Salah satu cara paling sederhana untuk menurunkan berat badan adalah melalui akitivtas berjalan kaki. Jalan kaki seperti apa yang bisa membantu menurunkan berat badan? Berikut ini beberapa tips praktis yang bisa Anda lakukan saat berjalan kaki.
1. Aturan Kecepatan (Power Walking)
Agar jalan kaki bisa menurunkan berat badan, maka gunakan power walking, dengan cara:
- Targetkan kecepatan di mana Anda masih bisa berbicara, tetapi mulai merasa sedikit terengah-engah (pace sekitar 5-7 km/jam)
- Gunakan ayunan lengan secara aktif untuk membantu membakar lebih banyak kalori.
- Lakukan selama 20-25 menit
2. Gunakan Teknik Interval
![]()
Hindari berjalan dengan kecepatan yang sama terus-menerus. Cobalah gunakan metode high-intensity internal walking (Japanese Walking) dengan cara:
- Awali dengan pemanasan selama 5 menit dengan berjalan pelan terlebih dahulu
- Lakukan jalan cepat selama 3 menit
- Lanjut ke jalan santai selama 1 menit (untuk pemulihan)
- Ulangi pola ini selama minimal 30 menit
- Bagi yang sudah terbiasa, tambahkan tantangan dengan berjalan di medan menanjak tanpa menurunkan kecepatan
Berjalan di medan menanjak bisa membakar kalori jauh lebih banyak daripada berjalan di permukaan datar, efektif mengencangkan otot bokong dan paha.
3. Perhatikan Durasi dan Frekuensi
Idealnya, berjalan kaki selama minimal 150 menit per minggu atau 30 menit setiap hari selama 5 hari dapat membantu meningkatkan kebugaran kardiovaskular dan kesehatan secara keseluruhan. Jika tidak bisa dilaksanakan selama 30 menit, durasi waktu berjalan bisa dibagi 3 sesi pendek, dengan masing-masing sesi selama 10 menit.
4. Postur Tubuh yang Benar
Pastikan postur tubuh yang benar ketika berjalan kaki, agar terhindar dari nyeri punggung, cedera, sesak napas, dan kelelahan.
Berikut ini postur tubuh yang benar untuk kesehatan:
- Kepala dan leher : angkat kepala, tatapan lurus ke depan dan hindari kepala menunduk agar leher tidak tegang
- Punggung dan bahu : Pastikan tulang belakang tegak, hindari posisi membungkuk. Bahu rileks dan ditarik sedikit ke belakang.
- Otot inti (core) : Kencangkan otot perut untuk keseimbangan dan dukungan punggung
- Lengan : Ayunkan tangan dengan santai seirama dengan langkah, siku ditekuk santai
- Langkah dan Kaki : Melangkah dengan ringan, mendarat menggunakan tumit ke ujung kaki
5. Kombinasikan dengan Pengurangan Asupan Kalori Harian
![]()
Umumnya olahraga menyumbang sekitar 20-30% dari total penurunan berat badan, sementara 70% hingga 80% sisanya terkait dengan pengaturan pola makan.
Olahraga tanpa mengurangi asupan kalori seringkali tidak membantu penurunan berat badan.
Olahraga memang membantu membakar lemak dan mempertahankan otot, namun diet adalah faktor utama yang menentukan keberhasilan penurunan berat badan melalui pembatasan asupan kalori.
Berjalan kaki adalah metode yang aman dan efektif untuk memangkas lemak tanpa risiko cedera tinggi. Namun, ingatlah bahwa kunci keberhasilan dari penurunan berat badan terletak pada kombinasi antara aktivitas fisik yang rutin dan diet yang terkontrol. Dengan intensitas, durasi, dan konsistensi dalam menjaga intensitas berjalan kaki dan memperhatikan asupan kalori harian, target berat badan ideal akan mudah dicapai.
Punya pertanyaan lebih lanjut tentang olahraga lainnya? Ayo segera mendaftar di website ini, agar bisa bertanya langsung fitur Tanya Ahli atau dengan menemukan berbagai artikel tips gaya hidup sehat lainnya. Selamat berselancar di website ini!
Sumber:
Berbagai sumber
Berikan Pendapat Anda