Pernahkah Anda merasa uang gaji Anda menguap begitu saja, tanpa tahu ke mana arus keuangan Anda mengalir? Mungkin Anda perlu melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran pribadi, secara harian.
Mencatat pemasukan dan pengeluaran adalah langkah awal dalam memahami arus keuangan Anda setiap harinya. Pencatatan pemasukan dan pengeluaran akan membantu Anda mengontrol keuangan, mencegah kebiasaan konsumtif, dan membangun fondasi finansial yang lebih sehat di masa depan.
Mengapa Mencatat Keuangan Itu Penting?
Sebelum masuk ke cara melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran, sebaiknya Anda memahami mengapa pencatatan pemasukan dan pengeluaran harian sangat berpengaruh terhadap stabilitas finansial Anda.
1. Mengetahui Alur Uang Masuk dan Keluar
Dengan catatan yang rapi, Anda bisa melihat secara jelas dari mana pemasukan berasal dan ke mana pengeluaran mengalir setiap hari. Tanpa pencatatan, uang bisa “kabur” tanpa jejak, membuat Anda kesulitan menilai kondisi keuangan Anda.
2. Mengendalikan Gaya Hidup Konsumtif
Ketika Anda bisa melihat semua transaksi baik besar atau kecil, Anda akan lebih sadar terhadap kebiasaan konsumsi yang sebenarnya tidak perlu, seperti jajan kopi tiap hari atau belanja impulsif.
3. Dasar Untuk Menyusun Anggaran (Budgeting)
Pemasukan dan pengeluaran harian yang dicatat dengan baik akan memudahkan Anda dalam menyusun anggaran bulanan dan mengalokasikan dana sesuai prioritas kebutuhan.
4. Langkah Awal Perencanaan Keuangan
Salah satu komponen penting dalam pengelolaan keuangan pribadi adalah pencatatan pemasukan dan pengeluaran untuk memudahkan Anda dalam membuat keputusan finansial yang lebih tepat.
![]()
Cara Mencatat Pemasukan dan Pengeluaran Harian yang Efektif
Berikut panduan langkah demi langkah agar Anda bisa mulai mencatat pemasukan dan pengeluaran dengan efektif:
1. Siapkan Media Pencatatan
Ada beberapa cara yang bisa Anda pilih sesuai gaya hidup dan preferensi:
-
Buku Catatan Khusus
Anda bisa menggunakan buku atau jurnal khusus yang hanya digunakan untuk tujuan pencatatan keuangan. Catatlah tanggal, jumlah, dan kategori transaksi (misalnya makan, transport, kebutuhan kerja, hiburan, dan lain-lain).
-
Aplikasi Keuangan di Smartphone
Jika Anda tidak mau repot mencatat manual, kini banyak aplikasi keuangan yang memudahkan pencatatan otomatis dan laporan visual. Aplikasi ini bisa mengkategorikan pengeluaran dan memberikan grafik yang membantu Anda melakukan evaluasi.
-
Spreadsheet (Excel/Google Sheets)
Kalau Anda suka tampilan yang lebih detail dan bisa menyesuaikan kebutuhan, spreadsheet bisa jadi pilihan. Anda bisa membuat tabel dengan kolom tanggal, deskripsi, kategori, pemasukan, dan pengeluaran.
2. Catat Semua Sumber Pemasukan
Tidak hanya informasi pengeluaran, informasi tentang jumlah pemasukan adalah dasar sebelum Anda mencatat pengeluaran. Contoh pemasukan harian/periodik:
- Gaji bulanan yang dipecah untuk hitungan harian
- Uang lembur/ bonus
- Pemasukan dari kerja sampingan
Tuliskan setiap sumber pemasukan Anda, termasuk jumlahnya dan tanggalnya sehingga Anda punya gambaran total pemasukan yang tersedia.
3. Catat Setiap Pengeluaran
Mencatat setiap pengeluaran adalah inti dari pencatatan harian. Tidak hanya transaksi besar seperti gaji yang keluar, tapi juga transaksi kecil seperti:
- Jajan kopi
- Transportasi
- Makan siang
- Belanja mingguan
Catatlah secara rinci setiap kali Anda melakukan pengeluaran, jangan menunggu sampai hari berikutnya, karena sering kali hal-hal kecil terlupakan.
4. Kelompokkan Pengeluaran Berdasarkan Kategori
Agar lebih mudah dianalisis, buatlah beberapa kategori utama, misalnya:
- Kebutuhan utama: makan, transport, tagihan rutin
- Hiburan / Lifestyle: nongkrong, streaming
- Tabungan / Investasi
- Dana darurat
Dengan pengelompokan ini, Anda bisa langsung tahu kategori mana yang membutuhkan pengendalian lebih.
5. Tentukan Anggaran Harian
Setelah mencatat beberapa hari, Anda akan mulai melihat pola. Dari data itu, Anda bisa menentukan batas anggaran untuk setiap kategori, misalnya:
- Makan: Rp 100.000/hari
- Transport: Rp 50.000/hari
Dengan batas ini, Anda bisa menilai apakah pengeluaran harian sudah sesuai rencana.
6. Jadwalkan Evaluasi Harian atau Mingguan
Pencatatan tanpa evaluasi adalah hal sia-sia. Anda bisa luangkan waktu setiap malam atau setiap akhir pekan untuk mereview catatan Anda. Lalu Anda bandingkan antara rencana dengan realisasi dan sesuaikan untuk hari–hari berikutnya.
Saat Anda melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran harian, pada dasarnya Anda sedang melakukan investasi kecil yang akan mendatangkan dampak besar bagi kehidupan finansial Anda. Pencatatan pemasukan dan pengeluaran bukan hanya sekadar menulis angka, tetapi menjadi alat kontrol yang membantu Anda mengelola uang dengan lebih bijak dan terarah. Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana di atas dan disiplin dalam pencatatan serta evaluasi rutin, Anda akan merasakan manfaat signifikan dalam pengelolaan finansial pribadi.
Untuk mendapatkan tips keuangan lainnya Anda bisa membaca di website daya.id. selain itu, Anda juga bisa konsultasi dengan ahli keuangan di fitur Tanya Ahli. Akses website daya.id sekarang juga dan rasakan semua manfaatnya. Caranya sangat mudah, yaitu hanya dengan daftar dan masuk ke website daya.id sekarang juga.
Sumber:
Berbagai sumber
Berikan Pendapat Anda