Informasi Artikel

Dirilis

24 Juni 2026

Penulis Artikel

Muhammad Fadil Ramadhan


Tag

Di negara beriklim tropis seperti Indonesia, penggunaan air conditioner (AC) sudah menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari. Saat suhu udara meningkat, AC memberikan kenyamanan yang membuat aktivitas di rumah tetap produktif. Namun, di balik manfaatnya, AC termasuk perangkat elektronik dengan konsumsi energi yang cukup tinggi. Jika digunakan tanpa memperhatikan efisiensi, pemakaian AC dapat meningkatkan tagihan listrik sekaligus berkontribusi terhadap emisi karbon.

Baca Juga: Cara Membuat Rumah Lebih Sehat Tanpa Renovasi

Kabar baiknya, Anda tetap bisa menikmati udara sejuk di rumah tanpa memberikan dampak berlebihan terhadap lingkungan. Dengan beberapa kebiasaan sederhana, penggunaan AC dapat menjadi lebih hemat energi, ramah lingkungan, dan bahkan membantu memperpanjang usia perangkat. 

Baca Juga: Cara Sederhana Menghemat Energi di Rumah

 

Tips Penggunaan AC di Rumah

Berikut lima tips yang dapat Anda terapkan.

 

1. Atur Suhu AC pada Level Ideal (24–26°C)

Banyak orang menganggap suhu yang lebih rendah akan memberikan kenyamanan yang lebih baik. Padahal, mengatur AC pada suhu terlalu dingin justru membuat kompresor bekerja lebih keras dan mengonsumsi lebih banyak listrik.

Para ahli energi merekomendasikan suhu ideal AC berada pada kisaran 24–26°C. Rentang suhu ini dinilai cukup nyaman bagi sebagian besar orang sekaligus lebih efisien dalam penggunaan energi. Bahkan, setiap penurunan suhu sebesar 1°C dapat meningkatkan konsumsi listrik hingga sekitar 6%.

Daripada mengatur AC pada suhu 18°C atau 20°C, cobalah menggunakan suhu 25°C. Perbedaan kenyamanan yang dirasakan sering kali tidak terlalu signifikan, tetapi penghematan energi yang diperoleh bisa cukup besar.

 

2. Manfaatkan Fitur Hemat Energi dan Timer

Sebagian besar AC modern telah dilengkapi dengan berbagai fitur yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi penggunaan listrik. Beberapa di antaranya adalah:

  • Eco Mode 
  • Sleep Mode 
  • Timer otomatis 

Fitur-fitur tersebut membantu AC bekerja secara lebih cerdas sesuai kebutuhan ruangan. Misalnya, Sleep Mode akan menyesuaikan suhu secara bertahap saat malam hari sehingga tubuh tetap nyaman tanpa membebani konsumsi listrik. Sementara itu, timer memungkinkan AC mati secara otomatis setelah beberapa jam penggunaan.

Dengan memanfaatkan fitur hemat energi, AC tidak perlu bekerja secara maksimal sepanjang waktu. Selain mengurangi penggunaan listrik, cara ini juga dapat membantu menjaga performa dan memperpanjang usia pakai perangkat.

 

3. Bersihkan Filter dan Lakukan Servis Secara Berkala

Perawatan rutin merupakan salah satu langkah paling efektif untuk menjaga efisiensi AC. Filter yang kotor dapat menghambat aliran udara sehingga AC harus bekerja lebih keras untuk mencapai suhu yang diinginkan.

Akibatnya, konsumsi listrik meningkat dan performa pendinginan menjadi kurang optimal. Dalam beberapa kasus, filter yang tersumbat bahkan dapat meningkatkan penggunaan energi hingga lebih dari 20%.

Untuk menjaga kinerja AC tetap maksimal, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Bersihkan filter setiap 2–4 minggu. 
  • Jadwalkan servis AC secara berkala sesuai rekomendasi teknisi. 
  • Pastikan unit outdoor bebas dari debu, daun, atau benda lain yang menghalangi sirkulasi udara. 

Perawatan yang konsisten tidak hanya menghemat energi, tetapi juga membantu mengurangi risiko kerusakan yang dapat menimbulkan biaya perbaikan lebih besar.

 

4. Pastikan Ruangan Tertutup dan Terisolasi dengan Baik

Efisiensi AC sangat dipengaruhi oleh kondisi ruangan. Jika udara dingin mudah keluar atau panas dari luar masuk ke dalam ruangan, AC harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu yang diinginkan.

Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain:

  • Menutup pintu dan jendela saat AC menyala. 
  • Menggunakan tirai atau gorden untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung. 
  • Menutup celah pada pintu, jendela, atau ventilasi yang memungkinkan udara keluar masuk. 

Ruangan yang tertutup dengan baik akan mempertahankan suhu dingin lebih lama sehingga AC tidak perlu menyala dengan intensitas tinggi. Hasilnya, penggunaan energi menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan.

 

5. Gunakan AC Secara Bijak dan Sesuai Kebutuhan

Salah satu cara paling sederhana untuk mengurangi dampak lingkungan dari penggunaan AC adalah dengan menggunakannya secara bijak. Menyalakan AC sepanjang hari, terutama saat ruangan kosong, hanya akan membuang energi secara percuma.

Beberapa kebiasaan yang dapat diterapkan meliputi:

  • Mematikan AC saat tidak ada orang di ruangan. 
  • Menggunakan kipas angin sebagai pendukung sirkulasi udara. 
  • Menyalakan AC hanya ketika benar-benar diperlukan. 

Dengan mengurangi durasi penggunaan AC, konsumsi listrik rumah tangga dapat ditekan secara signifikan. Selain membantu menghemat biaya bulanan, langkah ini juga berkontribusi dalam mengurangi jejak karbon dan penggunaan energi secara berlebihan.

 

Kesimpulan

Menggunakan AC secara ramah lingkungan tidak memerlukan perubahan besar. Kebiasaan sederhana seperti mengatur suhu pada level ideal, memanfaatkan fitur hemat energi, membersihkan filter secara rutin, menjaga ruangan tetap tertutup, serta menggunakan AC sesuai kebutuhan dapat memberikan dampak yang signifikan.

Selain membantu mengurangi konsumsi energi dan emisi karbon, langkah-langkah tersebut juga membuat tagihan listrik lebih hemat serta memperpanjang umur AC. Dengan penggunaan yang lebih bijak, Anda bisa tetap menikmati kenyamanan udara sejuk di rumah sekaligus ikut berkontribusi dalam menjaga lingkungan.

Jika Anda butuh saran lebih lanjut, Anda bisa berkonsultasi dengan ahli kami di Tanya Ahli di Daya.id. Segera daftarkan diri Anda, gratis.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Artikel Terkait

Kumpulan informasi dan tips dari Daya terkait dengan topik yang sama

5.0
Benarkah Bahan Baku Lokal Lebih Ramah Lingkungan?
Lingkungan

Benarkah Bahan Baku Lokal Lebih Ramah Lingkungan?

08 Mei 2026

5.0
Strategi Antisipasi BBM Langka: Adaptasi Gaya Hidup Rendah Karbon
Lingkungan

Strategi Antisipasi BBM Langka: Adaptasi Gaya Hidup Rendah Karbon

27 Maret 2026

5.0
Cara Mengelola Sampah Rumah Tangga Setelah Acara Lebaran
Lingkungan

Cara Mengelola Sampah Rumah Tangga Setelah Acara Lebaran

18 Maret 2026

5.0
Indonesia Darurat Sampah: Tips Hidup Minim Sampah Dimulai dari Rumah
Lingkungan

Indonesia Darurat Sampah: Tips Hidup Minim Sampah Dimulai dari Rumah

08 Februari 2026

Berikan Pendapat Anda

1 dari 100 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS