Dirilis

09 Agustus 2023

Penulis

Joshua Agustinus Panggabean

“Wah, ada tas ransel bagus banget lagi diskon, sisa satu. Kebetulan, tas yang biasanya juga sudah rusak. Eh, tapi tanggal tua, belum ada dana yang bisa dipakai untuk beli-beli barang. Hmmm, gimana ya enaknya? Pakai uang makan? Pinjam teman?”  

Anda mungkin pernah menjumpai situasi yang digambarkan dengan narasi di atas. Di saat Anda butuh sesuatu yang penting, namun uang Anda sudah masuk ke tabungan serta sisa untuk kebutuhan sehari-hari. Kira-kira, solusi apa yang Anda ambil? Salah satunya adalah dengan PayLater

Baca Juga: Tips Merencanakan Dana Darurat untuk Pemula  

 

Apa itu PayLater 

PayLater sebenarnya bisa merujuk pada dua hal, yaitu pertama, metode pembayaran yang memungkinkan pengguna untuk membayar nanti dalam kurun waktu tertentu. Atau bisa merujuk pada peron atau platform teknologi finansial (fintech) yang menyediakan layanan kredit instan atau cicilan kartu kredit. Kali ini, kita akan mengupas sisi PayLater sebagai metode pembayaran yang ternyata bisa sangat berguna bagi Anda, jika tahu kiat-kiatnya!

Metode pembayaran PayLater mendapat perhatian sejak 2019, dan terus meningkat hingga saat ini. Bagi beberapa orang, PayLater sudah menjadi metode pembelian utama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sistem ini juga semakin menjamur, fleksibel, dan mudah digunakan oleh siapa saja. 

Memang apa sih kegunaan dari PayLater? Bedanya dengan kartu kredit atau pinjaman lain apa?

Selain PayLater memungkinkan Anda untuk membeli sesuatu tanpa harus membayar tunai di waktu yang sama, pengajuan PayLater relatif lebih mudah dibandingkan sistem pinjaman lainnya seperti kartu kredit atau pinjaman online (pinjol). Pengajuan PayLater biasanya dapat dilakukan sepenuhnya secara digital, dan hanya perlu mengirimkan dokumen data diri seperti KTP untuk keperluan verifikasi. 

Perbedaan signifikan lainnya terletak pada mekanisme bunga dan pembayaran kembali uang yang dipakai. Pada kartu kredit, Anda akan dikenai bunga atas saldo utang jika tidak membayar seluruh tagihan pada tenggat pembayaran. Selain itu, kartu kredit mengenakan biaya lainnya seperti biaya tahunan, biaya penarikan tunai, biaya perlindungan kartu, dan lain-lain. 

Mayoritas fitur PayLater menawarkan mekanisme yang relatif lebih fleksibel, seperti bunga rendah (bahkan sebagian nihil bunga selama dibayarkan tepat waktu), serta biaya bulanan yang lebih kecil. Namun, perlu diketahui bahwa beberapa sistem PayLater biasanya perlu dibayarkan kembali secara penuh. Misalnya, jika Anda menggunakan Rp500 ribu dengan PayLater, maka periode selanjutnya Anda perlu membayar Rp500 ribu tersebut sepenuhnya. 

Pastikan Anda membaca dan memahami betul mekanisme dan sistem pembayaran PayLater pilihan Anda, mulai dari tenor cicilan, tenggat pembayaran, biaya tambahan dan lain-lain! 

Baca Juga : Bagaimana Cara Melakukan Evaluasi Keuangan?

Wah, terdengar sangat menarik. Ada hal lain yang perlu saya perhatikan dalam menggunakan PayLater?

Berbicara mengenai keuangan, tentu perlu mencakup aspek risikonya juga. Jika Anda tertarik untuk mengajukan dan menggunakan PayLater, penting untuk membaca rambu-rambunya dengan baik untuk menjaga kesehatan finansial Anda. 

Satu hal yang penting untuk diingat adalah uang dan limit yang Anda miliki di PayLater sebenarnya bukanlah uang yang Anda punya. Angka tersebut sebenarnya hanya merupakan potensi sumber dana yang bisa Anda miliki jika Anda meminjamnya, tentu dengan biaya tambahan. Kemudahan dan fleksibilitas sistem PayLater kadang cenderung memberikan kesan bahwa uang tersebut merupakan milik Anda.  

Jika penghasilan Anda berada di bawah jumlah kebutuhan dan utang Anda, maka sistem “gali lubang tutup lubang” akan menjadi realitas yang sangat mungkin terjadi. Dalam rumus perencanaan keuangan, jumlah rasio utang yang baik berada di bawah 30% dari pendapatan per bulan. 

Misalnya Anda memiliki penghasilan per bulan sebesar Rp10 juta. Maka idealnya biaya PayLater dan utang-utang lain yang Anda harus bayar per bulannya tidak lebih dari 3 juta. Rule of thumb atau aturan praktis ini bisa membantu memastikan Anda jauh dari “menggali lubang, menutup lubang.” 

Agar rasio utang Anda jatuh di bawah angka 30%, Anda diimbau untuk menggunakan PayLater hanya saat diperlukan. PayLater sebaiknya tidak pernah digunakan kecuali dalam keadaan darurat. 

Dengan kata lain, Anda dapat menggunakannya untuk membeli sesuatu yang benar-benar tidak bisa ditunda, bukan sesuatu yang Anda inginkan. Perencanaan keuangan yang baik dan realistis dapat membantu Anda mendukung sikap ini agar kondisi finansial tetap stabil.

Baca Juga: I’m Not Crazy Rich! Ini Cara Mengevaluasi Keuangan Pribadi Untuk Meningkatkan Kekayaan

Baik, masuk akal. Apakah ada lagi tips untuk menggunakan PayLater?

Hal terakhir yang perlu diingat dan tidak kalah penting adalah dari sisi penyedia layanan! Di luar sana, terdapat banyak sekali entitas fintech yang menyediakan layanan PayLater. Ibaratnya, halaman artikel ini saja tidak cukup untuk menulis satu persatu. Namun, tentu saja yang kredibel dan terpercaya hanya ada sedikit. Kiat paling mudah untuk menentukan kredibilitas dan akuntabilitas penyedia PayLater adalah mengecek apakah mereka sudah legal dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau belum. 

Salah satu PayLater yang sudah terdaftar di OJK dan menawarkan beberapa jenis kemudahan bertransaksi adalah Jenius. PayLater di Jenius dapat digunakan langsung dari aplikasi Jenius, dan mendukung transaksi di merchant QRIS dengan biaya terjangkau tanpa bunga. Selain Jenius, terdapat beberapa PayLater lain seperti Shopee PayLater, GoJek PayLater, Kredivo PayLater, dan lain-lain dengan fitur yang berbeda-beda. Pastikan Anda memahami betul perbedaannya ya! 

PayLater adalah metode pembayaran yang dapat memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi pengguna, terutama dalam memenuhi kebutuhan mendesak tanpa harus membayar tunai secara langsung. Namun, penting untuk memahami dan mematuhi mekanisme pembayaran, menghindari utang yang berlebihan, dan menggunakannya hanya dalam keadaan darurat. Pastikan juga memilih penyedia layanan PayLater yang kredibel dan terdaftar di OJK. PayLater dapat menjadi alat yang berguna jika digunakan secara bijaksana dalam perencanaan keuangan Anda. Jenius merupakan salah satu penyedia PayLater yang terpercaya dan memberikan beberapa jenis kemudahan bertransaksi dengan biaya terjangkau. 

Jika Anda butuh saran lebih lanjut, silakan ke Tanya Ahli ya. Daftarkan dulu diri Anda untuk akses penuh di Daya.id.

Sumber:

Berbagai sumber

Foto : freepik.com

Penilaian :

5.0

7 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

M yusuf hutasuhut

10 Agustus 2023

👍👍👍

Balas

. 0

Anaf setyo radite

10 Agustus 2023

Bermanfaat

Balas

. 0

Ferri kurniawan

10 Agustus 2023

👍

Balas

. 0

Marini

10 Agustus 2023

💪

Balas

. 0

Marini

10 Agustus 2023

💪

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Dian Savitri

Perencana Keuangan Pribadi

1 dari 10 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS