Dirilis

02 Desember 2019

Penulis

Tim Daya Tumbuh Usaha

SCAMPER merupakan salah satu cara memicu kreativitas saat menghadapi tantangan bisnis. 


Caranya adalah dengan membuat daftar pertanyaan, yang nantinya bisa membantu Anda menemukan jawaban-jawaban.


Baca Juga: Merencanakan Bisnis dengan Business Model Canvas


SCAMPER dikembangkan oleh Eberle. CBS News menulis, Eberle berhasil mengembangkan metode ini saat bermain-main dengan daftar pertanyaan yang dibuat Alex Osborn. 


Alex Osborn sendiri, selain diakui sebagai pencetus metode yang nantinya disebut SCAMPER ini, juga seorang marketing guru penemu brainstorming.


SCAMPER kemudian berkembang menjadi salah satu cara untuk memancing ide. Bahkan sebagian orang menganggap metode ini sebagai cara terbaik untuk menstimulasi pola pikir, karena bisa membantu meningkatkan kreativitas, sehingga penggunanya bisa menemukan jawaban-jawaban yang sebelumnya tak terpikirkan.


Baca Juga: Hindari Titik Jenuh Konsumen dengan 4 Pendekatan Ini

 

Apa itu SCAMPER?

SCAMPER merupakan akronim dari:


 

  • Substitute 

Artinya mengganti komponen pendukung, bahan, atau manusia di usaha Anda

  • Combine 

Artinya mengkombinasikan atau menggabungkan produk-produk Anda

  • Adapt

Artinya Anda mengubah dan menyesuaikan produk

  • Modify

Artinya Anda meningkatkan atau mengurangi skala, berubah bentuk, memodifikasi atribut (misalnya warna, dan lain-lain)

  • Put to another use

Artinya Anda memanfaatkan untuk penggunaan lainnya

  • Eliminate

Artinya menghapus atau menyederhanakan sebagian dari elemen-elemen produk Anda

  • Reverse

Artinya Anda mengatur ulang


Untuk membantu Anda memahami lebih lanjut tentang SCAMPER, di bawah ini contoh penerapan SCAMPER dalam bisnis.

 

Contoh Penerapan SCAMPER


Misalnya, Anda adalah pengusaha es krim. Berdasar pengamatan, Anda menemukan bahwa kesadaran masyarakat semakin tinggi akan kesehatan, sehingga sebagian besar dari mereka memperhatikan pola makan dan asupan gizi.

Melihat situasi itu, Anda mencoba berinovasi untuk membuat varian es krim yang rendah karbohidrat dan kaya vitamin.

Melalui metode SCAMPER, Anda bisa membuat beberapa alternatif pemikiran seperti:

  • Substitute: Apakah susu almon dan kedelai bisa menggantikan susu sapi untuk membuat es krim?
  • Combine: Apakah es krim almon/kedelai cocok dikombinasikan dengan roti seperti sandwich?
  • Adapt: Apakah tekstur dan komposisi es krim sudah cocok dengan konsumen Anda atau sesuai dengan es krim pada umumnya?
  • Modify: Apa saja varian rasa yang bisa diterima oleh konsumen? Apakah perlu menambahkan cita rasa tradisional seperti rasa es doger, cendol, atau es teler?
  • Put to another use: Apakah es krim ini dapat dinikmati oleh berbagai kalangan selain yang memperhatikan kesehatan? Apakah es krim ini bisa dijadikan cemilan diet?
  • Eliminate: Apakah ada elemen yang perlu dihilangkan dari es krim ini? Misalkan menyederhanakan tampilan cup es krim.
  • Reverse: Apakah urutan persentase resep es krim dapat diubah?


 

 

Nah, itu tadi penjelasan SCAMPER untuk mengasah kreatifitas Anda. Coba terapkan di usaha Anda, barangkali akan muncul ide-ide baru yang kemudian disukai konsumen. Metode ini bisa juga diterapkan bersama karyawan Anda.

Jika Anda butuh penjelasan lebih lanjut tentang penerapan metode SCAMPER di bisnis Anda, silakan berkonsultasi secara gratis dengan business coach berpengalaman, di Tanya Ahli.

Jadi, tunggu apalagi? Cobalah sekarang!

Sumber:

Sutie Rahyono

Penilaian :

4.7

3 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Luqman Hakim

05 Desember 2019

test

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Ari Handojo

Business Coach

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS