Informasi Artikel

Dirilis

02 September 2026

Penulis Artikel

Ahmad Husnil Fikri


Tag

Rencana pemerintah untuk membatasi pembelian BBM subsidi jenis Pertalite kembali menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, pemerintah sedang mengkaji kebijakan agar subsidi energi lebih tepat sasaran dengan menggunakan data tingkat kesejahteraan masyarakat yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Salah satu kelompok yang berpotensi tidak lagi berhak membeli Pertalite bersubsidi adalah masyarakat yang masuk kategori desil 9 dan desil 10.

Baca Juga: Cara Cek Status Bansos Online dan Mengetahui Desil
 
Kondisi ini membuat banyak orang bertanya-tanya: apakah saya termasuk kelompok yang terdampak? Untuk mengetahuinya, masyarakat perlu memahami apa itu desil dan bagaimana cara mengecek status desil masing-masing.

Baca Juga: Dampak Kenaikan Harga BBM terhadap Ekonomi, Investasi, dan Keuangan Masyarakat

 

Apa Itu Desil?

Desil merupakan sistem pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi yang tercatat dalam DTSEN. Data tersebut dibagi menjadi 10 kelompok, mulai dari desil 1 sebagai kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah hingga desil 10 sebagai kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi. 

Penentuan desil tidak hanya berdasarkan penghasilan. Pemerintah juga mempertimbangkan berbagai indikator lain, seperti kondisi rumah, pendidikan, pekerjaan, kepemilikan aset, hingga daya listrik yang digunakan. Karena itu, seseorang dengan pendapatan tertentu belum tentu berada pada desil yang sama dengan orang lain. 

Secara sederhana, berikut gambaran pembagian desil:

  • Desil 1-4: Kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah dan rentan.
  • Desil 5-6: Kelompok menengah.
  • Desil 7-8: Kelompok menengah atas.
  • Desil 9-10: Kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tinggi hingga sangat tinggi. 


 

Mengapa Desil Dikaitkan dengan Pertalite?

Pemerintah menilai subsidi BBM seharusnya diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Karena itu, Kementerian Keuangan dan Kementerian ESDM tengah mengkaji pembatasan pembelian Pertalite bagi kelompok ekonomi atas, khususnya masyarakat yang berada pada desil 9 dan desil 10. 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan bahwa pembatasan tersebut bertujuan meningkatkan ketepatan sasaran subsidi. Dengan demikian, masyarakat yang tergolong mampu dapat diarahkan menggunakan BBM nonsubsidi, sementara anggaran subsidi lebih fokus kepada kelompok yang membutuhkan. 

Meski demikian, hingga saat ini kebijakan tersebut masih dalam tahap kajian dan belum diterapkan secara penuh. Pemerintah masih mempersiapkan mekanisme pelaksanaan, termasuk validasi data dan sistem pengawasannya. 

 

Cara Cek Desil Secara Online

Untuk mengetahui apakah Anda termasuk kelompok yang berpotensi terdampak, Anda dapat melakukan pengecekan desil secara mandiri melalui layanan resmi pemerintah.

Berikut langkah-langkahnya:

 

1. Buka Situs Cek Bansos Kemensos

Kunjungi laman resmi: https://cekbansos.kemensos.go.id
Portal ini menggunakan basis data DTSEN yang menjadi acuan berbagai program bantuan sosial pemerintah. 

 

2. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK)

Masukkan NIK sesuai yang tercantum pada KTP. Pastikan nomor yang dimasukkan benar agar sistem dapat menemukan data yang sesuai.
 
 

3. Isi Kode Verifikasi

Masukkan captcha atau kode keamanan yang ditampilkan pada layar untuk memastikan pencarian dilakukan oleh pengguna asli.
 
 

4. Klik "Cari Data"

Setelah semua data terisi, klik tombol pencarian. Sistem akan menampilkan informasi yang tersedia, termasuk kategori desil keluarga jika data Anda telah tercatat dalam DTSEN.

 

5. Lihat Hasil Desil

Apabila data ditemukan, Anda dapat melihat posisi desil keluarga Anda. Semakin kecil angka desil, semakin rendah tingkat kesejahteraan yang tercatat. Sebaliknya, desil yang lebih tinggi menunjukkan tingkat kesejahteraan yang lebih baik. 

 

Bagaimana Jika Data Desil Tidak Sesuai?

Masyarakat tidak dapat mengubah desil secara langsung. Namun jika data yang tercatat dianggap tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, pengguna dapat melakukan pembaruan data melalui pemerintah desa atau kelurahan, dinas sosial setempat, maupun aplikasi Cek Bansos. Setelah data diperbarui, Badan Pusat Statistik (BPS) akan melakukan perhitungan ulang secara berkala. 

Perlu dipahami bahwa status desil bersifat dinamis. Ketika kondisi ekonomi keluarga berubah, nilai desil juga dapat berubah setelah proses verifikasi dan pembaruan data dilakukan. 

 

Kesimpulan

Wacana pembatasan Pertalite membuat masyarakat semakin penting untuk mengetahui status desil dalam DTSEN. Saat ini pemerintah sedang mengkaji pembatasan bagi kelompok desil 9 dan 10 agar subsidi BBM lebih tepat sasaran. Untuk mengetahui posisi Anda, pengecekan dapat dilakukan secara mudah melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos menggunakan NIK KTP. Dengan memahami status desil, masyarakat dapat lebih siap menghadapi berbagai kebijakan yang menggunakan data DTSEN sebagai dasar penentuan sasaran program pemerintah.

Punya pertanyaan lebih lanjut? Segera log in ke daya.id dan gunakan fitur Tanya Ahli untuk mendapat jawaban langsung dari ahlinya. Pastikan Anda sudah mendaftar di daya.id untuk mendapatkan informasi dan tips bermanfaat lainnya secara gratis.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Artikel Terkait

Kumpulan informasi dan tips dari Daya terkait dengan topik yang sama

5.0
6 Kebiasaan Kecil untuk Bikin Tabungan Bertambah Lebih Cepat dibanding Sebelumnya
Tabungan

6 Kebiasaan Kecil untuk Bikin Tabungan Bertambah Lebih Cepat dibanding Sebelumnya

20 Agustus 2026

5.0
Penghasilan Naik Turun? Begini 6 Cara Mengelola Uang Saat Penghasilan Tidak Tetap
Tabungan

Penghasilan Naik Turun? Begini 6 Cara Mengelola Uang Saat Penghasilan Tidak Tetap

19 Agustus 2026

4.0
Cara Membuat Anggaran Bulanan Sederhana
Tabungan

Cara Membuat Anggaran Bulanan Sederhana

13 Agustus 2026

5.0
Masih Tabung Sisa Gaji? Hati-hati, Ini Kesalahan Sebagian Anak Muda!
Tabungan

Masih Tabung Sisa Gaji? Hati-hati, Ini Kesalahan Sebagian Anak Muda!

08 Agustus 2026

Berikan Pendapat Anda