Dirilis

09 Juli 2019

Penulis

Tim Daya Tumbuh Usaha

Brand awareness (kesadaran merek) adalah kemampuan konsumen dalam mengenali atau mengingat sebuah merek bisnis, termasuk nama, logo, dan slogan-slogan. Brand diyakini memiliki pengaruh yang besar terhadap kesuksesan bisnis dalam jangka panjang. Nama brand yang bagus akan melekat kuat di benak masyarakat sehingga dapat mempengaruhi keputusan mereka untuk melakukan pembelian barang.

Ingin brand bisnis Anda dikenal masyarakat? Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membangun brand awareness:

1. Promosi di Media Sosial
Media sosial merupakan bagian penting dari strategi pemasaran sebuah brand. Media sosial dapat menghubungkan usaha Anda dengan calon konsumen secara langsung. Media sosial juga bisa menjadi tempat memantau reaksi dan respon konsumen terhadap produk yang ditawarkan, sehingga dapat membantu Anda menyusun strategi promosi.

Anda harus menyusun strategi secara tepat. Misalnya, Anda memiliki produk baru yang ingin ditawarkan ke konsumen. Coba ambil foto yang menarik, lalu atur agar produk yang Anda unggah ke media sosial tampil pada waktu yang tepat. Seperti pada saat jam makan siang, karena pada waktu tersebut banyak orang yang sedang beristirahat dan memainkan akun media sosialnya.

Selain mengunggah produk, Anda dapat membangun interaksi dengan cara merespon para calon konsumen apabila mereka mengajukan pertanyaan di kolom komentar ataupun memberikan pesan secara langsung.
Anda juga bisa mengamati, meniru, dan memodifikasi pola promosi yang dilakukan para pelaku usaha lain.
Misalnya, produk fesyen dengan brand Callanda Hijab dan Vanilla Hijab berikut ini.



 

Media sosial Callanda Hijab dan Vanilla Hijab rutin posting contoh produk, dan berkomunikasi langsung dengan pelanggan di instagram. Selain itu kedua online shop ini kerap kali memberikan diskon pada saat hari-hari besar.

2. Menjalankan Content Marketing
Setelah membuat media sosial untuk kegiatan brand awareness, Anda harus memperhatikan konten yang akan dibuat. Konten adalah informasi yang tersedia melalui media atau produk elektronik.

Perlu diingat bahwa content marketing bertujuan untuk memberikan informasi kepada pengguna, bukan sekadar untuk menjual barang atau jasa. Content marketing yang dimaksud di sini adalah konten yang positif dan informatif, berisi keterangan mengenai keunggulan produk, dan informasi produk yang dijual secara detail. Misalnya untuk jenis produk pakaian, Anda dapat mencantumkan bahan kain, ukuran, warna, dan harga. Apabila ada yang rusak, Anda perlu menjelaskannya. Selain itu, apabila ada promosi, Anda juga dapat menjelaskannya.

Seperti contoh di bawah ini:



Callanda Hijab dan Vanilla Hijab merupakan salah satu merek yang menjual produk fesyen untuk kaum muslimah. Kedua pelaku bisnis ini menjual produknya melalui media sosial seperti Instagram. Selain itu mereka juga menjual melalui marketplace dan website sendiri. Konten yang ditawarkan berupa informasi detail mengenai produk-produk baru berserta dengan harganya. Selain itu, ada juga informasi mengenai promosi-promosi yang sedang berlangsung.

3. Bekerjasama dengan Influencer
Influencer marketing merupakan strategi pemasaran yang dilakukan dengan bantuan influencer (orang berpengaruh, seperti selebgram). Strategi ini biasanya dilakukan di media sosial seperti Instagram, Facebook, Youtube, blog dan lain sebagainya.

Influencer sendiri adalah orang yang dianggap memiliki kemampuan kuat untuk mempengaruhi, serta disukai dan dipercaya oleh pengikutnya. Apa yang mereka sampaikan dan lakukan bisa mempengaruhi para pengikut untuk mencoba bahkan membeli produk tertentu.

Saat ini, banyak usaha yang memanfaatkan influencer untuk membantu mereka dalam meningkatkan brand awareness, mencapai target konsumen, ataupun memperkenalkan produk.

Di Indonesia sendiri juga banyak sekali influencer yang dapat membantu Anda mempromosikan produk, seperti Rachel Venya, Atta Halilintar, Abel Cantika, Awkarin, Hamidah, Jennahara, Ayana, dan lain sebagainya. Setiap influencer memiliki tarif harga yang berbeda-beda, sesuai dengan jumlah followers, jenis produk, dan bagaimana cara mereka mempromosikan.

Sebagai contoh, Callanda Hijab dan Vanilla Hijab, keduanya bekerjasama dengan hijaber influencer yang saat ini sedang terkenal.



 

Jangan lupa Anda terapkan ya, agar brand yang Anda miliki dapat dikenal oleh masyarakat luas.

Sumber:

Arie Handojo

Penilaian :

4.0

1 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Rudi haryono

17 Januari 2023

👍

Balas

. 0

Rudi haryono

18 Desember 2022

Mantap

Balas

. 0

TA Herly Marwanto

30 Desember 2020

akan saya terapkan di bisnis digital saya

Balas

. 0

indrabk

15 Juli 2019

Bagus nih idenya, cara hitung biaya promosinya ada kah?

Balas

. 0

adhiyat thoriq

12 Juli 2019

kerenn

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Ari Handojo

Business Coach

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS