Dirilis

15 Mei 2022

Penulis

Mirna Risnasuci

Aktivitas fisik tidak harus dengan melakukan suatu kegiatan yang rumit. Aktivitas sederhana seperti jalan kaki, dapat membantu membuat hidup Anda lebih sehat. Jalan kaki adalah aktivitas fisik yang bagus untuk meningkatkan dan menjaga kesehatan Anda. 

Tidak seperti beberapa olahraga lain, jalan kaki tidak membutuhkan biaya alias gratis, dan tidak perlu peralatan ataupun pelatihan khusus. Jalan kaki adalah olahraga low impact yang dapat Anda lakukan setiap saat sepanjang hari, dengan kecepatan dan sesuai dengan kemampuan Anda sendiri. 

Jalan kaki merupakan olahraga yang cocok untuk orang yang kelebihan berat badan, lansia ataupun sudah lama tidak berolahraga. Anda dapat memperlakukan jalan kaki sebagai aktivitas fisik yang menyenangkan untuk menjaga kebugaran, yang tidak terbatas pada jalan sendiri ataupun di lingkungan setempat. Anda dapat melakukannya bersama teman, kerabat dekat, atau klub jalan kaki, sehingga saat ini pun, jalan kaki dapat menjadi bagian sosial yang menyenangkan dari gaya hidup Anda. 

 

Manfaat Kesehatan dari Jalan Kaki

Jalan kaki dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja, sesuai dengan rutinitas harian Anda. Yang Anda butuhkan hanyalah sepasang sepatu yang nyaman Anda pakai untuk berjalan kaki. Jalan kaki setiap hari memiliki banyak manfaat untuk kesehatan Anda, dapat membantu mencegah beberapa penyakit tertentu dan bahkan dapat memperpanjang hidup Anda lho.

Dikutip dari healthline.com, berikut adalah 10 manfaat jalan kaki untuk kesehatan.

 

1.    Membantu membakar kalori

Jalan kaki dapat membantu Anda membakar kalori dalam tubuh, yang pada akhirnya akan membantu Anda menjaga bahkan menurunkan berat badan. 

 

2.    Memperkuat jantung

Berjalan kaki minimal 30 menit sehari dan lima hari dalam seminggu, dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung koroner sekitar 19 persen. Risiko ini dapat berkurang lebih banyak lagi jika Anda mampu meningkatkan durasi atau jarak Anda berjalan kaki setiap harinya.

 

3.    Membantu menurunkan kadar gula darah

Jalan kaki sebentar setelah makan dapat membantu Anda menurunkan gula darah. Menurut healthline.com, terdapat suatu penelitian kecil yang menemukan bahwa jalan kaki 15 menit setelah sarapan, makan siang, dan makan malam, dapat membantu menurunkan kadar gula dalam darah lebih banyak daripada berjalan kaki 45 menit di siang hari. Walapun penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengkonfirmasi hal ini, pertimbangkanlah jalan kaki setelah makan sebagai rutinitas Anda.

 

4.    Membantu meringankan nyeri sendi

Kabar baik bagi Anda yang sering mengalami nyeri sendi. Jalan kaki bermanfaat untuk melindungi persendian termasuk lutut dan pinggul. Kok bisa sih? Karena berjalan kaki dapat membantu melumasi dan memperkuat otot-otot yang menopang persendian. Selain itu, jalan kaki juga bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit pada penderita arthritis, jalan kaki sejauh 2 Km sampai 3 Km setiap minggu dapat membantu mencegah nyeri sendi.

 

5.     Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh

Berjalan kaki dapat membantu mengurangi risiko terkena flu atau pilek. Dikutip dari healthline.com, terdapat suatu studi dengan sampel 1.000 orang dewasa selama musim flu. Mereka yang berjalan kaki selama 30 sampai 45 menit dengan kecepatan sedang memiliki hari sakit yang lebih sedikit 45 persen dan lebih sedikit terkena risiko infeksi saluran pernapasan atas dibandingkan dengan mereka yang tidak banyak bergerak.

 

6.    Meningkatkan energi

Jalan kaki ketika Anda lelah dapat menjadi penambah energi yang lebih baik dibandingkan minum secangkir kopi lho! Jalan kaki bermanfaat untuk meningkatkan aliran oksigen ke seluruh tubuh dan meningkatkan kadar kortisol, epinefrin dan norepinefrin yang merupakan hormon yang dapat membantu meningkatkan energi di tubuh Anda.

Baca Juga: 7 Manfaat Jalan Pagi Rutin Setiap Hari di Depan Rumah


 

7.    Meningkatkan mood (suasana hari)

Jalan kaki bermanfaat juga lho untuk membantu kesehatan mental Anda. Jalan kaki dapat membantu mengurangi rasa cemas yang berlebihan, depresi, dan suasana hati yang negatif. 

 

8.    Memperpanjang hidup

Jalan kaki juga dapat memperpanjang hidup Anda lebih lama lho! Kenapa bisa ya? Masih dikutip dari healthline.com, jalan kaki dengan lebih cepat dapat menghasilkan berkurangnya risiko kematian sebanyak 20 persen dibandingkan dengan langkah lambat.

 

9.    Mengencangkan kaki

Jalan kaki bermanfaat untuk memperkuat otot-otot kaki Anda. Anda dapat berjalan kaki di daerah berbukit atau rute dengan tangga untuk membangun kekuatan otot kaki. 

 

10.    Membantu berpikir kreatif

Jalan kaki juga bermanfaat untuk membantu Anda menjernihkan pikiran dan berpikir kreatif. Jalan kaki dapat membuka aliran bebas ide dari diri Anda sehingga dapat meningkatkan kreativitas Anda dalam berpikir sekaligus mendapatkan manfaat dari aktivitas fisik 

 

Jadikan Jalan Kaki Sebagai Aktivitas Rutin

Cobalah untuk menjadikan jalan kaki sebagai aktivitas rutin Anda setiap hari. Untuk lebih mendapatkan manfaatnya, lakukan jalan kaki 30 menit setiap hari dalam seminggu. Tidak perlu terlalu cepat, sesuaikan kecepatan jalan Anda dengan kemampuan Anda. 

Lakukan jalan kaki sambil mendengarkan musik, bernyanyi, atau sambil mengajak hewan peliharaan Anda, sehingga aktivitas ini menjadi lebih menyenangkan. Anda juga dapat melakukannya bersama teman, keluarga atau komunitas jalan kaki yang mungkin Anda ikuti agar Anda tidak cepat merasa bosan.

Itulah beberapa manfaat yang di dapat dari berjalan kaki. Jangan lupa untuk pemanasan dan pendinginan sebelum dan sesudah olahraga ya, yuk semangat berolahraga untuk kesehatan Anda!

Jika Anda punya pertanyaan lain terkait tips aktivitas sehat atau ingin lebih banyak mengetahui informasi lain seputar kesehatan lainnya, segera log in ke daya.id dan dapatkan langsung informasinya. Anda juga dapat menggunakan fitur Tanya Ahli untuk berkonsultasi dengan ahli kami dan mendapat jawaban langsung dari ahlinya. Pastikan Anda mendaftar daya.id dan dapatkan informasi bermanfaat lainnya mengenai kesehatan secara gratis!

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

5.0

4 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

dr. Zeth Boroh, Sp.KO

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS