Ada banyak promo gadget dengan cicilan 0% nih kayaknya. Beli gadget baru untuk dibawa pas Lebaran ke rumah saudara bisa kali ya? Tapi, masih ada cicilan lama, bagaimana dong?
![]()
Ya, menjelang Ramadan dan Lebaran, biasanya memang ada banyak bank dan toko menawarkan promo pembelian gadget dengan cicilan 0%. Tapi hati-hati. Walau promo itu terlihat menggoda, Anda tetap harus memeriksa kondisi keuangan, jangan sampai terjebak dalam utang yang menumpuk.
Membeli gadget baru hanya demi menemui keluarga di hari Lebaran itu bisa jadi 'berbahaya', karena setelahnya Anda harus membayar utang dengan bunga terus bergerak. Bila penawaran cicilan baru tidak dikendalikan, keluarga Anda bisa terjebak dalam siklus utang-pinjaman (gali lobang tutup lobang).
Baca Juga: Cara Mengelola Bonus atau THR dengan Bijak agar Tidak Habis Percuma
Terlalu banyak cicilan saat Lebaran nyata-nyata bisa membuat keuangan keluarga kesulitan. Banyak cicilan berarti gaji habis lebih cepat bahkan sebelum pertengahan bulan sehingga sulit menyisihkan dana darurat.
Jangan sampai Anda yang sudah memiliki utang lama dan malah mengambil utang baru hanya untuk menutup yang lama. Akibatnya, bunga yang terus berjalan justru semakin memperburuk kondisi keuangan. Bahkan dengan beragam promo, membeli gadget baru tanpa dana tunai bisa menjadi pengeluaran konsumtif yang menambah beban finansial pasca-Lebaran.
Gadget Baru vs Utang Lama
![]()
Sebelum memutuskan membeli gadget baru dengan cicilan di saat banyak promo, pertimbangkan kondisi keuangan Anda. Gadget baru mungkin tampak penting (misalnya untuk komunikasi dengan keluarga), namun menambah utang berarti total biaya yang lebih tinggi karena bunga.
Jika rumah tangga Anda sudah memiliki utang (cicilan kendaraan, KPR, atau pinjaman lain), logikanya lebih bijak melunasi utang-utang tersebut terlebih dahulu.
Melunasi utang lama (terutama yang bunga tinggi) tidak hanya mengurangi beban di masa datang, tetapi juga memutus kemungkinan gali lobang tutup lobang.
Misalnya, alihkan dana yang ada pada pembelian gadget ke pelunasan kartu kredit atau pinjaman online dengan bunga tinggi.
Sebaliknya, jika kebutuhan gadget sangat mendesak, usahakan menggunakan uang tunai atau cicilan jangka pendek tanpa bunga. Intinya, belilah hanya jika benar-benar perlu dan Anda sudah siap secara keuangan.
Tips Menghindari Cicilan Baru
- Buat anggaran Ramadhan yang rinci.
Pastikan Anda sudah mengalokasikan dana khusus untuk melunasi utang lama sebelum mempertimbangkan cicilan baru. Jika setelah menutup kewajiban utama uang sisa hampir habis, lebih baik tunda atau batalkan pembelian gadget. Konsultan keuangan menekankan bahwa “discipline dalam membuat dan mematuhi anggaran adalah kunci” untuk menjaga stabilitas finansial.
- Prioritaskan bayar utang lama.
Dengan mengurangi utang lama, bunga yang terakumulasi berkurang dan porsi cicilan di masa depan menurun. Investasikan dana tambahan (misalnya THR) untuk melunasi utang lebih awal: misalnya alokasikan sebagian THR ke pembayaran cicilan sehingga beban bunga di bulan-bulan selanjutnya makin ringan.
- Batasi total cicilan maksimal 30% penghasilan.
Cara praktis: pisahkan dana untuk cicilan begitu menerima gaji, lalu gunakan sisanya dengan hati-hati.
- Hindari belanja impulsif saat diskon Ramadan.
OJK dan ahli keuangan mengingatkan pentingnya menahan diri: “lebih utamakan kebutuhan pokok terlebih dahulu dan hindari belanja impulsif” selama Ramadan. Misalnya, tahan diri saat melihat iklan flash sale atau flash deal dan pertimbangkan kembali apakah smartphone baru tersebut benar-benar perlu.
- Gunakan dana cadangan atau bonus dengan bijak.
Selain itu, usahakan memiliki cadangan dana darurat (minimal 3–6 bulan pengeluaran) agar kebutuhan mendesak tidak memaksa Anda mengambil utang baru.
- Manfaatkan promo secara cermat.
Gunakan promo hanya pada barang kebutuhan yang memang telah direncanakan. Dengan begitu, diskon atau cashback benar-benar mengurangi beban pengeluaran rutin, bukan mengundang utang baru.

Kunci menghindari siklus utang baru jelang Lebaran adalah disiplin dan perencanaan keuangan yang matang. Meskipun banyak promo gadget menggoda, ingatlah bahwa menambah cicilan berarti mengikat diri pada utang konsumtif dan bunga di masa depan. Sebaiknya prioritaskan menutup utang lama terlebih dahulu dan hanya membeli gadget baru bila kebutuhan memang mendesak.
Susun anggaran yang detail, batasi total cicilan (misalnya maksimal 30% gaji), dan tahan diri dari belanja impulsif meski diskon menjebak. Dengan strategi seperti ini mengalokasikan THR untuk utang dan mengelola pengeluaran secara bijak keuangan keluarga dapat tetap sehat selama Ramadan dan Lebaran.
Kelola utang dengan bijak, utamakan lunas utang lama; gadget baru boleh, asal tidak menambah beban cicilan yang merugikan.
Baca Juga: Strategi Bijak Agar Uang THR Berdampak Lebih Lama
Jika Anda masih mempunyai pertanyaan yang lain, jangan ragu silahkan berkonsultasi dengan yang Ahlinya di Fitur Tanya Ahli untuk mendapatkan saran yang tepat. Daftar kan diri Anda segera dan Login di Daya.id untuk mendapatkan infomasi dan tips-tips yang bermanfaat secara gratis.
Sumber:
Berbagai sumber
Berikan Pendapat Anda