Informasi Artikel

Penulis Artikel

Lavenia Zaskya

Lebaran menjadi momen yang paling dinanti oleh masyarakat Indonesia. Tidak hanya perayaan, Idul fitri menjadi momentum untuk berkumpul bersama keluarga, mudik, dan mempererat silahturahmi. 

Namun, pada sisi bisnis, momentum saat lebaran menjadi krusial. Apakah toko tutup penuh selama hari raya? Atau tetap buka untuk menjaga arus penjualan dan adanya potensi keuntungan bertambah? 

Setiap bisnis memiliki pertimbangan tersendiri terkait buka atau tutupnya toko saat lebaran. Sehingga berikut adalah beberapa pertimbangan penting yang dapat menjadi bantuan untuk bisnis Anda untuk mengambil keputusan.

 

Gunakan Open Order atau Pre-Order (PO)

Sistem Open Order sebelum lebaran atau PO dapat menjadi pertimbangan jika ingin tutup saat lebaran. Sistem ini cukup menguntungkan karena sudah memiliki pelanggan walaupun dihari libur, dan pelanggan lebih memahami jika pesanannya akan memakan waktu sedikit lebih lama. Sehingga sistem ini akan membantu bisnis Anda agar tidak kehilangan pelanggan walaupun adanya hari tutup.

 

Kesejahteraan Karyawan

Karyawan merupakan aset bisnis. Sehingga pastikan Anda membuat keputusan dengan pertimbangan dari sisi karyawan, hal ini dikarenakan momen lebaran dan tradisi mudik merupakan kesempatan mereka memiliki waktu berkualitas bersama keluarga. 

Selain itu, memberikan libur penuh dapat meningkatkan loyalitas dan moral tim. karyawan yang merasa dihargai dan telah menghabiskan waktu bersama keluarganya, cenderung bekerja lebih optimal setelah kembali dari libur. Namun sebaliknya, jika toko tetap dibuka tanpa adanya aturan tambahan dan insentif, karyawan dapat merasa ketidakpuasan dan tidak adil. Oleh karena itu, Anda harus memastikan keseimbangan antara kebutuhan bisnis dan kesejahteraan karyawan tetap terjaga.

 

Pahami Pola Pelanggan

Tidak semua jenis usaha memiliki pola pelanggan yang sama saat momen lebaran. Terkadang, toko bahan pokok dan sehari-hari dapat mengalami lonjakan pembelian sebelum lebaran, bahkan beberapa bahan yang harus beli di hari yang sama, belum tentu tokonya akan buka. 

Namun, berbeda dengan bisnis pada sektor wisata, kuliner, dan pusat perbelanjaan di kota besar, biasanya akan mengalami peningkatan pengujung dimana hari lebaran, hal ini terjadi karena momen lebaran merupakan momen menghabiskan waktu bersama keluarga. 

Oleh karena itu, penting untuk memahami pola perilaku pelanggan Anda. Analisis data penjualan tahun-tahun sebelumnya, apakah omzet tetap sama atau malah berkurang saat hari raya? Data penjualan dapat menjadi dasar keputusan yang lebih objektif dibandingkan sekadar asumsi.

 

Bentuk Sistem Hybrid

Jika Anda masih memiliki keraguan untuk tutup sepenuhnya atau buka normal, sistem hybrid dapat menjadi solusi. berikut adalah pertimbangannya:

  • Buka pada hari pertama lebaran, tetapi mulai dari jam 12.00 – 18.00. sistem berperan mengurangi jam operasional;
  • Menerapkan sistem shift sukarela dengan adanya insentif tambahan;
  • Mengalihkan penjualan hanya Online atau E-commerce;
  • Tutup sepenuhnya pada hari pertama, tetapi di hari kedua dan ketiga, dibuka dengan mengurangi jam operasional.

Sistem ini memberikan fleksibilitas sekaligus menjaga arus pemasukan, memungkinkan bisnis tetap beroperasi atau membantu bisnis beroperasi secara online walaupun toko fisik tutup.

 

Efisiensi Biaya Operasional

Jika Anda memilih untuk membuka toko saat lebaran, toko Anda akan tetap menanggung biaya operasional seperti listrik, gaji karyawan, insentif, hingga tunjangan hari raya. Hal ini juga perlu dipertimbangkan karena potensi penjualan tidak mampu menutupi biaya tambahan tersebut, berbeda dengan hari biasa. Sehingga, bisa saja keputusan ini dapat merugikan finansial toko Anda.

Untuk menentukan keputusan ini, Anda dapat melakukan analisis sederhana dengan menghitung proyeksi omzet harian selama lebaran, kemudian membandingkan dengan total biaya operasional tambahan. Jika selisihnya signifikan dan tetap menguntungkan, membuka toko pada hari lebaran dapat menjadi pertimbangan.

 

Pahami Jenis Produk dan Urgensinya

Pertimbangan selanjutnya adalah jenis produk dan tingkat urgensi produk saat libur lebaran. Produk kebutuhan darurat seperti obat, makanan bayi, amplop THR hingga hampers dan parsel untuk bingkisan keluarga, kerabat, atau rekan kerja, dapat meningkatkan penjualan bisnis Anda. 

Namun sebaliknya, produk non-esensial seperti dekorasi rumah, atau perlengkapan tertentu, pada hari pertama lebaran akan cenderung lebih rendah. Menutup toko sementara kemungkinan berdampak besar pada penjualan tahunan Anda.

 

Momentum Pasca Lebaran

Momen belanja tidak berhenti hanya pada hari-H, terkadang momentum akan datang pada pasca lebaran. Banyak keluarga atau anak-anak yang baru saja menerima THR dan baru  berbelanja setelah lebaran. Momen ini dapat menjadi peluang untuk menggelar promo setelah lebaran, diskon khusus keluarga, dan paket bundling untuk menarik pelanggan kembali. Selain itu, promo tersebut dapat membantu Anda untuk menghabiskan stok yang susah habis akibat dari tutupnya toko saat lebaran.

 

Jadi, Perlukah Toko Tutup saat Lebaran?

Jawabannya kembali pada strategi dan kondisi bisnis Anda. Yang terpenting bahwa adanya pertimbangan keseimbangan dengan aspek finansial, kesejahteraan karyawan, dan kepuasan pelanggan. 

Pada akhirnya, lebaran mengenai kebersamaan dan keberkahan. Keputusan yang ditentukan, pastikan dikomunikasikan kepada pelanggan dengan disertai pertimbangan matang. Dengan perencanaan baik, bisnis akan tetap berjalan sehat tanpa mengkhawatirkan toko mengalami penurunan performa.

Memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait tutup toko saat lebaran? Dapatkan konsultasi gratis kepada ahli bisnis melalui fitur Tanya Ahli. Segera Daftar akun di Daya.id dan akses informasi selengkapnya secara gratis!.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Artikel Terkait

4.9
Memulai Usaha

Tips Menyiapkan SOP untuk Proses Produksi di Usaha Baru

05 November 2024

5.0
Memulai Usaha

Aset Penting dan Biaya-biaya Untuk Memulai Usaha Kuliner Rumahan

02 Mei 2025

4.8
Memulai Usaha

Cara Pembuatan Sertifikat Halal Terbaru 2022

29 April 2022

5.0
Memulai Usaha

Cara Dapatkan Sertifikat SNI Untuk Produk Makanan dan Minuman

13 Agustus 2019

Berikan Pendapat Anda

5 dari 5 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS