Bagi sebagian masyarakat Indonesia, turunnya bansos (bantuan sosial) PKH, BPNT, dan BLT merupakan hal yang sangat dinanti. Sayangnya, pemerintah telah mengurangi jumlah penerima bansos tahun ini. Untuk mengetahui status penerima manfaat, coba cek status bansos secara online.
Saat ini, data-data mengenai bantuan sosial dapat diakses dengan cukup mudah melalui website maupun aplikasi resmi dari Kemensos. Sehingga, masyarakat dapat mengetahui apakah mereka memperoleh bansos, apakah bansos mereka telah cair, dan berapa desil mereka.
Cara Cek Status Bansos Online via Website
Pemberian PKH dan BPNT telah dilakukan oleh Kemensos sejak tahun 2007. Saat menentukan penerima manfaat, Kemensos mempertimbangkan data pada sistem database DTKS, yang sekarang berubah menjadi DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional).
Sebagian data dari DTSEN ini juga dapat diakses oleh masyarakat umum. Dengan demikian, mereka dapat mengetahui bantuan apa saja yang mereka terima dan apakah bansos tersebut telah dikirim ke rekening penerima manfaat. Pengecekan dapat dilakukan melalui website cekbansos.kemensos.go.id.
1. Mengenal Website Cekbansos
Website Cekbansos merupakan platform yang disediakan oleh Kemensos bagi masyarakat yang ingin mengecek status penerima manfaat bansos. Website ini terhubung dengan database DTSEN. Sehingga, data yang disajikan pasti valid.
Setelah melakukan langkah-langkah pencarian data, pengunjung website akan menemukan beberapa detail informasi. Beberapa di antaranya adalah nama dan desil (nilai kesejahteraan) mereka.
Selain itu, ada pula informasi PKH, BPNT, dan PBI-JK. Di tiap jenis bansos, website akan menampilkan keterangan ‘ya’ atau ‘tidak.’ Jika pengunjung mendapat status bansos ‘ya’, maka ia memperoleh bantuan. Selain itu, ada pula keterangan periode bantuan yang telah cair.
2. Langkah-Langkah Mengecek Status Penerima Bansos via Website
Pengecekan status penerima bansos tidak perlu datang ke kelurahan atau kecamatan karena bisa dilakukan secara online. Berikut ini cara cek status bansos online.
- Buka browser pada komputer atau ponsel.
- Ketik alamat cekbansos.kemensos.go.id pada browser.
- Masukkan NIK pada kolom yang tersedia.
- Isi captcha.
- Tunggu beberapa detik hingga layar menampilkan data nama, desil, dan status bansos.
Cara Cek Bansos via Aplikasi
Selain menggunakan website, masyarakat juga dapat mengecek status bansos lewat aplikasi Cek Bansos. Seperti apakah aplikasi tersebut?
1. Mengenal Aplikasi Cek Bansos
Aplikasi Cek Bansos menawarkan fitur yang lebih lengkap daripada website Cekbansos. Di aplikasi ini, pengguna tidak hanya dapat mengecek status penerima bansos. Namun, mereka juga dapat menyanggah bantuan dan mengusulkan bantuan.
Untuk bisa menikmati fitur-fitur tersebut, masyarakat dapat mendownload aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store pada ponsel mereka. Sebelum mendownload, pastikan bahwa aplikasi tersebut bukan apk palsu.
2. Cara Cek Status Penerima Bansos
Setelah mendownload dan menginstal aplikasi Cek Bansos pada ponsel, Anda dapat mengikuti cara cek bansos lewat HP di bawah ini.
- Buka aplikasi Cek Bansos.
- Registrasi akun dengan cara mengisi data pribadi, misalnya nama dan NIK, dan melakukan verifikasi akun. Verifikasi dilakukan dengan dua cara, yaitu verifikasi nomor telepon dengan OTP SMS dan verifikasi data pribadi dengan selfie serta foto KTP.
- Setelah akun terverifikasi, pengguna perlu login ke aplikasi dengan cara klik tombol Masuk.
- Selanjutnya, isi kolom Username dan Password.
- Tap tombol Masuk.
- Aplikasi akan menampilkan data bansos yang diterima. Jika ingin memperoleh data lebih lengkap, pengguna dapat membuka menu Profil. Di menu ini, pengguna dapat mengetahui desil mereka.
- Untuk mengecek data penerima seseorang yang Anda kenal, gunakan menu Cek Bansos. Setelah masuk ke menu tersebut, isi data yang diminta, contohnya provinsi, kelurahan, dan nama. Selanjutnya, tap tombol Cari Data.

Mengenal Desil: Cara Cek dan Menurunkannya
Seperti yang telah disebutkan di atas, website maupun aplikasi Cek Bansos dapat digunakan untuk mengetahui desil seseorang. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan desil?
1. Apa itu Desil
Desil Adalah kategori kesejahteraan masyarakat. Saat ini, Kemensos mengelompokkan masyarakat Indonesia ke dalam 10 kategori kesejahteraan, yaitu desil 1 hingga 10. Desil 1 hingga 4 memperoleh bantuan PKH atau BPNT.
Sementara itu, mereka yang tergolong desil 5 mendapat kesempatan untuk periksa kesehatan secara gratis dengan PBI-JK. Setiap kelompok tersebut memiliki karakteristik tersendiri, yaitu:
- Desil 1: miskin ekstrim
- Desil 2: miskin
- Desil 3: hampir miskin
- Desil 4: rentan miskin
- Desil 5: ekonomi menengah ke bawah
- Desil 6-10: Ekonomi menengah ke atas (mampu)
2. Cara Menurunkan Desil
Kondisi keuangan yang fluktuatif dapat membuat masyarakat yang sebelumnya dikelompokkan dalam desil 6 – 10 mengalami kemiskinan. Dengan demikian, mereka seharusnya memperoleh bantuan. Namun, mereka harus mengubah desil jika ingin mendapat bansos.
Usaha untuk menurunkan desil dapat dilakukan dengan cara datang ke kelurahan. Jangan lupa untuk membawa KTP dan KK asli maupun fotokopi saat hendak mengajukan pembaruan desil.
Selain itu, masyarakat dapat menurunkan desil lewat aplikasi Cek Bansos. Berikut ini cara menurunkan desil.
- Buka aplikasi Cek Bansos dan masuk ke akun yang sebelumnya telah dibuat.
- Tap menu Profil.
- Tap tombol Revisi Desil.
- Isi data-data yang diminta dengan jujur.
- Upload foto KK dan rumah.
- Submit formulir dan tunggu Kemensos memproses permintaan Anda.
Baca Juga: Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan untuk Pensiunan
Cairnya bantuan sosial adalah hal yang sangat dinantikan oleh masyarakat. Namun, cairnya bansos sering terlambat dan membuat masyarakat bertanya-tanya mengenai status penerima manfaat mereka. Agar terbebas dari kebingungan ini, silahkan coba cara cek status bansos online.
Namun jika Anda merasa ada yang kurang dari artikel ini, Anda juga bisa membaca artikel keuangan lainnya dengan mengunjungi artikel di daya.id dan mendaftarkan diri Anda di sini secara gratis.
Jika Anda membutuhkan bantuan lainnya terkait usaha anda juga dapat langsung berdiskusi secara gratis dengan menggunakan fitur Tanya Ahli di daya.id.
Sumber:
Berbagai sumber
Berikan Pendapat Anda