Dirilis

29 Juni 2022

Penulis

Martha CL Hutapea

Bagi sebagian pekerja, masa pensiun menjadi sesuatu yang menakutkan. Tapi, pentingnya mempersiapkan masa pensiun sering kali terlambat disadari dan bahkan masih dianggap sepele. Hingga waktunya tiba, calon pensiunan menjadi panik, tidak siap dan penuh penyesalan. 

Hal ini juga didukung oleh gaya hidup konsumtif dan hedonis selama masih aktif bekerja, lebih senang membeli yang "ingin" bukan yang "butuh", ditambah tidak gemar menabung. Akhirnya, banyak pekerja tidak punya dana yang cukup untuk masa pensiun. 

Dengan kondisi ini, sangatlah wajar bila pekerja seperti itu pasti tidak siap untuk pensiun. Apa yang bisa diperbuat, bila seorang pekerja tiba-tiba harus berhenti bekerja? Atau masa pensiunnya tiba sebentar lagi?

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penetrasi dana pensiun masyarakat Indonesia masih sangat rendah. Sampai dengan tahun 2019, tingkat masyarakat yang menjadi peserta program pensiun baru mencapai sekitar 6 persen. Angka ini relatif sangat rendah. 

Tapi, penting bagi Anda mempersiapkan hari tua dengan sebaik-baiknya agar tidak menjadi beban bagi ahli waris di kemudian hari. 

 

Pentingnya Persiapan Pensiun

Mengapa mempersiapkan keuangan sebaik-baiknya di masa pensiun itu penting? Berikut adalah alasan pentingnya kita harus mempersiapkan keuangan yang baik di masa pensiun:

 

1.   Usia produktif ada batasnya


Memasuki masa pensiun, Anda akan berhenti bekerja. Di Indonesia umumnya perusahaan menetapkan batas usia 55 atau 60 tahun sebagai masa pensiun. Konsekuensinya adalah Anda tidak lagi produktif bekerja dan tidak menerima penghasilan tetap seperti saat masih aktif bekerja  

 

2.   Usia bertambah, kebutuhan hidup cenderung meningkat

Kita membutuhkan penghasilan untuk menghidupi diri kita dan kebutuhan tersebut tidak berhenti meskipun kita sudah tidak lagi produktif bekerja atau sudah pensiun.

Bahkan kebutuhan ini pun bisa saja meningkat karena digunakan untuk biaya pengobatan akibat kondisi fisik menurun, atau dipakai untuk kerusakan rumah karena sudah termakan usia. 

Oleh karena itu, Anda perlu memiliki program pensiun untuk memastikan masa tua agar lebih tenang secara finansial

 

3.   Agar tidak menciptakan generasi sandwich

Generasi sandwich adalah generasi yang harus menanggung beban ekonomi dari generasi sebelumnya (orang tua) dan generasi selanjutnya (anak). Jika Anda tidak mandiri secara finansial, di masa tua nanti maka akan bergantung pada anak yang mengakibatkan timbulnya generasi sandwich. Generasi ini memiliki beban hidup yang cukup bahkan sangat berat. Orang yang tidak memiliki perencanaan finansial yang baik untuk masa tuanya akan berpotensi besar untuk membuat sang anak menjadi generasi sandwich berikutnya dan pada akhirnya berlanjut begitu seterusnya.

 

4.   Jangan sampai mewarisi utang

Jika Anda tidak memiliki keuangan yang baik di masa pensiun dan akhirnya berutang untuk membiayai kebutuhan hidup namun tidak diiringi dengan kemampuan bayar, maka hal ini dapat menyebabkan anak akan menerima warisan utang dari orang tua

 

5.   Menikmati hidup

Tujuan akhir kita ketika pensiun adalah menikmati hidup. Masa pensiun merupakan waktu dimana kita dapat melakukan hal yang sebelumnya tidak sering dilakukan semasa aktif bekerja seperti mengunjungi anak tercinta, bermain dengan cucu, travelling ke tempat-tempat menarik, melakukan aktivitas hobi, berkebun, beribadah dengan lebih baik, dan bahkan kebebasan-kebebasan lainnya.


Baca juga: frugal living cara cermat hidup hemat

 

Cara Memiliki Program Pensiun


Dengan mengikuti program pensiun, Anda dilatih untuk menabung sehingga tatkala sudah tidak produktif lagi, Anda masih menerima penghasilan untuk menopang hidup.

Pertanyaan selanjutnya yaitu bagaimana cara memiliki program pensiun? 

Salah satu mitos yang berkembang di masyarakat adalah program pensiun hanya dapat dimiliki oleh pekerja formal. Padahal faktanya Anda dapat mempunyai program pensiun yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik pekerjaan Anda. 

Berikut ini beberapa program pensiun yang perlu Anda diketahui:

 

1.    Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) 

Program pensiun yang dibentuk oleh orang atau badan yang mempekerjakan karyawan. Biasanya pekerja formal mengikuti program ini dan didaftarkan oleh perusahaan tempatnya bekerja.

 

2.    Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) 

Program pensiun yang dibentuk oleh bank atau perusahaan asuransi jiwa untuk menyelenggarakan program pensiun. DPLK dapat diikuti oleh siapapun baik itu perorangan, karyawan maupun pekerja mandiri.

 

3.    PT TASPEN

Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang asuransi tabungan hari tua dan program pensiun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pejabat Negara. Jika Anda merupakan ASN, Anda akan didaftarkan pada program tabungan hari tua atau program pensiun PT Taspen.

 

4.    BPJS Ketenagakerjaan 

Badan hukum publik yang dibentuk dengan tujuan untuk mewujudkan terselenggaranya pemberian jaminan terpenuhinya kebutuhan dasar yang layak bagi setiap peserta atau anggota keluarganya. BPJS Ketenagakerjaan merupakan penyelenggara program pensiun paling umum dan dapat diikuti oleh masyarakat baik itu pekerja formal maupun non formal. Melalui BPJS Ketenagakerjaan, Anda akan mendapatkan Jaminan Pensiun, Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, serta Jaminan Kematian.

 

Tips Mempersiapkan Dana Program Pensiun

Jika sudah paham terkait program pensiun, mari mulai sisihkan sebagian dari penghasilan Anda untuk memiliki program pensiun. Berikut ini tips yang dapat Anda lakukan untuk mempersiapkan program pensiun:
 

  1. Hitung kebutuhan dana saat memasuki masa pensiun dan sesuaikan dengan biaya hidup dan nilai inflasi.
  2. Simpan sebagian dari penghasilan untuk program pensiun secara konsisten untuk mencapai target dana tertentu.
  3. Gunakan instrumen keuangan yang cocok seperti program pensiun saham, emas, atau deposito bahkan produk investasi lainnya.
  4. Ikuti program dana pensiun yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan pahami manfaat serta risiko program dana pensiun tersebut. Jangan lupa penuhi hak dan kewajiban sebagai nasabah.
  5. Pastikan Anda memilih dana pensiun yang sudah ada izin dan diawasi oleh OJK. Sebaiknya cek terlebih dahulu legalitas dan kredibilitas perusahaan yang akan Anda pilih untuk program pensiun  


Itulah penjelasan terkait program pensiun. Yang perlu dipahami, bekerja bukan cuma untuk "hari ini" tapi juga untuk "hari esok". Ketahuilah, gaya hidup bila diikuti tidak ada habisnya. Perilaku konsumtif pun tidak akan ada ujungnya. Usahakanlah untuk menjaga kesehatan keuangan tidak hanya di saat masa produktif namun juga di masa pensiun. 

Agar pemenuhan kebutuhan hidup Anda tetap terjamin hingga masa pensiun, perlunya melakukan persiapan sedini mungkin. Program pensiun merupakan salah satu upaya untuk menjaga kesejahteraan masyarakat pada saat hari tua dan penting untuk dilakukan. Merencanakan program pensiun dengan bijak dan cerdas sejak dini akan memberikan ketenangan dalam hidup Anda di masa pensiun nanti. 

Apabila Anda ingin berkonsultasi dan memiliki pertanyaan mengenai keuangan atau dana pensiun bisa menanyakannya di Tanya Ahli. Untuk informasi lain seputar tips usaha maupun produk keuangan lainnya, Anda bisa mengunjungi Daya.id. Anda juga dapat daftarkan diri Anda untuk dapat memperoleh informasi serta banyak manfaat lainnya.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

5.0

33 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Alviko Ibnugroho

Perencana Keuangan

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS