Dirilis

09 Februari 2020

Penulis

Arifa Amal & Irna Dartiana

Lupa adalah sifat manusia yang wajar. Namun, apabila terjadi secara terus-menerus sehingga mengganggu aktivitas dan pekerjaan sehari-hari, Anda perlu berhati-hati, mungkin Anda mengalami penurunan daya ingat. Salah satu faktor risiko dari penurunan daya ingat adalah bertambahnya umur. Secara alami seiring bertambahnya umur, kemampuan memori seseorang akan berkurang.

Penurunan daya ingat bisa terjadi karena tubuh terlalu lelah dan istirahat tidak cukup sehingga sulit fokus. Diketahui terdapat vitamin yang berhubungan dengan kemampuan daya ingat.  Apabila kebutuhan vitamin ini tidak mencukupi, maka dapat berdampak pada terjadinya penurunan daya ingat. Apa saja vitamin tersebut?


1.    Vitamin B12


Vitamin B12 berperan dalam pembentukan sel darah merah dan berkaitan dengan kemampuan daya ingat seseorang. Apabila vitamin ini rendah dalam tubuh, jumlah sel darah merah pun menurun sehingga mengganggu berbagai fungsi tubuh, salah satunya fungsi otak dalam konsentrasi dan mengingat.

Lalu, apa yang harus Anda lakukan agar tidak kekurangan vitamin B12?
Anda dapat mencegah kekurangan vitamin ini dengan mengonsumsi sumber protein hewani, seperti daging, ayam, seafood, susu, dan telur. Bagi para vegetarian, dapat mengonsumsi produk makanan yang di dalamnya sudah ditambahkan vitamin B12 (fortifikasi vitamin B12) atau suplemen agar asupan vitamin B12 tetap terpenuhi.


2.    Vitamin E

 

Penelitian yang dilakukan di Amerika tahun 2014 menemukan bahwa vitamin E dapat membantu mengobati penderita Alzheimer. Hal ini karena vitamin E bersifat antioksidan, yakni bisa melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan. Karena sel-sel otak adalah sel yang sangat rentan terhadap kerusakan, maka diperlukan vitamin E untuk melindunginya. Yuk, penuhi kebutuhan vitamin E dengan mengonsumsi kacang-kacangan, alpukat, mangga, hingga seafood seperti cumi-cumi dan lobster.

Baca juga
Tips Praktis Makan Buah bagi Pekerja Kantoran
Cara Memasak Sayuran tanpa Membuatnya Banyak Kehilangan Zat Gizi


3.    Vitamin B9

 
Nama lain dari vitamin B9 adalah asam folat. Asam folat bekerja sama dengan vitamin B12 untuk membentuk sel darah merah. Oleh karenanya, kekurangan vitamin B9 memiliki efek yang mirip dengan kekurangan vitamin B12, yakni menurunnya fungsi otak, ditandai dengan mudah lupa dan sulit konsentrasi. Makanan yang kaya akan asam folat diantaranya sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan selada, kacang-kacangan seperti buncis, kacang polong, dan buah seperti jeruk, pisang, dan melon. Nah, apakah bahan makanan tersebut ada di menu Anda sehari-hari?


4. Vitamin C

 
Vitamin C diidentikkan dengan rasa asam. Para peneliti di Australia menemukan hubungan yang sangat erat antara vitamin C dengan kemampuan berpikir seseorang. Seseorang dengan kemampuan berpikir baik memiliki kadar vitamin C dalam tubuh yang lebih tinggi. Hal ini karena vitamin C memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai proses yang terjadi di otak, diantaranya adalah memperlancar pengiriman informasi dari satu sel saraf ke lainnya.

Namun, selain mengonsumsi sumber makanan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, jambu biji, tomat, brokoli, bayam, kentang, ternyata ada lagi faktor yang memengaruhi kadar vitamin C dalam tubuh Anda. Faktor apakah itu? Yakni PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Seseorang yang memiliki kebiasaan merokok, minum alkohol, dan banyak terpapar polusi udara ternyata dapat mengurangi kadar vitamin C dalam tubuhnya. Jadi, selain mengonsumsi makanan bervitamin C, jangan lupa juga untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, ya!

Anda dapat berkonsultasi dengan mitra ahli terpercaya kami untuk mengetahui menu makanan yang cocok bagi tubuh melalui fitur Tanya Ahli. Terapkan menu gizi seimbang serta perilaku hidup bersih dan sehat, sehingga kebutuhan vitamin akan terpenuhi secara otomatis untuk menjaga fungsi tubuh Anda agar tetap optimal, dan mencegah Anda dari gejala penurunan kemampuan daya pikir serta daya ingat. Selamat mencoba!

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

5.0

4 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Kartika Yuliva

01 January 1970

Ginkgo biloba juga lhoo... :)

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Alvin Hartanto

Ahli Gizi

1 dari 5 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS