Dirilis

25 Maret 2022

Penulis

Adhiyat Thoriq

Komoditas ekspor Indonesia sudah sejak lama digemari masyarakat dunia, bahkan sejak zaman nenek moyang. Anda tentu masih ingat sejarah, dimana ada beberapa hasil bumi seperti rempah-rempah khas Nusantara, yang diekspor dan menjadi primadona di manca negara.  

Baca Juga: Apa Saja Dokumen Penting yang Dibutuhkan Untuk Mendapatkan Izin Ekspor?


Ya, Indonesia memang terkenal akan keanekaragaman hasil bumi. Dengan keaneragamannya ini, kita sebenarnya memiliki peluang untuk menjadi pemain penting di pasar dunia. 
Di sisi lain, Anda sebagai pelaku usaha, punya peluang untuk mengekspor berbagai macam barang khas Nusantara. Tetapi perlu diingat, tidak semua produk Indonesia memiliki prospek yang baik di pasaran internasional.

Bhima Yudhistira Direktur dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) dikutip dari iNews.id menuturkan, usaha yang berkaitan dengan komoditas seperti sawit, kopi, dan coklat, hingga akhir 2022 akan tetap menjadi primadona. Hal ini terbukti dengan harganya yang saat ini di pasaran sedang bagus bagusnya.

 

Komoditas Ekspor Indonesia yang Banyak Dicari

Jika Anda tertarik untuk menjalankan bisnis ekspor, berikut ini kita akan membahas 3 diantara komoditas ekspor yang banyak dicari dunia. Mungkin salah satunya cocok untuk Anda coba. Apa saja? Berikut ulasannya!

 

1. Kelapa Sawit


Indonesia saat ini menguasai kurang lebih 55% pangsa pasar ekspor sawit global. Pada periode Januari-November 2021, Indonesia berhasil mengekspor minyak sawit (Crude Palm Oil/CPO) mencapai US$26,03 miliar. Nilai tersebut tumbuh Meningkat 61,72% dari tahun sebelumnya pada periode yang sama yang hanya sebesar US$16,1 miliar.

Kelapa sawit dan turunannya masuk dalam golongan barang lemak dan minyak hewan/nabati. Berikut di bawah ini adalah 6 negara tujuan ekspor minyak sawit Indonesia terbesar sepanjang Januari-November 2021 dikutip dari katadata.co.id

 

2. Kopi

Kopi Indonesia sangat diminati di manca negara. Terbaru pada akhir Januari lalu, untuk pertama kalinya Indonesia ekspor kopi jenis robusta ke Mesir senilai Rp3,5 Miliar.
Menteri Perdagangan Republik Indonesia mengatur tentang ekspor kopi, yang telah mengalami beberapa kali perubahan, dan terakhir diatur melalui peraturan Nomor 10/M-DAG/PER/5/2011 Tentang Ketentuan Ekspor Kopi.

Berikut ini syarat ekspor kopi:

  1. Hanya Eksportir Terdaftar Kopi (ETK) dan Eksportir Kopi Sementara (EKS) yang telah diakui oleh Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementrian Perdagangan yang dapat melakukan ekspor kopi ke luar negri.
  2. Surat Persetujuan Ekspor Kopi (SPEK) harus dilengkapi sebagai syarat ekspor kopi. SPEK adalah surat persetujuan pelaksanaan ekspor kopi ke seluruh negara tujuan yang dikeluarkan oleh dinas yang bertanggungjawab di bidang perdagangan di Propinsi, Kabupaten, atau Kota. SPEK juga dapat digunakan untuk pengapalan dari pelabuhan ekspor di seluruh Indonesia.
  3. Di samping itu, kopi yang diekspor wajib sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan Menteri Perdagangan dan harus disertai dengan Surat Keterangan Asal (certificate of origin) SKA Form ICO, yaitu surat keterangan yang digunakan sebagai dokumen penyerta barang (kopi) yang diekspor dari seluruh Indonesia, yang membuktikan bahwa barang (kopi) tersebut berasal, dihasilkan atau diolah di Indonesia.


 

3. Coklat atau Kakao


Bahan baku utama pembuatan coklat diperoleh dari tanaman yang disebut Kakao. Karena tergolong tumbuhan tropis, maka sangat cocok tumbuh di Indonesia yang juga beriklim tropis. Estimasi produksi kakao Indonesia menurut Direktorat Jendral Perkebunan di tahun 2021 diestimasi sebesar 728.046 Ton dari sebelumnya di tahun 2020 sebesar 713.378 ton.

Mengutip Katadata.co.id, Indonesia merupakan negara terbesar ketiga penghasil kakao di dunia pada tahun 2020.
 
Indonesia menjadi satu satu negara di Asia yang masuk lima besar negara penghasil kakao, sedangkan 4 lainnya berasal dari Afrika. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 30 november 2021 5 negara tujuan utama ekspor kakao adalah Malaysia, Amerika Serikat, India, China dan Belanda.

Nah itulah 3 komoditi ekspor Indonesia yang banyak dicari di dunia, apabila Anda ingin mulai mencoba menjadi eksportir, mungkin 3 komoditi ini layak untuk di jadikan referensi.

Apabila Anda ingin mengetahui tips lainnya tentang wirausaha dan gaya hidup dapat mengunjungi Daya.id dan segera daftarkan diri Anda untuk dapat memperoleh lebih banyak manfaat lagi. Apabila Anda masih bingung untuk bagaimana cara memulai usaha dan ingin berdiskusi lebih banyak lagi mengenai usaha dapat berdiskusi dengan ahli usaha di fitur Tanya Ahli. 
 

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Ari Handojo

Business Coach

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS