Informasi Artikel

Penulis Artikel

Jenny Amanda

Mengapa anggaran rumah tangga perlu dibuat sederhana? Karena nyatanya sebagian orang gagal membuat atau menjalankan anggaran bukan karena tidak tahu caranya, tetapi karena sistemnya terlalu rumit dan akhirnya ditinggalkan. Maka itu, mulailah dari sistem yang paling mungkin Anda jalankan tiap bulan, bukan yang terlihat paling sempurna. 

OJK menekankan bahwa pemahaman aspek finansial dalam rumah tangga itu esensial, dan keluarga perlu memahami prinsip pengelolaan keuangan yang baik serta sederhana.

Baca Juga: Tiga Tujuan Keuangan Utama Dalam Perencanaan Keuangan Keluarga 

Sebuah studi di Surabaya menemukan sikap keuangan berpengaruh positif terhadap perencanaan keuangan keluarga. Ini berarti kebiasaan, seperti menahan godaan belanja dan mematuhi batas, sering lebih menentukan daripada rumus anggaran. Karena itu, pilih sistem yang mudah dilakukan dan konsisten. 

Anggaran juga berfungsi sebagai pagar terhadap utang. Indikator kesehatan keuangan mencakup cicilan utang maksimal 30% dari penghasilan dan rasio likuiditas: aset lancar idealnya minimal 3 kali pengeluaran bulanan. Patokan ini membantu keluarga menahan cicilan berlebihan dan tetap punya bantalan saat ada kejadian mendadak. Hindari berutang untuk keinginan yang kurang penting karena dapat membuat kondisi keuangan keluarga terpuruk.

 

Langkah Menyusun Anggaran dari Nol

Mulailah dari data, bukan tebakan. Catat semua sumber pemasukan (gaji, bonus, penghasilan sampingan, pemasukan pasangan) agar gambaran keuangan lengkap. Jika penghasilan tidak menentu, gunakan perkiraan terendah dari pendapatan yang biasa diterima supaya anggaran tetap aman ketika pemasukan turun.

Langkah praktisnya: 

  1. Kumpulkan data 1–3 bulan dari mutasi rekening, tagihan, dan nota belanja untuk melihat pola.
  2. Kelompokkan pengeluaran (tetap, variabel, tidak rutin) agar Anda tahu pos mana yang bisa “ditahan”.
  3. Tetapkan plafon per pos dan buat kolom “anggaran vs aktual” agar evaluasi tidak asal kira-kira.
  4. Review bulanan bersama pasangan; ubah plafon berdasar data, bukan emosi.

Jangan remehkan pengeluaran kecil; jika tidak dicatat, ia menumpuk. Pilih media yang paling mudah diperbarui harian. Jika Anda sering lupa, pasang waktu tetap (misalnya tiap malam) untuk update.

Template paling sederhana (buku kas atau spreadsheet):

  • Tanggal
  • Pemasukan
  • Pengeluaran
  • Kategori
  • Catatan
  • Anggaran (opsional)
  • Selisih (opsional)


 

Patokan Alokasi yang Mudah Dipakai

Sebagai titik awal, Anda bisa memakai aturan 50/30/20: 

  • Kebutuhan 50%, 
  • Keinginan 30%, 
  • Tabungan/investasi 20%. 

Metode ini cocok sebagai “starter” karena mudah dibaca dan cepat dievaluasi setelah sebulan berjalan. Jika komposisinya belum ideal, lakukan koreksi bertahap, bukan perubahan ekstrem.

OJK memberi rambu prioritas berbeda: sekitar 10% dana sosial, minimal 20% investasi, maksimal 30% cicilan utang, dan sisa sekitar 40% untuk kebutuhan sehari-hari. Prinsip pentingnya: “sisihkan dalam anggaran” lebih baik daripada berharap ada sisa di akhir bulan.

Jika membangun dana darurat 3 bulan terasa berat, mulai bertahap, misalnya target 1 bulan dulu, sambil menjaga rasio cicilan. Sebagai rambu, ukuran likuiditas minimal 3x pengeluaran bulanan, dan beberapa panduan praktis menyarankan 3–6 bulan pengeluaran. Simpan dana darurat di pos terpisah agar tidak mudah terpakai untuk keinginan.

 

Metode Manual dan Kapan Dipakai

Pencatatan bisa dilakukan dengan buku catatan keuangan atau spreadsheet; intinya konsisten mencatat transaksi. Coba lakukan pemisahan pos—rekening berbeda atau amplop khusus serta evaluasi di akhir bulan. 

Untuk keluarga yang ingin perhitungan otomatis, panduan Excel menjelaskan spreadsheet membantu melacak anggaran bulanan, menghitung selisih otomatis, dan membandingkan biaya perkiraan dengan biaya aktual.

Biasakan update mingguan/bulanan dan audit rutin setelah catatan stabil. Audit setelah konsisten minimal 3 bulan, lalu tiap 1–2 bulan. Jadwalkan audit di tanggal tetap agar tidak terlewat.

 

Contoh Anggaran Keluarga Berpenghasilan Campuran

Misal keluarga A punya gaji tetap Rp6.000.000 dan pendapatan tambahan rata-rata Rp1.500.000, tetapi tidak selalu ada. Mereka memakai Rp6.000.000 sebagai dasar anggaran agar aman saat pemasukan turun. Konsepnya: cicilan maksimal 30% (Rp1.800.000), tabungan/investasi minimal 10% (Rp600.000), lalu sisanya dibagi ke kebutuhan harian, sosial, dan hiburan.

Baca Juga: Tips Mengatur Gaji Bulanan, Hadapi Tantangan Gaya Hidup Konsumtif

Contoh pembagian: 

  • Kebutuhan harian Rp3.000.000, 
  • Dana sosial Rp300.000, 
  • Hiburan Rp300.000 (total Rp6.000.000). 

Saat pendapatan tambahan Rp1.500.000 masuk, jangan menaikkan gaya hidup; bagi Rp1.050.000 untuk dana darurat/tujuan dan Rp450.000 untuk pos tidak rutin, seperti servis kendaraan atau perlengkapan sekolah. Jika bulan berikutnya tidak ada tambahan, anggaran tetap berjalan tanpa harus berutang.
 
Anggaran rumah tangga sederhana dibangun dari kebiasaan mencatat, membatasi, dan mengevaluasi. Kumpulkan data, tetapkan plafon, lalu bandingkan target dengan realisasi setiap bulan. Untuk penghasilan campuran, gunakan angka konservatif sebagai dasar dan pakai surplus untuk memperkuat dana darurat, tabungan, atau pelunasan utang.

Jika Anda masih mempunyai pertanyaan yang lain, jangan ragu silahkan berkonsultasi dengan yang Ahlinya di Fitur Tanya Ahli untuk mendapatkan saran yang tepat. Daftarkan diri Anda segera dan login di Daya.id untuk mendapatkan infomasi dan tips-tips yang bermanfaat secara gratis.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Artikel Terkait

Artikel Ahli
4.9
Pengelolaan Dasar

Sinking Fund, Pengeluaran Besar Tahunan yang Perlu Direncanakan

15 Februari 2024

Artikel Ahli
5.0
Pengelolaan Dasar

Liburan Akhir Tahun Menyenangkan Tanpa Membuat Keuangan Berantakan

11 Desember 2025

Artikel Ahli
5.0
Pengelolaan Dasar

Fenomena Job Hugging, Dampaknya Secara Mental Dan Finansial

22 November 2025

5.0
Pengelolaan Dasar

Tips Membuat Anggaran Pengeluaran dengan Aplikasi Pencatatan Keuangan

21 April 2026

Berikan Pendapat Anda

3 dari 5 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS