan sudah menjadi bagian penting dari kehidupan. Melalui pendidikan, Anda dapat membuat kehidupan Anda serta keluarga lebih baik. Pendidikan juga berperan dalam membentuk karakter dan kepribadian tiap individu. Namun di sisi lain untuk menempuh jenjang pendidikan memerlukan biaya yang tidak murah. Ya! Biaya terus meningkat setiap tahun. Inilah sebabnya mengapa banyak orang mulai memikirkan rencana asuransi pendidikan atau tabungan pendidikan untuk membantu mengimbangi biaya pendidikan ini dalam keadaan masa depan yang tidak terduga. 

 

Perbedaan Asuransi Pendidikan dan Tabungan Pendidikan

Sekilas asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan tampak sama, namun sebenarnya kedua produk ini memiliki perbedaan loh. Biar tidak bingung, berikut ini perbedaan asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan.

 

1.    Definisi asuransi dan tabungan

Asuransi adalah produk keuangan yang menawarkan perlindungan ekonomi jika terjadi suatu risiko. Perlindungan tersebut akan diberikan sebagai manfaat yang berupa penggantian atas kerugian finansial yang terjadi. Risiko yang biasanya tercakup dalam asuransi diantaranya meninggal dunia, kecelakaan, sakit, cacat, kehilangan, kebakaran dan biaya pendidikan pun termasuk di dalamnya. 

Sedangkan, tabungan merupakan simpanan dana pendidikan yang dilakukan masyarakat di bank. Penyimpanan uang menjadi lebih aman karena telah dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Selain dijamin oleh LPS, uang yang disimpan di bank akan terhindar dari risiko rusak karena rayap/ hilang karena pencurian.

 

2.    Lembaga yang mengeluarkan produk

Asuransi pendidikan dikeluarkan oleh perusahaan asuransi. Sedangkan tabungan Pendidikan merupakan salah satu produk keuangan yang dikeluarkan oleh bank

 

3.    Dana yang disetorkan

Dana yang disetorkan konsumen pada asuransi pendidikan disebut dengan premi. Premi ini nantinya harus dibayar secara rutin sesuai jangka waktu yang telah ditentukan. Premi ini sangat berguna apabila terjadi risiko di masa akan datang. Dengan premi maka konsumen akan mendapatkan kepastian kerugian yang lebih kecil (guaranteed small loss) dibandingkan bila tidak mengambil asuransi pendidikan sama sekali. Premi terdiri atas sejumlah biaya, yaitu biaya asuransi, biaya akuisisi, dana investasi, biaya pengalihan dana, biaya administrasi dan biaya pengelolaan dana.

Sementara dana yang disetorkan konsumen pada tabungan pendidikan tentu saja digunakan sebagai tabungan yang akan digunakan untuk keperluan pendidikan di masa depan. Untuk mengantisipasi dari risiko kehilangan yang mungkin bisa terjadi jika uang disimpan di rumah, maka konsumen mendapat jaminan kepastian atas keamanan  penyimpanan uangnya di bank dan akan dikenakan biaya administrasi bulanan yang biasanya dipotong langsung dari saldo yang ada.

 

4.    Mekanisme pencairan

Dalam asuransi pendidikan dikenal istilah Uang Pertanggungan (UP). Uang Pertanggungan (UP) merupakan dana yang akan dicairkan dan diberikan oleh perusahaan Asuransi kepada ahli waris atau penerima manfaat yang tertera pada polis, ketika risiko terjadi yaitu tertanggung meninggal dunia.
Uang Pertanggungan (UP) dapat dicairkan secara bertahap yaitu saat memasuki masa pendidikan sesuai dengan ketentuan pada masing-masing polis asuransi

Dana tabungan dapat cair sesuai jangka waktu pencairan yang telah dipilih konsumen pada saat  awal pembukaan tabungan

Baca juga: 10 pos keuangan keluarga yang harus anda punya

 

5.    Manfaat dan risiko


Asuransi pendidikan mempunyai manfaat berupa jaminan yaitu apabila terjadi risiko karena orang tua meninggal dunia atau cacat total. Jika asuransi pendidikan disertai dengan unit link, maka terdapat risiko investasi sesuai kinerja pasar. Hal ini mengakibatkan nilai investasi bisa naik ataupun turun. Hasil dana yang dikumpulkan untuk untuk asuransi pendidikan juga menjadi lebih besar karena diinvestasikan ke berbagai instrumen karena alokasi dana disalurkan ke dalam bentuk investasi, bunga nya bisa berkisar 15 sampai dengan 23 persen per tahun.

Sedangkan untuk tabungan pendidikan, memiliki manfaat berupa bunga dan simpanan, serta tentu saja dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sehingga memiliki risiko relatif lebih kecil dan lebih aman. Bunga yang diberikan untuk tabungan pendidikan relatif lebih kecil yaitu kisaran 3 hingga 6 persen per tahun serta hasil dana tabungan pendidikan sudah dapat dikalkulasikan sesuai kesepakatan awal.

Baca juga: Ini 5 jenis asuransi keluarga dan manfaatnya untuk anda sudah punya

Jadi pilih yang mana? Yang perlu Anda pikirkan adalah tujuan Anda dalam mengambil produk keuangan dana pendidikan, yaitu:

  1. Perlindungan terhadap keadaan di masa depan yang tidak terduga
  2. Mempersiapkan dana  pendidikan membuat kebiasaan menabung menjadi lebih nyaman
  3. Memberikan ketenangan pikiran


Nah, semoga tidak bingung lagi ya. Yuk, persiapkan dana pendidikan semenjak dini agar masa depan anak Anda lebih baik dan terencana.

Bila memiliki pertanyaan mengenai keuangan, atau produk keuangan bisa menanyakannya di Tanya Ahli. Bila Anda berminat untuk memulai usaha atau ingin mengetahui tips usaha dan informasi lainnya, bisa kunjungi Daya.id dan ayo! daftarkan diri Anda untuk lebih banyak lagi memperoleh informasi serta manfaat lainnya.

Sumber:

Berbagai sumber

Foto : freepik.com

Penilaian :

4.9

17 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Grace

04 Desember 2023

Thank you insightnya

Balas

. 0

JUWENAH

19 November 2023

Belum bisa menabung dan membeli asuransi, semoga keadaan ekonomi kelurg saya cepat membaik

Balas

. 0

Andi stella melani

04 September 2023

πŸ‘πŸ»

Balas

. 0

Andi stella melani

30 Agustus 2023

πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»

Balas

. 0

Rudi haryono

30 Agustus 2023

Sip

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Dian Savitri

Perencana Keuangan Pribadi

1 dari 10 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS