Informasi Berita

Penulis Artikel

Daya

Program Daya dari SMBC Indonesia berkolaborasi dengan EY Ripples, menyelenggarakan seminar bertajuk Problem Solving and Decision Making with Design Thinking secara daring pada 13 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB ini diikuti oleh 119 peserta dari berbagai universitas serta karyawan SMBC Indonesia.


Seminar dibuka oleh Monica Prasodjo, Partner EY, yang menekankan pentingnya kemampuan berpikir sistematis dan berorientasi pada solusi dalam menghadapi tantangan generasi muda saat ini. Menurutnya, pendekatan design thinking dapat membantu peserta mengambil keputusan yang lebih efektif dan aplikatif, baik dalam lingkungan akademik maupun kehidupan sehari-hari.

Rangkaian acara diawali dengan sosialisasi platform daya.id dari SMBC Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Agnes B. Nawangwulan dan Glen T. Hadikoesoemo selaku praktisi design thinking dari EY. Untuk mendorong partisipasi, panitia juga memberikan apresiasi kepada peserta aktif serta peserta yang melakukan registrasi dan aktivasi akun Daya.id.


Hasil evaluasi menunjukkan dampak positif seminar terhadap peserta. Sebanyak 91 persen menyatakan materi menambah pengetahuan, 93 persen menilai materi dapat diterapkan dalam kehidupan nyata, dan 95 persen menganggap penyampaian materi oleh narasumber mudah dipahami. Sementara, pemahaman peserta terkait konsep ideation dan pengembangan solusi dalam design thinking meningkat hingga 12 persen dibandingkan sebelum mengikuti seminar. Selain itu tingkat kepuasan peserta mencapai hampir 90 persen.

Agnes B. Nawangwulan mengapresiasi antusiasme peserta yang dinilai aktif, terbuka untuk belajar, dan memiliki komitmen untuk terus berkembang di tengah percepatan teknologi, ketidakpastian ekonomi, serta dinamika dunia kerja.

Melalui kegiatan ini, SMBC Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ruang belajar yang inklusif, interaktif, dan berdampak, sekaligus memperkuat peran generasi muda sebagai agen perubahan yang kritis, solutif, dan adaptif menghadapi tantangan masa depan.