Dirilis

21 Juni 2019

Penulis

Tim Daya Tumbuh usaha

Bisnis buket bunga sedang berkembang di kota-kota besar Indonesia dan sedang diminati oleh banyak orang. Makanya bisnis ini telah menjadi bisnis yang menjanjikan. Untuk kaum wanita yang sedang bingung mencari peluang bisnis, namun ingin mengerjakan bisnis dengan mudah serta bisa dijalankan di rumah, maka bisnis buket bunga ini dapat menjadi pilihan tepat dalam memulai bisnis Anda.

Walaupun tingkat resiko yang ada pada bisnis buket bunga ini cukup tinggi, dikarenakan bunga merupakan benda hidup yang lama-kelamaan bila didiamkan akan cepat layu dan mati. Namun bila mampu mencoba dan belajar dalam menjalankan usaha bunga ini dengan baik dan benar maka resiko tersebut bisa diminimalkan.

Agar Anda sukses menjalankan bisnis ini, berikut di bawah ini beberapa tips yang bisa diterapkan dalam memulai bisnis buket bunga.

1. Tentukan Target Pasar
Target pasar Anda adalah orang-orang yang membutuhkan buket bunga untuk mengucapkan rasa selamat atau bela sungkawa, acara-acara pernikahan, kematian, wisuda dan lain sebagainya. Dari segi kelas ekonomi, rata-rata yang membeli buket bunga adalah kelas ekonomi menengah ke atas. Kelas ekonomi tersebut tidak sensitif terhadap harga. Apabila memiliki produk berkualitas dan dapat dipercaya, konsumen juga dapat menjadi pelanggan setia Anda.

2. Tentukan Lokasi yang Tepat
Bisnis buket bunga cocok dijalankan di perkotaan yang padat dengan aktivitas. Kota besar merupakan pusat dari kegiatan-kegiatan seperti pernikahan, kematian, wisuda dan lain sebagainya. Kenapa tidak di kota kecil? Kota kecil mungkin juga memiliki kegiatan-kegiatan yang sama seperti kota besar. Namun masyarakat, di perkotaan kecil masih sangat sedikit memanfaatkan buket bunga untuk mengucapkan selamat atau bela sungkawa. Dalam kata lain, di perkotaan kecil permintaan akan buket bunga masih sedikit. Selain itu, pola kegiatan di perkotaan kecil tidak sepadat di kota besar.

Apabila Anda berencana mendirikan toko bunga tempat yang tepat adalah wilayah strategi yang banyak dilalui orang, sehingga toko bunga bisa diketahui banyak orang. Beberapa tempat yang tepat seperti, dekat jalan raya, pusat pemberlanjaan, tempat ibadah, krematorium, kuburan, atau kampus. Jadi, pilihlah kota besar untuk menjalankan usaha buket bunga Anda.

3. Kerjasama dengan Pemasok Bunga
Kerjasama merupakan hal yang penting dalam menjalankan bisnis, Anda harus menemukan pemasok bunga agar usaha dapat berjalan. Hal itu dikarenakan, tidak mungkin untuk menyediakan bunga sendiri dengan menanamnya, hal itu sangat tidak efisien untuk dilakukan.

Sebelum bekerjasama dengan pemasok bunga, lakukanlah survei terlebih dahulu untuk menentukan pemasok bunga Anda. Jangan asal memilih pemasok, apabila dari pemasok mendapatkan kualitas bunga yang buruk akan berdampak pada usaha Anda. Carilah pemasok yang menyediakan bunga dengan kualitas baik. Mungkin Anda dapat menanyakan mengenai pemasok kepada pelaku usaha yang terlebih dahulu memulai usaha buket bunga untuk menemukan pemasok bunga yang berkualitas.

Jika telah menemukan pemasok tersebut, jadikanlah mereka sebagai mitra Anda. Jalin kerjasama dan sampaikan bahwa Anda ingin mereka menjadi pemasok utama untuk usaha karangan bunga.

4. Sediakan Jasa Antar
Pemilik bisnis bunga dituntut untuk mengantar pesanan buket yang dipesan oleh pelanggan. Jasa pengiriman buket bunga merupakan pelayanan yang harus Anda perhatikan dengan sangat ketat. Jika Anda, menggunakan bantuan karyawan dalam pengantaran buket maka Anda selaku pemilik usaha harus menekankan kepada karyawan pentingnya ketepatan waktu.

Selain itu, selaku pemilik usaha juga sebaiknya mengetahui lalu lintas tempat Anda menjalankan usaha. Pahami jam-jam sibuk yang berpotensi mengalami kemacetan. Sebagai cara alternatif, Anda dapat mencari jalan-jalan lain yang bisa Anda lalui untuk mencapai pelanggan.

5. Penambahan Karyawan
Menambah karyawan dalam kegiatan bisnis dapat membantu meringankan beban Anda dalam menjalankan bisnis. Namun, sebelum menambah karyawan pastikan terlebih dahulu bahwa keuntungan usaha Anda telah menutupi beban atau biaya operasional termasuk gaji karyawan.

Usaha buket bunga membutuhkan beberapa karyawan seperti orang yang bertugas mengantarkan pesanan bunga kepada pelanggan, untuk merekrut karyawan ini Anda perlu berhati-hati karena akan membawa alat kendaraan usaha Anda.

Selain itu, Anda membutuhkan karyawan yang dapat merangkai buket bunga. Karyawan tersebut sebaiknya memiliki keterampilan, akan tetapi sebelum Anda menugaskan karyawan tersebut langsung untuk membat pesanan, Anda perlu melatih mereka terlebih dahulu.

Nah, Anda dapat menerapkan tips-tips di atas dalam membangun usaha buket bunga. Semangat berwirausaha.

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

5.0

2 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Ari Handojo

Business Coach

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS