Dirilis

29 Januari 2022

Penulis

Fitri Hudayani, SKM, SGz., RD, MKM

Lemak merupakan zat gizi yang paling terakhir meninggalkan lambung sebelum serat. Oleh karena itu, biasanya, jika kita mengonsumsi makanan berlemak, kita akan merasa lebih lama lapar dibandingkan makanan yang rendah lemak. 

Lemak didapat dari makanan sumber hewani, minyak baik nabati maupun hewani, dan beberapa jenis kacang-kacangan. Seberapa besar jumlahnya tergantung dari jumlah makanan yang kita konsumsi sehari-hari. 

Selain konsumsi yang berlebih, penumpukan lemak juga dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain kebiasaan merokok, obesitas, aktivitas yang, konsumsi beberapa jenis obat, dan bertambahnya usia. 

 

Cara Mengeluarkan Lemak Tubuh

Bagaimana cara mengeluarkan lemak di dalam tubuh? Lemak di dalam tubuh dikeluarkan melalui cairan tubuh manusia. Tetapi bukan berarti lemak tersebut akan keluar secara aktif sehingga kita merasa aman mengonsumsi makanan berlemak secara berlebihan. 

Lemak yang keluar dalam jumlah yang sangat kecil. Sebagian besar lemak dibakar menjadi energi untuk beraktivitas. Lemak akan dibakar setelah karbohidrat di dalam tubuh habis diolah menjadi energi. Sehingga jika kita mengonsumsi karbohidrat berlebih, lemak akan ditumpuk di dalam tubuh. 

Secara alamiah, lemak tidak keluar melalui feses atau sisa pencernaan makanan. Kecuali terdapat kondisi yang tidak memungkinkan absorpsi lemak yang tidak normal, maka lemak akan keluar bersamaan dengan sisa makanan. 

Mengapa kita harus banyak mengkhawatirkan lemak di tubuh yang harus dibuang? Hal ini disebabkan karena cukup banyak kondisi masalah kesehatan yang menjadi dampak akibat lemak tubuh yang berlebihan ini. Misalnya penyakit jantung dan stroke. Oleh karena itu, mencegah sangatlah lebih baik daripada harus mengobati.

Baca Juga: Waspada Bahaya Lemak Trans

 

Cara Mencegah Penumpukan Lemak

Ada cara untuk kita dapat membantu mencegah penumpukan lemak yang berlebih di dalam tubuh, atau mengatasinya jika sudah terjadi penumpukan lemak. Yaitu dengan cara mengonsumsi makanan yang mengandung serat secara rutin dan dengan jumlah yang cukup. 

Serat dapat menjadi penolong bagi tumpukan lemak di dalam tubuh,  dengan cara mengikatnya keluar lemak tubuh dan juga dapat membantu mengurangi produksi asam empedu yang akan membantu mengurangi metabolisme lemak sehingga tidak diserap maksimal oleh tubuh. 

Serat didapatkan dari bahan makanan seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Di dalam tubuh, serat yang terkandung di dalam bahan makanan tersebut akan membentuk jelly yang kental, dan akan mengikat lemak yang berbentuk kolesterol untuk dibawa keluar tubuh melalui saluran pencernaan. 

Cara pengaturan makanan yang dianjurkan adalah dengan pola sebagai berikut: 
•    Masukan satu porsi sayuran dan buah untuk pelengkap makan pagi, 
•    Makanan selingan pagi adalah buah satu potong, 
•    Makan siang dapat mengonsumsi sayur satu sampai dua porsi dan juga buah satu potong, 
•    Makanan selingan sore dalam bentuk buah dan makan malam masukan sayur dan buah untuk pelengkapnya. 

Untuk menambah jumlah serat, Anda dapat juga memilih lauk nabati, berupa kacang-kacangan dan mengonsumsi beras merah atau makanan pokok yang mengandung gandum utuh.

Bahan makanan tersebut baiknya di konsumsi setiap hari dan rutin, karena akan sangat membantu mengendalikan kadar lemak di dalam tubuh. Jumlah serat yang dianjurkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal adalah 25 – 30 gram/hari.

Selain konsumsi makanan yang bergizi, pembakaran lemak juga dapat dilakukan untuk menghindari penumpukan lemak berlebih di dalam tubuh. Caranya yaitu dengan melakukan olah raga rutin, yaitu satu kali sehari selama minimal 30 menit. Aktivitas tambahan di luar aktivitas rutin harian ini sangat bermanfaat agar dalam membantu proses pembakaran lemak tubuh untuk diubah menjadi energi sehingga tidak menumpuk di dalam tubuh kita. 

Baca Juga: 7 Tips Batasi Konsumsi Gula, Garam dan Lemak

Dengan menerapkan pola makan yang sehat dan aktivitas fisik, kita tidak perlu terlalu khawatir dengan simpanan lemak yang ada di tubuh, harus dibuang ke mana, atau bagaimana cara menguranginya. Karena kita sudah melakukan upaya untuk pencegahan penumpukan lemak dan pembakarannya. Di sisi lain kita akan mendapatkan tubuh yang sehat karena kemungkinan masalah kesehatan akibat penumpukan lemak juga akan dapat kita hindari.

Jika Anda memerlukan informasi lainnya terkait tips usaha maupun kesehatan, Anda dapat berkonsultasi langsung dengan ahlinya lewat fitur Tanya Ahli di  daya.id. dengan cara mendaftar di Daya.id, semua informasi usaha dan kesehatan dapat diakses dengan sangat mudah dan kapan saja serta bisa konsultasi juga! Mari kunjungi daya.id sekarang juga!

Sumber:

Berbaga sumber

Penilaian :

4.8

6 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Alvin Hartanto

Ahli Gizi

1 dari 10 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS