premium icon

Artikel ini konten Premium.

Silahkan masuk ke akun Daya Anda untuk mendapatkan manfaat sepenuhnya.
Belum memiliki akun? Daftar sekarang juga!

Informasi Artikel

Dirilis

24 Februari 2026

Penulis Artikel

Farraas Afiefah Muhdiar, M.Sc., M.Psi., Psikolog


Tag

Belakangan ini, publik ramai membicarakan sejumlah figur publik yang menceritakan pengalaman masa lalunya sebagai korban child grooming. Kisah-kisah ini membuka ruang diskusi mengenai apa itu child grooming. Ada yang sangat berempati, tetapi ada juga yang mempertanyakan, “Kenapa baru sadar sekarang?” atau “Bukankah dulu hubungannya terlihat baik-baik saja?”

Pertanyaan tersebut terasa masuk akal, tetapi justru menunjukkan betapa menyeramkannya fenomena child grooming. Ia jarang terlihat sebagai kekerasan. Child grooming seringkali menyamar sebagai kedekatan, sehingga kerap diabaikan oleh orang-orang di

Penilaian :

5.0

2 Penilaian

Artikel Terkait

Kumpulan informasi dan tips dari Daya terkait dengan topik yang sama

Premium sparkles
5.0
Mengapa Social Battery Lebih Cepat Habis Saat Hari Raya?
Artikel Ahli
Sosial

Mengapa Social Battery Lebih Cepat Habis Saat Hari Raya?

19 April 2026

Premium sparkles
5.0
Tips Menjadikan Bulan Ramadan sebagai Momen Pendidikan Karakter Anak
Artikel Ahli
Sosial

Tips Menjadikan Bulan Ramadan sebagai Momen Pendidikan Karakter Anak

14 Maret 2026

Premium sparkles
5.0
5 Cara Mengungkapkan Bahasa Cinta Kepada Diri Sendiri
Artikel Ahli
Sosial

5 Cara Mengungkapkan Bahasa Cinta Kepada Diri Sendiri

25 Februari 2026

Premium sparkles
5.0
January Blues Syndrome: Saat Awal Tahun Tidak Selalu Membawa Semangat Baru
Artikel Ahli
Sosial

January Blues Syndrome: Saat Awal Tahun Tidak Selalu Membawa Semangat Baru

30 Januari 2026

Berikan Pendapat Anda

0 dari 100 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS