Dirilis

10 Pebruari 2020

Penulis

Irna Dartiana

Coronavirus (Novel Coronavirus atau 2019-nCoV) alias virus corona bisa menular dengan cepat. Dalam satu hari saja, yaitu 27-28 Januari 2020, jumlah penderita meningkat 61%. Bahkan AFP (Agence France Presse) News menyebutkan, sampai hari itu ada 4.515 orang yang terkontaminasi coronavirus, dan 106 di antaranya telah meninggal dunia.

 

Update: 2 pasien pertama yang positif terinfeksi virus corona di Indonesia diumumkan Senin 2 Maret 2020.



Belum ada penangkal untuk virus corona ini. Dan World Health Organization (WHO) menyatakan coronavirus adalah virus berisiko tinggi tingkat global.

Cara Mencegah Penularan Coronavirus1
Virus corona asal kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, ini sudah menyebar ke berbagai negara. Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk melindungi diri dan mencegah penularan coronavirus?

 

Coronavirus Menular lewat Percikan dan Kontak Fisik

WHO menyatakan bahwa sebagian besar penularan coronavirus terjadi dari manusia ke manusia. Namun, hingga saat ini belum dapat disimpulkan intensitas sumber utama virus corona berasal dari hewan atau manusia. Karena Coronavirus pertama kali mewabah di pasar makanan laut di kota Wuhan akhir bulan Desember 2019. Pasar tersebut sebetulnya tidak hanya menjual makanan laut saja, tetapi juga hewan-hewan liar lainnya, seperti kelelawar, ular, kelinci, hingga marmut.

Virus corona ini dapat menyebar melalui infeksi dengan berbagai cara, yaitu percikan dahak saat batuk dan bersin, melalui kontak fisik langsung seperti bersentuhan atau berjabat tangan. Menteri Kesehatan Tiongkok menyatakan bahwa coronavirus dapat menular dalam periode inkubasi atau sebelum gejala muncul yaitu berkisar antara 1-14 hari.

 

Gejala Penyakit Coronavirus seperti Flu

Coronavirus merupakan keluarga besar virus pernafasan, yang menyebabkan penyakit flu biasa hingga Middle-East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Cara Mencegah Penularan Coronavirus
Berikut gejala klinis yang muncul akibat coronavirus:
  • Flu
  • Sakit Tenggorokan
  • Batuk
  • Sesak Nafas
  • Letih Lesu
  • Demam lebih dari 38 derajat Celsius

Pada kasus yang lebih parah, coronavirus dapat menyebabkan :
  • Pneumonia atau paru-paru basah
  • Sindrom Pernafasan Akut
  • Gagal Ginjal
  • Kematian                              

Nah, bila Anda mengalami gejala-gejala di atas ada kemungkinan tertular coronavirus. Untuk memastikannya, Anda segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan atau konsultasikan dengan dokter ahli.

 

Cara Mencegah Penularan Coronavirus

Coronavirus dapat dicegah dengan metode PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), di antaranya:
  • Pastikan tangan Anda selalu dalam kondisi bersih, dengan rutin mencuci tangan menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer
  • Tutupi hidung dan mulut Anda ketika batuk dan bersin dengan tisu atau bagian dalam siku Anda
  • Hindari kontak langsung dengan orang yang sedang mengalami flu, deman maupun gejala flu lain
  • Hindari makanan mentah dan selalu makan makanan yang matang
  • Hindari kontak langsung dengan hewan ternak dan liar tanpa perlindungan apapun
  • Hindari menyentuh mata, mulut, dan hidung menggunakan tangan
  • Rajin olahraga dan istirahat yang cukup
  • Konsumsi gizi seimbang dengan perbanyak sayur dan buah

Selain itu, penting bagi Anda untuk menjaga imunitas tubuh, agar lebih kuat menghadapi penularan virus corona.

Cara Menyembuhkan Diri dari Coronavirus

Sampai dengan saat ini belum ada vaksinasi ataupun obat untuk penyembuhan penyakit coronavirus. Dilansir dari Detik.com, Anthony Fauci, Direktur U.S National Institute of Allergy and Infectious Disease menyatakan uji klinis pertama untuk vaksin akan dimulai segera pada April 2020 mendatang.

Sementara itu, WHO menyatakan agar langkah-langkah membatasi risiko ekspor atau impor penyakit coronavirus segera dilaksanakan, tapi tanpa pembatasan lalu lintas internasional. Sejalan dengan itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan telah meningkatkan kewaspadaan dengan menyiapkan termoscanner (alat pendeteksi suhu tubuh) di 135 pintu keluar masuk negara Indonesia, dan memberikan health alert card dan KIE (Komunikasi, Informasi & Edukasi) kepada penumpang. Jika suhu tubuh Anda di atas 38 derajat Celsius, maka postur akan terlihat berwarna merah pada termoscanner.

Anda tidak perlu khawatir dan panik akan virus mematikan ini. Tapi ingat, penggunaan masker sebagai pelindung pernafasan tidak menjamin Anda terhindar dari penularan coronavirus! Dan yang penting Anda selalu menerapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) sehingga imunitas Anda terjaga dan terhindar dari penularan coronavirus.

Jagalah selalu kesehatan Anda ya, salah satunya dengan mengonsultasikan kondisi kesehatan Anda kepada mitra ahli terpercaya kami melalui fitur Tanya Ahli.

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

4.8

5 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Koekoeh Gesang Setyonugroho

25 Maret 2020

Informasinya bermanfaat. Terima kasih daya.id

Balas

. 0

Lucky Lombu

04 Maret 2020

Terima kasih infonya...

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

dr. Sanny Yanisyah Cutfriana

Dokter Umum

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS