Informasi Artikel

Penulis Artikel

Alin Kristiasti Fohan

Dalam menjalankan bisnis, Anda sebagai pemilik usaha tentu ingin memiliki banyak pembeli. Sayangnya, sebagian pelaku usaha hanya menyasar pembeli baru. Padahal kunci pertumbuhan bisnis justru terletak pada pelanggan lama, yang datang kembali berkali-kali. 

Mengubah pembeli sesekali menjadi pelanggan tetap bukan hanya meningkatkan penjualan, tapi juga membuat bisnis lebih stabil. Selain itu, biaya mempertahankan pelanggan relatif lebih murah dibanding mendapatkan pelanggan baru.

Lalu, bagaimana cara mengubah pembeli sesekali menjadi pelanggan yang loyal? 

 

Strategi Mengubah Pembeli Menjadi Pelanggan

Berikut 8 strategi yang bisa Anda diterapkan:

 

1.    Pastikan Konsistensi Kualitas Produk

Agar pelanggan datang lagi untuk membeli, Anda harus memastikan produk atau layanan benar-benar memuaskan. Misalnya produk sesuai ekspektasi, kualitas stabil dan harganya sepadan. Jika kualitas naik turun, tentu saja pelanggan akan ragu untuk membeli lagi.

Lakukan: 

  • Gunakan bahan baku yang kualitasnya sama
  • Buat standar produksi
  • Kumpulkan feedback dari pelanggan untuk evaluasi dan perbaikan


 

2.    Beri Pelayanan yang Cepat dan Ramah

Selain produk, pelayanan adalah faktor penting dalam meningkatkan loyalitas pelanggan. Banyak pelanggan kembali bukan karena produk, tapi karena pelayanan yang menyenangkan karena pelayanan yang baik akan meninggalkan kesan positif yang diingat pelanggan dan membuat mereka ingin kembali.

Lakukan: 

  • Balas chat dengan cepat
  • Gunakan bahasa yang sopan
  • Beri solusi yang dibutuhkan pelanggan, bukan sekadar jawaban


 

3.    Follow-Up lagi Setelah Pembelian

Jangan langsung hilang setelah transaksi selesai. Pastikan Anda melakukan follow-up sederhana agar pelanggan merasa diperhatikan. 

Lakukan: 

  • Tanyakan testimoni penggunaan barang yang sudah dibeli
  • Tawarkan bantuan jika pelanggan punya kendala pemakaian
  • Beri tahu pelanggan untuk bisa menghubungi kembali jika ada kebutuhan lainnya
  • Mengingatkan stok produk atau informasi promosi


 

4.    Bangun Hubungan Personal dengan Pelanggan

Bisnis bukan hanya soal transaksi, tapi juga hubungan personal dengan pelanggan. Tentuanya pelanggan akan merasa lebih nyaman jika merasa dikenal, sesederhana sapa dan diingat namanya. Hal ini bisa mendorong pelanggan untuk selalu memilih Anda dibanding kompetitor lho!

Lakukan: 

  • Catat nama pelanggan atau simpan nomor kontaknya untuk membantu Anda mengingat
  • Sebutkan nama pelanggan saat berkomunikasi
  • Ingat preferensi mereka


 

5.    Buat Program Loyalitas Sederhana

Program loyalitas merupakan salah satu strategi mempertahankan pelanggan yang efektif. Tidak perlu rumit, cukup sederhana tapi menarik dan membuat pelanggan Anda merasa spesial. Contoh:

  • Beli 5 gratis 1
  • Diskon khusus pelanggan lama
  • Sistem poin


 

6.    Simpan dan Kelola Database Pelanggan

Database pelanggan sangat penting dalam meningkatkan penjualan bisnis kecil. Dengan database ini, Anda bisa melakukan follow up ataupun memberikan promosi yang tepat. 

Lakukan: 

  • Simpan nomor WhatsApp pelanggan
  • Catat riwayat pembelian
  • Kelompokkan pelanggan sesuai riwayat pembeliannya

Contoh: Bu Alin adalah salah satu pembeli yang pernah datang ke toko sembako milik Anda. Barang yang dibeli adalah gas elpiji dan air mineral galon.
Follow up yang bisa dilakukan dalam 1 – 2 minggu setelah pembelian: 

  • Menanyakan apakah gas dan air mineral galon masih ada
  • Menawarkan pengantaran gratis jika memesan di hari tersebut


 

7.    Berikan Konten yang Bermanfaat

Jangan kontak pelanggan hanya untuk jualan, apalagi terlalu sering hingga membuat pelanggan terganggu. Anda bisa coba memberikan nilai tambah agar pelanggan tetap terhubung dengan bisnis Anda sekaligus membangun hubungan jangka panjang. Contoh:

  • Tips penggunaan produk
  • Edukasi ringan
  • Inspirasi terkait produk


 

8.    Tanggapi Keluhan dengan Cepat

Jika pelanggan menyampaikan keluran, respon dengan baik dan tanggapi dengan cepat. Cara Anda merespon keluhan sangat berpengaruh dalam menentukan loyalitas pelanggan.

Lakukan: 

  • Dengarkan tanpa menyalahkan
  • Minta maaf atas kendala yang terjadi
  • Berikan solusi
  • Jika solusi tidak bisa diberikan dengan segera, beri tahu pelanggan kapan Anda bisa menindaklanjuti dan beri kabar

Mengubah pembeli sesekali menjadi pelanggan tentu tidak bisa instan. Perlu konsistensi dalam memberi produk dan layanan yang berkualitas agar bisa memberi  pengalaman terbaik dan membangun hubungan personal dengan pelanggan. Jika hal ini dilakukan dengan benar, pelanggan tidak hanya akan kembali, tapi juga membantu mempromosikan bisnis Anda secara alami.

Diskusikan strategi mengubah pembeli sesekali menjadi pelanggan tetap dengan business coach kami di kolom Tanya Ahli! Daftarkan juga diri Anda di daya.id untuk mengetahui berbagai tips dan info menarik lainnya.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Artikel Terkait

Artikel Ahli
4.8
Memulai Usaha

Tips Optimasi TikTok untuk Bisnis bagi Pemula

14 Februari 2022

4.8
Memulai Usaha

Social Media Marketing di Facebook Masih Efektif?

23 Februari 2023

4.9
Memulai Usaha

5 Strategi Bisnis Agar Penjualan Tetap Tinggi Pasca-Lebaran

28 April 2023

4.9
Memulai Usaha

Strategi Promosi Jelang Lebaran Agar Omzet Meningkat

15 April 2023

Berikan Pendapat Anda

5 dari 5 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS