Dirilis

07 Desember 2020

Sebagai sayuran yang sangat populer dikonsumsi, manfaat brokoli memang sangat baik untuk tubuh. Walaupun masih banyak juga kandungan brokoli lainnya yang tak hanya bagus untuk kesehatan tapi juga bagus untuk kecantikan kulit. Jika dibandingkan dengan bayam, wortel atau kubis, kandungan serat dan juga vitamin C yang terkandung di dalam brokoli ini jauh lebih banyak.

Cara mengkonsumsi brokoli yang tepat adalah dengan mengukusnya tapi jangan terlalu matang. Selain itu, jika Anda mengolah brokoli dengan cara direbus, ditumis atau memasak dengan microwave akan membuat kandungan protein dan vitamin C-nya cepat hilang. Bukan hanya untuk kesehatan dan kecantikan saja, tetapi brokoli juga bagus untuk ibu hamil.

Manfaat Brokoli untuk Kecantikan Kulit dan Kesehatan Tubuh

Dilansir dari website kesehatan internasional Healthline, inilah manfaat sayuran brokoli bagi kesehatan tubuh, diantaranya yaitu:

1. Membuat Tulang Menjadi Lebih Sehat


Manfaat pertama dari brokoli adalah untuk membuat tulang menjadi lebih sehat. Kandungan vitamin C yang jumlahnya berlimpah di dalam brokoli ini mampu membuat tulang menjadi lebih sehat. Karena vitamin C ini dapat membentuk kolagen dengan kalsium yang juga berperan untuk membuat tulang menjadi lebih kuat. Kandungan vitamin C di dalam brokoli ini juga didasari oleh kemampuan vitamin K dalam mencegah atau mengobati osteoporosis.

2. Mengurangi Inflamasi

Terdapat berbagai jenis komponen bioaktif di dalam brokoli yang mampu mengurangi inflamasi di dalam jaringan tubuh. Menurut studi penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat menyebutkan bahwa komponen bioaktif tersebut mampu bekerja untuk mengurangi inflamasi. Lain halnya dengan studi penelitian yang dilakukan di Tiongkok. Bahwa kandungan kaempferol yang terdapat pada brokoli mampu menunjukkan kemampuan yang sangat kuat, dalam mengurangi inflamasi tersebut.

3. Melancarkan Pencernaan


Serat yang terkandung di dalam brokoli juga bisa membantu melancarkan pencernaan Anda. Brokoli juga mampu mengurangi konstipasi serta mempertahankan kesehatan pada saluran pencernaan, dan mengurangi risiko terjadinya kanker usus. Hasil penelitian yang dilakukan di tahun 2015 dan di publikasikan di The American Journal of Clinical Nutrition, menunjukkan bahwa pengaruh konsumsi serat dari brokoli, dapat mengurangi resiko terjadinya kanker di area pencernaan. Menurut penelitian tersebut, orang yang sering mengkonsumsi serat memiliki risiko yang lebih rendah dibanding dengan mereka yang jarang mengkonsumsi brokoli.

4. Mampu Meregenerasi Sel Kulit Rusak

Konsumsi brokoli juga sangat baik untuk membantu memperbaharui sel kulit yang sudah rusak. Sehingga kulit pun menjadi sehat kembali, bersinar, halus dan lebih cerah. Karena di dalam sayur brokoli ini terdapat kandungan glucoraphanin yang diubah menjadi sulforaphane, dan itulah yang membuat kulit menjadi cerah kembali.

5. Mencegah Penuaan Dini dan Menyuburkan Rambut

Brokoli merupakan jenis bahan alami yang terkenal memiliki sifat anti penuaan. Dengan mengkonsumsi sayur brokoli ini maka tanda-tanda penuaan bisa dicegah dengan baik. Konsumsi brokoli dengan rutin dan teratur juga bisa membuat rambut menjadi subur, dan rambut pun menjadi lebih tebal dan juga sehat.

Itulah berbagai manfaat brokoli yang sangat baik untuk kesehatan dan kecantikan. Untuk mengetahui lebih lengkap perihal informasi gizi dari brokoli dan konsumsi harian yang Anda butuhkan, Anda bisa langsung berkonsultasi dengan ahli gizi. Dengan begitu, konsumsi brokoli untuk asupan sehari-hari Anda bisa lebih sesuai.

Untuk informasi lain terkait gaya hidup sehat dan penyakit lainnya, Anda bisa membacanya di Daya.id. Dengan mendaftar di Daya.id semua informasi kesehatan bisa diakses dengan gratis dan sangat mudah. Yuk, kunjungi Daya.id sekarang juga!

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

5.0

1 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Fitri Hudayani, SST, SGz, MKM

Ahli Gizi (Dietisien)

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS