Informasi Artikel

Penulis Artikel

Liza Rahayu

Kalau bicara soal warisan atau wasiat, banyak orang langsung merasa canggung. Topik ini masih sering dianggap tabu, identik dengan hal-hal yang tidak menyenangkan. Tapi kenyataannya, membuat wasiat justru merupakan salah satu bentuk kasih sayang dan tanggung jawab finansial bukan hanya untuk hari ini, tapi juga untuk hari setelah kita tak lagi di dunia.

Menulis wasiat adalah bagian penting dari perencanaan keuangan jangka panjang. Sama seperti menabung atau mengasuransikan diri, membuat wasiat adalah bentuk perlindungan bagi orang-orang tersayang agar mereka tidak menghadapi kesulitan atau kebingungan di masa depan. 

 

Tips Membuat Wasiat

Tenang, prosesnya tidak serumit yang dibayangkan, kok. Yuk, pelajari tips-tips mudahnya di bawah ini.

 

1. Pahami Tujuan Wasiat

Wasiat bukan cuma dokumen yang membagikan harta, tapi juga cara menyampaikan pesan terakhir dengan tenang dan tertata. Selain soal aset, kamu juga bisa menentukan siapa yang akan mengurus anak jika masih di bawah umur, mengatur donasi ke lembaga sosial, hingga menuliskan pesan pribadi.

Dengan adanya wasiat, potensi sengketa keluarga bisa ditekan, dan proses pembagian warisan bisa berjalan lebih cepat dan sesuai keinginan kamu.

 

2. Buat Daftar Aset dan Kewajiban

Sebelum menulis isi wasiat, penting untuk tahu dulu apa saja yang kamu miliki dan apa yang masih menjadi tanggungan. Catat semua aset, seperti:

  • Tanah dan bangunan
  • Tabungan dan deposito
  • Investasi (saham, reksa dana)
  • Barang bernilai (emas, kendaraan, koleksi)

Jangan lupakan juga daftar utang, cicilan, atau pinjaman yang masih berjalan. Ini penting agar ahli waris tahu apa saja yang perlu diselesaikan.

 

3. Tentukan Siapa Saja yang Akan Menerima

Nah, bagian ini paling personal. Kamu bisa menentukan siapa yang akan menerima apa. Tapi pastikan jelas dan tidak membingungkan. Misalnya:

  1. “Rumah di Bandung saya wariskan kepada anak kedua, Dita.”
  2. “Uang tabungan di Bank ABC sebesar Rp100 juta diberikan kepada keponakan saya, Raka.”

Kejelasan ini akan sangat membantu saat dokumen dijalankan nanti. Kalau perlu, lampirkan dokumen bukti kepemilikan sebagai pelengkap.

 

4. Pilih Orang yang Bisa Dipercaya Sebagai Pelaksana Wasiat

Orang ini akan membantu mengeksekusi wasiat sesuai keinginan kamu setelah kamu tiada. Bisa keluarga, sahabat dekat, atau profesional seperti notaris. Yang penting, pilih orang yang paham kondisi keluargamu dan bisa bersikap netral.

 

5. Konsultasi dengan Notaris atau Penasihat Hukum

Meski kamu bisa menulis wasiat sendiri, akan jauh lebih baik kalau prosesnya melibatkan profesional. Notaris akan memastikan bahwa dokumen kamu sah secara hukum, dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Ingat, setiap negara atau daerah bisa punya aturan berbeda soal warisan.

 

6. Jangan Lupa Revisi Saat Terjadi Perubahan Besar

Hidup itu dinamis. Bisa jadi kamu menikah, punya anak, atau membeli aset baru. Karena itu, usahakan untuk meninjau ulang isi wasiat setiap beberapa tahun sekali. Kamu bisa perbarui, tambahkan, atau sesuaikan isinya agar tetap relevan.

 

7. Simpan dengan Aman dan Beri Tahu Orang Terpercaya

Wasiat yang sudah rapi tetap tidak ada gunanya kalau hilang atau tidak diketahui orang lain. Simpan dokumen wasiat di tempat aman seperti brankas atau kotak penyimpanan penting, dan beri tahu keluarga atau orang yang kamu percaya tentang keberadaannya.

Membuat wasiat adalah salah satu cara paling tulus untuk menjaga dan mempersiapkan masa depan keluarga. Tidak perlu menunggu jadi kaya raya atau menunggu usia senja, karena yang terpenting adalah niat dan langkah konkret untuk melindungi orang-orang tercinta. Dengan persiapan yang matang, kamu bukan hanya memberi warisan materi, tapi juga ketenangan dan kejelasan di saat yang paling mereka butuhkan.

Nah, itulah hal-hal yang dapat kamu ketahui mengenai tips membuat wasiat dalam perencanaan keuangan. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait pengelolaan keuangan lainnya, segera log in ke daya.id dan gunakan fitur Tanya Ahli untuk mendapat jawaban langsung dari ahlinya. Pastikan Anda sudah mendaftar di daya.id untuk mendapatkan informasi dan tips bermanfaat lainnya secara gratis.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Artikel Terkait

4.9
Distribusi Keuangan

Panduan Singkat Tentang Cara Membuat Surat Waris

28 Januari 2025

5.0
Distribusi Keuangan

Berencana di Masa Muda, Berdaya di Masa Tua! Siapkan Pensiun Selagi Aktif Bekerja

07 April 2024

5.0
Pengelolaan Dasar

Bagaimana Cara Merencanakan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini?

19 Juni 2025

5.0
Distribusi Keuangan

Mau Dapat Manfaat Menabung? Yok, Kita Nabung!

30 Juli 2022

Berikan Pendapat Anda

5 dari 5 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS