Dirilis

21 Juni 2019

Penulis

Tim Daya Sehat Sejahtera

Kearifan lokal mengonsumsi jamu dipercaya turun temurun dapat mengobati berbagai masalah kesehatan dan kecantikan Anda.

Indonesia adalah salah satu negara dengan apotek hidup terbesar di dunia. Bayangkan jika satu jenis tumbuhan saja bisa memiliki banyak manfaat yang baik bagi tubuh, maka berbagai jenis rempah dan tumbuhan yang hidup di Indonesia hampir semuanya memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan kita.
 
Oleh karena itu, mengonsumsi jamu sangat lekat dengan tradisi kebudayaan lokal bangsa Indonesia dan sebagai upaya menjaga kesehatan. Walau lebih tepat disebutkan sebagai pencegahan, namun mengonsumsi jamu secara rutin juga dipercaya berkhasiat baik bagi kesehatan tubuh dan mengatasi berbagai gejala penyakit yang dirasakan.

Beberapa di bawah ini adalah manfaat jamu bagi tubuh, dan sebagian besar sudah teruji secara klinis :

1. Membantu mempertahankan imunitas
Racikan temulawak, kunyit, dan jahe adalah salah satu resep jamu yang dapat dikonsumsi secara rutin. Ketiga bahan tersebut memiliki manfaat baik antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas perusak sel tubuh, sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh. Temulawak adalah tanaman yang dipercaya memberi manfaat perlindungan pada organ hati, sedangkan jahe berfungsi memperlancar peredaran darah dan menghangatkan tubuh. Kunyit adalah antibiotik alami yang juga dapat melindungi pencernaan.

2. Pereda nyeri
Bahan dasar jamu seperti kunyit memiliki zat alami curcumin yang memiliki sifat anti inflamasi alami. Selain itu, ramuan kunyit asam juga diandalkan oleh banyak wanita saat mengalami nyeri haid bulanan. Namun lebih jauh lagi, kunyit telah terbukti secara klinis efektif untuk menyembuhkan osteoartritis, radang gusi, dan iritasi lainnya.

3. Obat hipertensi
Meniran, kunyit, seledri, temulawak, dan daun kumis kucing adalah beberapa dari campuran jamu yang dipercaya dapat mengatasi hipertensi. Uji klinis obat herbal yang dilakukan pada tahun 2012 menghasilkan respon positif terhadap kemampuan tanaman herbal ini dalam mengobati pasien hipertensi, seperti halnya pada mereka yang mengonsumsi obat standar.

4. Obat asam urat
Campuran daun kepel, secang, tempuyung, temu lawak, kunyit, dan meniran terbukti secara saintifik mampu mengobati hiperurisemia atau asam urat. Kandungannya di antaranya adalah antioksidan flavonoid, tanin, dan kurkumin.

6. Penambah nafsu makan
Pernahkah Anda mendengar atau mengalami sendiri, pemberian kurkuma atau temulawak pada anak yang sulit makan? Ya, temulawak dipercaya memiliki salah satu khasiat mampu meningkatkan nafsu makan. Selain itu, tumbuhan ini juga dipercaya dapat mengatasi masalah kandung empedu, hati, gas usus, begah, dan gangguan pencernaan. Meminum jamu dengan campuran temulawak akan dapat membantu Anda mengatasi masalah seputar pencernaan. Selain itu, brotowali dan kunyit juga dipercaya memiliki kemampuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan menambah nafsu makan.

7. Kesehatan dan kecantikan
Bahan-bahan pembuat jamu seringkali terdiri dari tanaman yang memiliki kandungan vitamin C tinggi sehingga baik untuk mencerahkan kulit dan membuatnya lebih kencang. Jika Anda penggemar jamu pahitan, maka tidak asing lagi dengan khasiatnya yang dapat mencegah jerawat dan bau badan.

Mengonsumsi jamu secara rutin dipercaya memiliki manfaat baik bagi tubuh Anda. Namun hindari mengonsumsinya secara berlebihan, karena kandungan zat yang terdapat dalam jamu-jamuan belum teruji klinis dapat dikonsumsi terus menerus dalam jumlah banyak oleh tubuh.

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Fitri Hudayani, SST, SGz, MKM

Ahli Gizi

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS