Jualan online memberi peluang bagi usaha untuk menjangkau pelanggan secara luas. Berbagai channel bisa dimanfaatkan untuk mendukung penjualan secara online, mulai dari media sosial, WhatsApp, hingga marketplace. Platform tersebut bisa digunakan untuk mengenalkan produk, berkomunikasi dengan pelanggan, dan menerima pesanan.
Digital selling membantu Anda menentukan cara yang tepat untuk memanfaatkan berbagai channel sesuai dengan kebutuhan usaha. Mulailah dengan memilih platform yang sesuai, mengenali calon pelanggan, dan menyesuaikan strategi berdasarkan respons pelanggan serta tujuan usaha Anda. Artikel ini akan membantu Anda membangun strategi digital selling untuk usaha Anda.
Kenapa Jualan Online Wajib Dimulai Sejak Awal Usaha?
Jualan online bisa membantu Anda mengenalkan produk, menjangkau lebih banyak pelanggan, dan memahami apa yang dibutuhkan pasar. Berikut beberapa manfaat yang bisa Anda dapat:
1. Biaya lebih terjangkau
Digital selling bisa dilakukan dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pemasaran konvensional. Anda bisa menyesuaikan channel yang digunakan dengan kebutuhan dan kemampuan usaha.
2. Menjangkau pasar lebih luas
Pemasaran secara digital tidak terbatas pada pelanggan di sekitar lokasi usaha. Produk Anda bisa dikenal oleh calon pelanggan di wilayah lain sehingga peluang pasarnya semakin luas.
3. Pantau Respons Pasar
Data penjualan dan pemasaran bisa menunjukkan produk yang paling diminati, perubahan tren, dan respons pelanggan. Informasi ini bisa menjadi dasar untuk menentukan strategi penjualan selanjutnya.
Kesalahan Umum Pemula dalam Jualan Online
Memulai jualan online memang mudah, tetapi beberapa kesalahan bisa membuat upaya digital selling yang dilakukan menjadi kurang efektif:
1. Posting Konten tanpa Tujuan yang Jelas
Konten yang dibuat tanpa tujuan dan target audiens akan lebih sulit menjangkau orang yang tepat. Tentukan tujuan dan target audiens sebelum membuat konten agar setiap konten memiliki arah yang jelas.
2. Terlalu Fokus pada Penjualan
Konten yang hanya berisi promosi bisa membuat audiens kurang tertarik. Oleh karena itu, buatlah variasi konten dengan informasi yang relevan dan bermanfaat agar audiens semakin mengenal dan percaya pada bisnis Anda.
3. Menggunakan Terlalu Banyak Platform
Tidak perlu hadir di semua platform sekaligus. Pilih platform yang paling sesuai dengan target konsumen dan fokus mengelolanya secara konsisten.
4. Melewatkan Evaluasi
Jangan berhenti setelah konten dipublikasikan. Perhatikan respons audiens dan data penjualan untuk mengetahui apa yang diminati pelanggan, lalu gunakan hasilnya untuk menentukan strategi berikutnya.

Langkah-Langkah Praktis Memulai Digital selling
Mulai dari langkah sederhana dan fokus pada hal yang bisa Anda lakukan sejak awal:
1. Kenali Target Pelanggan
Tentukan siapa calon pelanggan Anda, apa yang dibutuhkan, dan platform yang sering digunakan calon pelanggan. Misalnya, jika Anda menjual perlengkapan bayi, cari tahu kebutuhan orang tua muda dan platform yang paling sering digunakan untuk mencari produk.
2. Pilih Satu atau Dua Platform Utama
Fokus pada platform yang paling sesuai dengan target pelanggan. Anda bisa memilih Instagram dan WhatsApp Business, TikTok dan marketplace, atau kombinasi lainnya sesuai karakteristik pelanggan.
3. Lengkapi Profil Bisnis
Tampilkan foto produk yang jelas, deskripsi singkat, kontak, dan cara membeli. Misalnya, cantumkan katalog produk di WhatsApp Business dan arahkan calon pelanggan ke sana melalui profil media sosial.
4. Buat Konten yang Relevan
Bagikan konten yang membantu calon pelanggan mengenal produk, bukan hanya menawarkan produk. Misalnya, jika Anda menjual makanan, tampilkan proses pembuatan, cara penyajian, atau ide menikmati produk tersebut.
5. Maksimalkan Fitur Gratis
Manfaatkan fitur gratis yang tersedia sebelum menggunakan iklan berbayar. Gunakan Instagram Stories, WhatsApp Status, TikTok, atau katalog WhatsApp Business untuk melihat respons calon pelanggan.
6. Bangun Interaksi dan Respons dengan Cepat
Respons pertanyaan dan pesan dengan cepat dan ramah. Jelaskan produk, harga, cara pemesanan, atau hal lain yang ingin diketahui calon pelanggan agar lebih nyaman sebelum membeli.
7. Evaluasi Hasilnya Secara Berkala
Perhatikan respons terhadap konten, jumlah pesan yang masuk, produk yang paling diminati, hingga penjualan. Pertahankan hal yang sudah berjalan baik dan sesuaikan strategi berdasarkan hasil yang Anda dapatkan.
Tools dan Platform yang Bisa Dimanfaatkan Pemula
Setelah menentukan langkah yang akan dilakukan, manfaatkan tools dan platform yang mudah digunakan untuk mendukung penjualan secara online. Anda tidak perlu menggunakan semuanya sekaligus. Pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan target pelanggan:
• Media sosial
Gunakan Instagram, TikTok, atau Facebook untuk mengenalkan produk, membagikan konten, dan menjangkau calon pelanggan.
• Pesan instan
Manfaatkan WhatsApp Business untuk berkomunikasi dengan pelanggan, menampilkan katalog, dan menerima pesanan.
• Marketplace
Manfaatkan Shopee atau Tokopedia sebagai channel penjualan untuk memperluas jangkauan produk dan memudahkan pelanggan melakukan pembelian.
• Alat Desain dan Konten
Gunakan Canva dan aplikasi edit video sederhana untuk membuat foto, desain, atau video promosi dengan lebih mudah.
Digital selling tidak harus dimulai dengan strategi yang rumit. Mulailah dari mengenali target pelanggan, memilih platform yang sesuai, membuat konten yang relevan, dan membangun interaksi dengan pelanggan. Selanjutnya, evaluasi respons dan hasil yang diperoleh untuk mengetahui strategi yang paling sesuai dengan kebutuhan usaha.
Bangun strategi pemasaran digital yang sesuai dengan kebutuhan usaha Anda melalui fitur Tanya Ahli di Daya.id. Daftarkan diri Anda untuk mengakses berbagai tips usaha lainnya untuk mengembangkan bisnis.
Sumber:
Berbagai sumber
Berikan Pendapat Anda