Informasi Artikel

Penulis Artikel

Dian Savitri

Berdasarkan teori Keterikatan (attachment theory) hewan peliharaan dianggap sebagai sebagai tempat berlindung dengan aman dan berkorelasi positif dengan peningkatan kebahagiaan pemiliknya. Ketika memutuskan untuk memiliki hewan peliharaan bukan hanya kasih sayang dan kesenangan, karena ada komitmen dan tanggungjawab finansial. Biaya pemeliharaan hewan bisa jadi makanan, perawatan, dan kesehatan. Hal ini berpotensi beban bila tidak dikelola dengan baik. 

 

Memelihara Hewan dengan Ramah Kantong

Berikut adalah strategi memiliki hewan peliharaan yang ramah di kantong.

 

  1. Pahami komponen biaya yang mungkin dikeluarkan

  • Ada beberapa pecinta hewan yang mengadopsi secara tidak gratis atau ada juga yang gratis. Hewan adalah makhluk hidup yang membutuhkan makanan dan perawatan. Maka pos makanan dan perawatan rutin peliharaan masuk sebagai kebutuhan primer atau kebutuhan rutin bulanan. Hewan ikan hias bisa dikatakan relatif murah namun perlu perawatan ekosistem akuarium atau kolam ikan. Kucing dan anjing membutuhkan biaya makan rutin, dokter dan peralatan lainnya. Hewan-hewan eksotis biasanya memiliki perawatan yang lebih mahal. Pastikan memilih hewan peliharaan tidak melebihi batas kemampuan kita.
  • Selain biaya rutin, kita perlu memperhatikan adalah biaya kesehatan tak terduga apabila terkena risiko sakit, kecelakaan, atau risiko lain di luar dugaan. Saat ini masih tidak ada asuransi yang bisa menanggung risiko untuk hewan peliharaan.
  • Kemudian yang ketiga adalah biaya tambahan seperti perlengkapan buang air, tempat tidur, dan mainan. Tidak impulsif dan hanya membeli sesuai dengan yang dibutuhkan oleh hewan peliharaan. Biaya membeli perlengkapan ini tidak dilakukan setiap bulan, sehingga pilih bahan atau perlengkapan yang awet, aman dan berkualitas tahan lama.


 

2.    Buat anggaran khusus hewan peliharaan

Masukan pos pengeluaran hewan sebagai salah satu komponen pada kebutuhan primer, namun terpisah dengan pos anggaran makan pribadi dan keluarga. Kebutuhan rutin hewan peliharaan masuk kategori kebutuhan primer artinya setiap bulan perlu disisihkan untuk makanan, perawatan dan biaya tak terduga. Apabila tidak dikeluarkan, kita akan mendapat masalah di masa mendatang. Pisahkan khusus alokasi untuk hewan peliharaan dan tidak dicampur dengan pos biaya lain dalam kategori kebutuhan primer. Contoh misalnya, komitmen membeli pakan hewan peliharaan Rp 300.000 - Rp 500.000 per bulan. Masukan angka nominal ini sebagai bagian dari kebutuhan primer namun pos nya terpisah dari pos makanan rumah tangga.
 
 

3.    Siapkan dana darurat untuk hewan peliharaan

Biaya medis karena sakit maupun hewan terluka secara tak terduga bisa muncul kapan saja. Biaya tak terduga ini sering menjadi sumber stres finansial jika tidak ada persiapan sebelumnya. Masukan hewan peliharaan sebagai tambahan anggota keluarga yang dihitung dalam membangun dana darurat. Dana darurat bisa disimpan dalam bentuk tabungan atau reksadana pasar uang yang mudah dicairkan, namun tetap terpisah dari rekening operasional bulanan.

Selain itu utamakan disiplin untuk mengikuti jadwal vaksin agar terhindar dari penularan penyakit yang disebabkan oleh virus maupun bakteri. Dengan memiliki dana darurat dan pencegahan, diharapkan bisa lebih tenang dalam merawat hewan peliharaan. 

 

4.    Praktek pengelolaan keuangan yang cerdas saat merawat hewan peliharaan

Berhemat saat merawat hewan peliharaan bisa dengan cara sebagai berikut:

  • Membandingkan harga saat membeli pakan dan perlengkapan. Misalnya bisa membeli secara online atau menjadi member loyal bagi petshop tertentu sehingga bisa mendapatkan potongan harga. 
  • Membeli dengan jumlah besar dengan tetap memperhatikan masa kadaluarsa biasanya jatuhnya menjadi lebih hemat. 
  • Batasi grooming terlalu sering karena disamping boros juga tidak baik bagi hewan tertentu bila dilakukan terlalu sering. Atau untuk menghemat bisa juga kita menyediakan sampo dan alat kebersihan khusus hewan peliharaan kita.


 

5.    Catat dan evaluasi pengeluaran

Lakukan setidaknya sebulan sekali agar bisa mengetahui bagian mana yang bisa dihemat atau terlalu boros, atau bahkan anggarannya kurang dan perlu dioptimalkan. Karena memiliki hewan peliharaan merupakan komitmen panjang, bisa juga dengan batasi jumlah hewan namun tetap terawat. Tidak lupa juga untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan, karena bisa sebagai pencegahan penyakit yang biasanya membuat keuangan untuk perawatan menjadi bocor.

Memelihara hewan kesayangan seharusnya menjadi pengalaman yang menyenangkan dan tidak menjadi beban finansial yang memberatkan. Oleh karena itu selalu ukur kemampuan dan mencoba-coba cari alternatif yang lebih hemat namun juga tidak membahayakan bagi hewan peliharaan. Karena tujuan utamanya adalah menyayangi sesama makhluk ciptaan Tuhan YME. 

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait masalah atau informasi keuangan lainnya, segera log in ke daya.id dan gunakan fitur Tanya Ahli untuk mendapat jawaban langsung dari ahlinya. Pastikan Anda sudah mendaftar di daya.id untuk mendapatkan informasi dan tips bermanfaat lainnya secara gratis.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Artikel Terkait

5.0
Pengelolaan Dasar

Akhir Tahun Banyak Diskon, Waktu yang Tepat untuk Belanja?

31 Desember 2024

5.0
Pengelolaan Dasar

Investasi di Usia Muda, Langkah Mengelola Keuangan agar Bebas Finansial

14 September 2022

5.0
Pengelolaan Dasar

Sahabat Guru-Mengelola Pendapatan Yang Efektif

12 Februari 2025

4.8
Pengelolaan Dasar

Cara Jitu Mengelola Keuangan bagi Karyawan

04 Oktober 2023

Berikan Pendapat Anda

5 dari 5 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS