Dirilis

22 Januari 2021

Penulis

Tim Penulis Daya

Salah satu peluang bisnis yang sedang ramai dan banyak dibutuhkan adalah usaha perlengkapan bayi. Kini usaha yang satu ini tak hanya dicari oleh orang tua yang akan mempersiapkan kelahiran buah hatinya saja, cakupannya bahkan lebih luas lagi. Bisa menyasar minat masyarakat yang ingin memberi hadiah pada kerabatnya yang baru saja memiliki buah hati. Perlengkapan bayi akan selalu dibutuhkan, karena memang proses kelahiran akan terus ada. 

Selain itu, seiring berjalannya waktu, peralatan bayi kini semakin lengkap saja. Peranan orang tua akan semakin dimudahkan. Dan berbagai hal tersebut cukup meyakinkan bahwa usaha perlengkapan bayi ini sangat menjanjikan. Pertanyaannya, bagaimana cara mengelola bisnis ini bagi seseorang yang baru saja ingin memulai?

Tips Mengelola Usaha Perlengkapan Bayi

Bagi Anda yang tertarik ingin membuka usaha perlengkapan bayi, perhatikan tips berikut ini:

1. Lakukan Perencanaan Bisnis

Trik sukses memulai bisnis perlengkapan bayi yang pertama adalah merencanakan  bisnisnya dengan matang. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, bahwa kebutuhan bayi itu banyak jenisnya. Maka, pada jenis manakah kita akan membuka peluang?

Secara umum, kebutuhan bayi terbagi menjadi pakaian, mainan, peralatan makan dan susu, peralatan mandi, dan lain sebagainya. Sebetulnya berbagai jenis itu akan terbagi lagi menjadi beberapa jenis. Ada pakaian untuk newborn, pakaian tidur atau piyama, baju, jaket, sepatu atau prewalker dan lain sebagainya. Pun untuk peralatan menyusui serta MPASI, ada cooler bag, botol, breast pump, slow cooker, piring, gelas dan lain sebagainya. Alat mandi pun tak berbeda. Mulai dari sabun, hingga bath khusus bayi juga ada. Bahkan stroller atau bouncer pun kini banyak dicari pembeli.

Setelah mengetahui apa saja kebutuhan bayi, kita bisa mengerucutkan akan berbisnis produk yang seperti apa. Apakah pakaian? Mainan, perlengkapan MPASI dan lain sebagainya. Karena hal ini akan berkaitan dengan modal dan perencanaan strategi marketing juga promosinya.

2. Cari Supplier

cari supplier perlengkapan bayi yang terper
Setelah rencana matang, modal terkumpul dan media bisnis baik online maupun offline (toko) sudah siap, kini saatnya kita mencari pemasok barang yang akan dijual di toko. Pilih supplier terpercaya dengan kualitas terjamin dan lakukan kerjasama yang baik juga menguntungkan.

3. Menyiapkan Stok dan Menentukan Harga

Langkah berikutnya adalah menentukan jumlah stok barang yang akan dijual. Untuk perlengkapan bayi yang perputarannya tidak terlalu cepat, kita tidak usah terlalu banyak menyimpan stok, untuk barang yang perputarannya cepat seperti baju lusinan, kita bisa memperkirakan stok dengan kebutuhan toko. 

Tentukan harga jual dengan melakukan survey pasar. Lihat harga yang dijual kompetitor, lalu tetapkanlah harga yang bersaing. Kita bisa menetapkan harga yang lebih miring tapi jangan sampai justru menghilangkan keuntungan ya.

4. Menentukan Strategi Promosi

terapkan strategi promosi untuk usaha perlengkapan bay
Setelah semuanya siap, saatnya kita menentukan strategi agar bisnis yang dijalankan banyak dikenal dan diketahui masyarakat. Tapi sebelumnya kita harus memahami tren yang sedang ramai. Apa yang sedang banyak dicari, kita bisa menjual produk tersebut dengan bonus promo, harga miring, diskon khusus dan lain sebagainya.

Selain itu, buat juga strategi yang berdasar pada media tempat menjual peralatan bayi tersebut. Bisa offline maupun secara digital. Jika kita membuka toko, maka sudah pasti kita harus menyiapkan sign agar orang mengetahui keberadaan lokasi toko kita. Namun apabila menggunakan sistem online, maka salah satu strategi untuk online shop kita bisa memasang iklan di Instagram atau Facebook Ads agar, maupun menjualnya melalui marketplace.

5. Pastikan Bahwa Kualitas yang Utama

Pastikan kualitas barang yang kita jual terjamin, agar pelanggan tak kapok berbelanja disana. Kualitas pun tak hanya tentang barangnya saja, namun pelayanannya pun harus diperhatikan. Selain itu, kita bisa menambahkan pelayanan yang tidak orang dapatkan di toko lain seperti free ongkir, potongan harga pada pembelian dalam jumlah banyak, bahkan sebetulnya, kita tak hanya bisa menjual tapi juga bisa membuka penyewaan peralatan bayi dengan harga terjangkau.

Meski tak semua orang memiliki bayi, membuka usaha perlengkapan bayi tetap bisa menjadi bisnis yang menguntungkan. Bisa dimulai dari mempersiapkan perencanaan bisnis, mencari supplier, menentukan harga, menerapkan strategi promosi, dan diakhiri dengan memastikan kualitas selalu baik. Apabila Anda membutuhkan nasehat saat akan memulai bisnis ini, maka Anda bisa memanfaatkan fitur konsultasi langsung dengan business coach dari Bank BTPN. 

Untuk informasi lain terkait tips usaha maupun produk keuangan lainnya. Anda bisa membacanya di Daya.id. Dengan mendaftar di Daya.id semua informasi keuangan bisa diakses dengan gratis dan sangat mudah. Jadi, yuk kunjungi Daya.id sekarang juga! 

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

5.0

1 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Aliah Abdullah

22 Januari 2021

Wah menarik niy...thanks daya.id

Balas

. 0

Aliah Abdullah

22 Januari 2021

Wah menarik niy...thanks daya.id

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Wisnu Dewobroto

Praktisi & Trainer UKM

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS