Ada kalanya Anda membayar kebutuhan dengan sistem cicilan. Entah karena ada promo, tidak memiliki uang tunai yang cukup, atau karena pertimbangan lainnya. Tapi, cicilan adalah utang dapat membebani kondisi keuangan jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui cara mengatur keuangan saat banyak cicilan.
Dengan strategi yang tepat, Anda dapat mencicil dan melunasi utang serta tetap mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Strategi pengaturan finansial tertentu bahkan dapat membantu Anda tetap bisa menabung meski harus membayar banyak cicilan tiap bulan.
Cara Mengatur Keuangan Saat Banyak Cicilan
Sistem pembayaran cicilan sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang perlu membeli barang tapi tidak memiliki cukup uang. Akan tetapi, sistem ini juga bisa membuat terlena dengan kemudahan.
Alhasil, sebagian orang melakukan pembelian dengan sistem cicilan dan jumlah utang pun membengkak. Hal ini tentu akan membuat kondisi keuangan terbebani. Untuk mengatasinya, Anda dapat mencoba cara mengatur keuangan setiap bulan saat banyak cicilan
1. Buat Skala Prioritas
Salah satu kunci keberhasilan mengatur finansial saat cicilan menumpuk adalah dengan cara membuat skala prioritas. Penetapan skala prioritas dapat membantu masyarakat tertib dalam membayar cicilan tanpa mengganggu pemenuhan kebutuhan harian.
Anda dapat memilih rasio 50:30:20 saat menyusun prioritas. Dalam metode ini, 50% dari pendapatan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, 30% untuk membayar cicilan, dan 20% untuk dana darurat atau tabungan.
Jika total jumlah cicilan lebih dari 30% dari pendapatan, maka Anda tetap harus memprioritaskan cicilan tersebut. Bayar semua cicilan di awal bulan atau setelah mendapat gaji.
Selanjutnya, gunakan dana yang tersisa untuk memenuhi kebutuhan pokok. Masyarakat mungkin akan kesulitan menabung dalam kondisi ini. Namun, kesulitan tersebut dapat dilewati setelah sebagian utang terlunasi.
2. Mengurangi Pengeluaran
Cara mengatur keuangan saat banyak utang yaitu dengan mengurangi pengeluaran. Penghematan ini menawarkan beberapa manfaat, contohnya cicilan terbayarkan setiap bulan dan kebutuhan tercukupi.
Bahkan, masyarakat dapat menabung sebagian dari dana yang dihemat. Contoh penghematan yang dapat dicoba adalah hanya membeli barang yang dibutuhkan, mengurangi rekreasi, dan manfaatkan diskon.
3. Catat Arus Kas Secara Tertib
Cara mengatur keuangan saat banyak cicilan yang juga patut dicoba yaitu tertib mencatat setiap dana yang masuk dan keluar. Pencatatan ini memungkinkan masyarakat mengetahui untuk apa saja uang mereka dibelanjakan.
Selain itu, catatan arus kas ini dapat dimanfaatkan untuk evaluasi. Dengan mempelajari arus kas sebelumnya, Anda akan mengetahui pengeluaran mana yang terlalu boros dan perlu dihemat pada bulan selanjutnya.
4. Jangan Menambah Utang
Agar kondisi keuangan tidak semakin buruk, orang-orang yang memiliki banyak cicilan sebaiknya tidak menambah utang. Mereka sebaiknya fokus melunasi cicilan yang dimiliki saat ini supaya kondisi finansial semakin membaik.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk terhindar dari tambahan utang. Salah satunya adalah tidak berbelanja menggunakan kartu kredit atau pay later. Selain itu, masyarakat sebaiknya membiasakan diri untuk menekan perilaku konsumtif.
5. Cari Penghasilan Tambahan
Jumlah cicilan yang terlalu banyak pasti akan membuat masyarakat mengalami kendala dalam membeli kebutuhan pokok. Akibatnya, orang-orang dengan banyak cicilan akan kesulitan untuk memperoleh makanan bergizi dan membayar tagihan.
Untuk mengatasinya, mereka perlu mencari penghasilan tambahan. Penghasilan tambahan ini bisa diperoleh dengan berbagai cara, misalnya berjualan online dan melakukan pekerjaan sampingan sesuai skill dan minat.
Penghasilan tambahan dapat memberi banyak manfaat, misalnya melunasi cicilan dan memenuhi kebutuhan. Selain itu, pemasukan tersebut juga bisa ditabung sebagai dana darurat.
![]()
Tips Mencegah Cicilan Terlalu Banyak
Selain harus mengetahui cara mengatur keuangan jika punya utang, masyarakat juga perlu tahu cara mencegah pembengkakan cicilan. Dengan demikian, mereka dapat terhindar dari kondisi keuangan yang buruk di masa mendatang. Berikut ini tips mencegah cicilan membengkak.
1. Menghitung Rasio Utang Terlebih Dahulu
Rasio utang adalah total cicilan per bulan dibandingkan dengan total pendapatan sebulan. Rasio utang yang ideal adalah di bawah 35%. Cicilan yang jumlahnya di bawah 35% dari total pendapatan per bulan umumnya tidak akan mempengaruhi arus kas.
Sementara itu, rasio utang antara 35% hingga 50% tergolong kurang ideal. Seseorang umumnya dapat mencicil utang tersebut tapi ia harus mengurangi pengeluaran. Jika rasio utang sangat tidak ideal atau melebihi 50%, masyarakat akan mengalami kesulitan keuangan.
Dengan kondisi ini, mereka pasti kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karenanya, Anda sebaiknya menghitung rasio utang terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli produk dengan sistem cicilan.
Baca Juga : Kontrol Pengeluaran Gaya Hidup: Cara Bijak Tidak Terjebak Doom Spending
2. Pilih Tenor Utang Sesuai Kemampuan
Tips yang kedua adalah pilih tenor utang sesuai kemampuan. Utang dengan tenor panjang umumnya memiliki cicilan yang lebih terjangkau. Namun, utang tersebut umumnya memiliki jumlah total bunga yang lebih besar.
Di sisi lain, utang dengan tenor pendek memiliki cicilan besar. Akan tetapi, cicilan ini lebih cepat lunas dan total bunganya tidak terlalu besar.
3. Sisihkan Uang Secara Rutin
Masyarakat hendaknya menyisihkan sebagian uang dari pendapatan yang diperoleh. Dana yang disisihkan ini berguna sebagai dana darurat. Manfaat yang bisa diperoleh dari dana ini adalah dapat dipakai untuk mempercepat pelunasan cicilan dan memenuhi kebutuhan darurat.
Selain itu, dana yang disisihkan juga dapat dijadikan tabungan untuk membeli barang tertentu secara tunai. Sehingga, masyarakat dapat terhindar dari utang.
Kondisi keuangan yang dibebani dengan banyak cicilan akan membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan. Untungnya, ada beberapa cara mengatur keuangan saat banyak cicilan yang tidak terlalu sulit untuk dilakukan. Sehingga, masyarakat dapat melunasi cicilan dengan tepat waktu.
Namun jika Anda merasa ada yang kurang dari artikel ini, Anda juga bisa membaca artikel keuangan lainnya dengan mengunjungi artikel di daya.id dan mendaftarkan diri Anda di sini secara gratis.
Jika Anda membutuhkan bantuan lainnya terkait usaha anda juga dapat langsung berdiskusi secara gratis dengan menggunakan fitur Tanya Ahli di daya.id.
Sumber:
Berbagai sumber
Berikan Pendapat Anda