Profil Ahli

Rofian Akbar

Pakar Waralaba

26 Pertanyaan Telah Terjawab


Pelatih & Pembicara dalam bidang pengembangan bisnis waralaba sejak tahun 2009.

Latar belakang pendidikan sebagai sarjana Ekonomi Akuntasi (S1) di UPN Veteran & MPKP (S2) Universitas Indonesia

Saat ini aktif & menjabat sebagai:
  • Pimpinan Umum Majalah Franchise Indonesia sejak tahun 2017

Dalam mengisi waktu luang hal yang sering dilakukan adalah melakukan riset, memperdalam ilmu pemasaran & bermain otomotif.

Silahkan Bertanya

Ahli kami siap menerima pertanyaan seputar usaha Anda dan memberikan solusi yang tepat. Pertanyaan yang diajukan bersifat privasi sehingga hanya Anda dan ahli kami yang mengetahui.

Pertanyaan Anda

Pertanyaan Populer

Setidaknya ada 6 keuntungan ketika Anda membeli usaha franchise/waralaba.

  1. Anda berhak menggunakan merek yang sudah dikenal oleh publik. Menggunakan merek dengan jaringan usaha yang sudah dikenal dan besar akan memudahkan Anda dalam memasarkan produk/jasa. Bahkan, cenderung berpotensi lebih besar dalam memenangkan persaingan atau merebut hati konsumen.
  2. Sistem bisnis yang sudah teruji. Ada istilah membeli franchise juga identik dengan membeli sistem. Dengan membeli franchise, Anda tidak perlu repot membangun sistem, baik sistem manajemen, keuangan, pemasaran, alur pasokan, serta pengelolaan SDM, dan lainnya.
  3. Adanya support berkelanjutan. Franchisor akan membantu Anda dalam memulai hingga menjalankan usaha. Mulai dari survei lokasi, training karyawan, suplai bahan baku, bimbingan operasional, support marketing, dan sebagainya.
  4. Sharing experience franchisor. Franchisor akan mentransfer pengalamannya dalam mengelola gerainya sehingga kendala-kendala yang terjadi di lapangan relatif lebih mudah diatasi.
  5. Promosi bersama. Kekuatan jaringan waralaba yang tersebar di berbagai wilayah memungkinkan biaya promosi menjadi lebih efisien. Biaya promosi ditanggung oleh seluruh jaringan bisnis yang ada.
  6. Suplai produk. Anda akan mendapat suplai produk dari franchisor atau pemilik merek sehingga tidak direpotkan dengan ketersediaan produk. Dan pastinya, produk tersebut relatif sudah dapat diterima pasar.