Dirilis

30 September 2022

Penulis

Dian Wisnuwardhani

Pandemi COVID-19 menyebabkan pergeseran dalam kehidupan masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Virus ini memiliki tingkat mortalitas yang tinggi karena mampu menyebar dengan sangat cepat. Kondisi ini akhirnya mendorong World Health Organization (WHO) menyerukan kepada masyarakat dunia untuk menerapkan physical distancing, yakni menjaga jarak minimal satu meter dengan individu lain, membersihkan atau mencuci tangan secara teratur, dan menggunakan masker.  

COVID-19 yang mulai menginfeksi Indonesia sejak awal tahun 2020 ini akhirnya memaksa pemerintah dan berbagai elemen masyarakat untuk melakukan perubahan dan berbagai penyesuaian. Pemerintah telah mengeluarkan penerapan kebijakan work from home (WFH) dan sistem pembelajaran secara daring.

 

Peluang dan Kesempatan Kuliah Pada Masa Pandemi

Pandemi COVID-19 memaksa sistem pembelajaran yang diselenggarakan oleh kampus untuk berubah. Dalam waktu cepat, kampus dipaksa untuk melaksanakan pembelajaran daring. Ada sekitar 97% perguruan tinggi telah mengadopsi pembelajaran daring. Beberapa tantangan ditemui dalam pelaksanaan penyesuaian perguruan tinggi pada masa pandemi. Namun, adanya perubahan dalam sistem pembelajaran perguruan tinggi pada masa pandemi juga memberikan beberapa peluang dan kesempatan kuliah. Beberapa peluang tersebut antara lain:

 

1.    Peningkatan Kemampuan Teknologi, Kreativitas, dan Berpikir Kritis

Generasi yang mengalami masa sekolah atau kuliah pada masa pandemi akan dituntut untuk beradaptasi dengan cepat. Mereka akan mencoba mencapai kewajiban pembelajarannya dengan bantuan teknologi yang mungkin tidak biasanya digunakan. Situasi menuntut mereka untuk mencari solusi dari situasi yang sangat baru bagi seluruh dunia. Oleh karena itu, mereka secara tidak disadari mengembangkan dan meningkatkan kemampuan teknologi, berpikir kritis, dan juga kreativitas mereka. Peningkatan kemampuan-kemampuan tersebut merupakan peluang dan kesempatan untuk memasuki kuliah atau menjalani kuliah pada masa pandemi ini.

 

2.    Waktu Kuliah yang Fleksibel

Kuliah yang dilakukan secara daring menyediakan kesempatan untuk dapat lebih mengoptimalkan waktu yang ada. Apabila seseorang dapat menyusun jadwal dengan baik, kuliah atau persiapan kuliah dapat dilaksanakan dengan lebih efektif. Hal ini juga dapat menyediakan waktu luang lebih lama. Waktu luang yang lebih lama pun dapat digunakan untuk mengikuti kelas online gratis dari platform tertentu, mengikuti kegiatan organisasi, webinar/seminar, dan lain-lain. 

Setelah 2 tahun berlalu sejak pertama kalinya COVID-19 menyebar, telah diberlakukan beberapa bentuk penyesuaian secara bertahap dalam kehidupan masyarakat untuk mencapai “new normal”. Beberapa peraturan awal telah mengalami “kelonggaran” seperti diberlakukannya masuk kuliah atau kerja beberapa hari dalam seminggu dan boleh melepas masker saat di lingkungan terbuka. Mulai adanya pergerakan menuju era setelah pandemi atau “new normal”, apakah peluang dan kesempatan kerja pada tersebut?

Baca Juga: Tips Penting Mencari Mitra Usaha di Era dan Setelah Pandemi

 

Peluang dan Kesempatan Kerja Pada Masa Setelah Pandemi

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, pandemi COVID-19 memengaruhi berbagai aspek kehidupan termasuk kinerja dunia usaha (Kemnaker, 2020). Survei yang dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI menemukan bahwa sekitar 88% perusahaan terdampak pandemi selama 6 bulan terakhir sehingga perusahaan umumnya dalam keadaan merugi. Tempat kerja perlu melakukan banyak penyesuaian, untuk mengatasi dampak buruk yang diakibatkan COVID-19. Mengubah tempat kerja menjadi seperti sedia kala sebelum pandemi tidak dapat dilakukan, sehingga organisasi dan individu perlu menemukan cara kerja baru. Oleh karena itu, pandemi COVID-19 juga menghasilkan kebutuhan baru serta keahlian-keahlian yang dibutuhkan setelah pandemi COVID-19 berjalan. Survei Kementerian Ketenagakerjaan RI menemukan beberapa jabatan, jenis pekerjaan, dan keterampilan yang dibutuhkan oleh perusahaan pada masa setelah pandemi, antara lain:

 

1.    Jabatan Pekerjaan 

Hasil survei menunjukkan bahwa banyak perusahaan yang memandang tenaga penjualan (19,8%), buruh pekerja kasar (16,3%) serta pekerja terampil sektoral (11,3%) merupakan jabatan pekerjaan yang paling dibutuhkan pada masa setelah pandemi. Hal ini diduga diakibatkan oleh akan pulihnya perekonomian sehingga perusahaan akan memiliki target penjualan yang besar dan melakukan penghematan. Disamping itu, buruh pekerja kasar juga akan sangat dibutuhkan pada sektor produksi.

 

2.    Jenis Pekerjaan

Sedangkan jenis pekerjaan yang dibutuhkan oleh banyak perusahaan antara lain adalah professional sales, marketing, and public relations (15,2%) dan marketing (10,59%). Jenis pekerjaan pada urutan ketiga tertinggi adalah ICT Operations Technician and User Support dengan persentase 3,62%. Untuk memenuhi peningkatan kebutuhan pasar perlu diikuti dengan peningkatan ketersediaan tenaga kerja sales. Selain itu, World Economic Forum (WEF) juga menyatakan bahwa mulai tahun 2022 peluang pekerjaan pada bidang konten, marketing, dan sales diprediksi akan tumbuh pesat. Pernyataan tersebut berdasarkan data dari media sosial LinkedIn.

Baca juga : Tips mendapatkan penghasilan tambahan paska pandemi

 

3.    Jenis Keterampilan

Menurut beberapa perusahaan, keterampilan spesifik yang paling dibutuhkan pada masa setelah pandemi adalah keterampilan teknologi (29,6%). Secara lebih spesifiknya adalah penguasaan teknologi informasi dan komunikasi, serta penguasaan teknologi industri untuk diversifikasi produk. Disamping itu, beberapa perusahaan (42,4%) menyatakan bahwa seluruh jenis keterampilan akan dibutuhkan pada masa setelah pandemi. Seluruh jenis keterampilan tersebut antara lain adalah keterampilan teknologi, keterampilan fisik dan manual, keterampilan emosi dan sosial, serta keterampilan kognitif dasar dan advance

Jika masih memiliki pertanyaan terkait tentang kesehatan, gaya hidup atau pola makan sehat yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Anda, jangan ragu berkonsultasi dengan ahlinya melalui fitur Tanya Ahli dan untuk mendapatkan saran yang tepat melalui fitur. 

Dengan mendaftar di daya.id, seluruh informasi terkait kesehatan dapat diakses dengan gratis dan mudah. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, kunjungi dan daftarkan diri Anda di daya.id sekarang juga!

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

4.9

7 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

M yusuf hutasuhut

23 Oktober 2022

👍👍👍

Balas

. 0

Mohammad Ludfi

22 Oktober 2022

Artikelnya bagus

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Dian Wisnuwardhani, M.Psi.

Psikolog

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS