Dirilis

22 Juni 2024

Penulis

Deflin Gani (Mahasiswa SB-IPB, Alumni Penerima Beasiswa Bank BTPN)

Jika Anda ingin memulai usaha di bidang makan dan minuman, jasa katering adalah satu peluang yang bisa Anda pertimbangkan. Kenapa? 

Antara lain karena usaha katering cenderung tidak membutuhkan warung atau rumah makan secara fisik. Artinya, Anda bisa menghemat biaya operasional, dimana pada masa awal memulai usaha Anda tidak perlu menyalakan kompor dan mempekerjakan karyawan setiap hari, Anda tidak perlu menyiapkan menu harian tapi bisa menyediakan makanan dan minuman setelah ada permintaan, lokasi usaha bisa lebih luas karena Anda bisa melayani pesanan makanan dan minuman ke berbagai acara di beragam lokasi. Menarik kan?

Ya, memulai usaha katering bisa menjadi langkah yang menarik dan menguntungkan, terutama jika Anda memiliki keahlian dalam memasak. Bahkan jika Anda tidak dapat memasak, Anda dapat merekrut orang untuk memasak.  

Namun, sebelum memulai usaha katering, ada beberapa hal lain yang perlu Anda pertimbangkan, termasuk modal awal yang dibutuhkan. 

Modal biasanya menjadi tantangan dalam memulai usaha katering. Yang perlu diingat adalah Anda harus tetap realistis. Sesuaikan usaha yang akan dibuat dengan jumlah modal yang dimiliki dan jangan memaksakan diri. Jika modal Anda terbatas, cobalah usaha katering yang lebih sederhana, misalnya katering rumahan.

 

Tips Memulai Usaha Katering

Untuk membantu Anda memulai usaha katering, dalam artikel ini kita akan membahas beberapa tips untuk memulai usaha katering. Bagaimana cara memulainya? Mari simak tips berikut ini.

 

1. Tentukan Niche dan Target Pasar

Sebelum melangkah lebih jauh, penting untuk menentukan niche atau spesialisasi dalam usaha katering Anda. Apakah Anda akan fokus pada masakan lokal, makanan sehat, atau mungkin katering untuk acara khusus seperti pernikahan, ulang tahun, dan sebagainya. 

Memahami target pasar Anda akan membantu Anda menyesuaikan menu dan strategi pemasaran.

Baca juga: Kenapa Pemula Sering Gagal Dalam Memulai Usaha Ini Jawabannya

 

2. Lakukan Riset Pasar dan Analisis Persaingan

Lakukan riset pasar untuk memahami permintaan dan persaingan di daerah Anda. Analisis persaingan dapat memberikan wawasan tentang layanan yang sudah ada, dan membantu Anda menemukan keunikan yang dapat Anda tawarkan kepada pelanggan.

 

3. Penuhi Perizinan

Pastikan untuk memeriksa semua persyaratan dan perizinan yang diperlukan untuk membuka usaha katering di wilayah Anda. Ini termasuk izin kesehatan, izin lingkungan, dan izin usaha lainnya yang mungkin diperlukan oleh pemerintah setempat.

Baca juga: 5 Kiat Mulai Usaha Katering Anak dan Karyawan

 

4. Rencanakan Menu dan Harga

Buatlah menu yang menarik dan sesuai dengan keahlian Anda. Tentukan harga yang kompetitif tetapi cukup untuk menutupi biaya produksi dan memberikan keuntungan. Jangan lupa untuk mempertimbangkan biaya bahan baku, tenaga kerja, dan biaya operasional lainnya.


 

5. Tentukan Skala Bisnis

Modal awal untuk usaha katering dapat bervariasi tergantung pada skala dan lingkup bisnis Anda. Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan termasuk peralatan dapur, transportasi, peralatan penyajian, dan bahan baku. Apakah Anda akan memulai dari rumah atau menyewa tempat produksi.

 

6. Lakukan Pemasaran dan Promosi

Bangun keberadaan online melalui media sosial dan situs web. Manfaatkan strategi pemasaran online dan offline untuk menjangkau calon pelanggan. Kolaborasi dengan vendor lokal atau menghadiri acara komunitas juga dapat menjadi cara efektif untuk mempromosikan usaha Anda.

 

7. Fokus pada Layanan Pelanggan

Penting untuk memberikan pelayanan pelanggan yang prima. Kepercayaan dan reputasi yang baik dapat membantu meningkatkan bisnis Anda. Terlibatlah dengan pelanggan, terima umpan balik, dan terus tingkatkan kualitas layanan Anda.

Memulai usaha katering bukanlah tugas yang mudah, tetapi dengan perencanaan yang matang, usaha katering Anda dapat berjalan dan eksis lebih lama. Modal awal akan bergantung pada skala bisnis Anda. 

Lantas, untuk apa saja modal yang Anda miliki tersebut? Selain untuk membeli bahan baku makanan, modal awal juga digunakan untuk membeli semua peralatan katering dan perlengkapan dapur yang dibutuhkan.

Dengan perhitungan yang cermat dan fokus pada kepuasan pelanggan, investasi awal Anda dapat menghasilkan hasil yang memuaskan dalam jangka panjang. 

Yang perlu diingat juga, jika modal Anda masih terbatas, tidak perlu melakukan pemborosan dengan membeli peralatan di dapur dalam jumlah yang banyak atau membabi-buta. Anda bisa menggunakan dulu apa yang ada di dapur Anda. Baru ketika usaha Anda sudah ada profit, nantinya bisa membeli tambahan peralatan di dapur untuk usaha katering. Selain itu profit bisa digunakan untuk merenovasi dapur Anda. 

Semoga tips di atas bisa membantu Anda memulai usaha katering. Untuk tips lainnya seputar usaha, keuangan, investasi dan tips bermanfaat lainnya Anda dapat akses ke daya.id. Apabila ada yang ingin ditanyakan terkait tips lain di bidang usaha bisa bertanya ke tanya ahli. Ahli di daya.id akan membimbing Anda dalam memulai dan mengembangkan usaha katering Anda. Gratis!

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

5.0

51 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Anton Saeryana

13 July 2024

Dengan modal yang terencana usaha jadi makin maju

Balas

. 0

Sumeh

12 July 2024

Daya.id selalu terbaik

Balas

. 0

Febri Puspa Eka Wilujeng

12 July 2024

T.O.P bahasa yang digunakan mudah dipahami semoga daya.id selalu memberikan informasi2 yg dibutuhkan trimakasih

Balas

. 0

Sonia Rahelga

12 July 2024

Terimakasih untuk informasinya.

Balas

. 0

Ardi Mustofa

11 July 2024

Mantap Sangat berguna makasih

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Wisnu Dewobroto

Pendamping UMKM

1 dari 5 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS