Dirilis

12 Juli 2019

Penulis

Tim Daya Tumbuh Usaha

Meskipun tampak mudah untuk dijalankan, sebenarnya bisnis online memiliki tantangan tersendiri. Dengan kian banyaknya toko online, persaingan antar toko semakin ketat. Yang satu menawarkan diskon, yang lain menawarkan cashback. Akibatnya loyalitas pembeli bisa semakin rendah, tergantung siapa yang lebih menggoda.

Kalau begitu, sebagai pelaku bisnis online, apa yang bisa Anda lakukan?

Anda harus mengubah pembeli tidak hanya membeli tetapi harus menjadi pelanggan, dan lalu pertahankan mereka. Kenapa? karena mempertahankan pelanggan bisa lebih menguntungkan dibanding mendapatkan pembeli baru. Pelanggan akan berbelanja di toko Anda, lagi, lagi, dan lagi. Sementara pembeli baru belum tentu kembali di kemudian hari.

Tentunya sebagai pebisnis online, Anda pasti ingin memiliki pelanggan yang dapat terus memberikan keuntungan bukan? Nah, untuk mencapai tahap tersebut, berikut ini strategi yang dapat digunakan untuk menarik pelanggan kembali ke toko online Anda :

1. Cepat dan Bersahabat Menjawab Pertanyaan Pembeli
Sebagai pemilik toko online, Anda perlu memperhitungkan kecepatan dalam merespon pertanyaan calon pembeli, terkait dengan produk yang Anda jual. Pastikan juga Anda menggunakan bahasa yang ramah.

Misalnya, setelah pembeli melakukan pembayaran, ia minta barang segera dikirimkan. Anda bisa menjawab, “Baik Kak, kami usahakan segera dikirimkan.” Atau, jika tidak bisa, berikan solusi alternatif yang lebih baik seperti, “Mohon maaf Kak, waktu pengiriman hari ini hanya sampai pukul 16:00 WIB. Jadi barang baru bisa kami kirim besok ya Kak, karena sudah melebihi waktu pengiriman. Mohon maaf sebelumnya dan terima kasih.”

Teknik komunikasi responsif dan bersahabat adalah kunci untuk menciptakan kesan pertama yang baik di mata pelanggan. Manfaatnya Anda akan mendapatkan reputasi atau penilaian yang baik. Semakin cepat Anda menjawab pertanyaan calon pembeli, semakin cepat pula transaksi terjadi.

2. Cepat dalam Pengiriman Barang
Kecepatan pengiriman pesanan menjadi hal yang penting untuk pembeli. Jika ada pesanan masuk, pastikan Anda segera mengemas produk dengan baik dan melakukan pengiriman.

Karena beberapa e-commerce menyediakan fitur penilaian bagi seller. Misalkan Anda berjualan di e-commerce seperti Tokopedia. Untuk mendapatkan poin tertinggi, Anda dianjurkan meng-input nomor resi dalam jangka waktu 1×10 jam (pengiriman konvensional) dan 1,5 jam (instant courier) sejak pembayaran dikonfirmasi. Jangan sampai skor performa toko-mu turun karena terlambat input nomor resi! Waktu maksimal input nomor resi adalah 1×24 jam (pengiriman konvensional) dan 12 jam (instant courier) setelah pembayaran pembeli terkonfirmasi.

3. Jaga Kualitas Produk dalam Proses Pengiriman
Sebelum melakukan pengiriman, selalu pastikan produk Anda masih dalam keadaan baik dan tidak ada cacat sedikit pun. Setelah itu, pastikan juga Anda mengemas produk dengan baik dan sesuai dengan kebutuhannya, misalnya, tambahkan extra bubble wrap jika produk yang Anda jual mudah rusak atau pecah. Jangan lupa untuk sisipkan kartu ucapan terima kasih (thank you note).

4. Lakukan Follow-up Setelah Barang Diterima
Lakukan follow-up kepada pembeli setelah pesanan selesai, misalnya, menanyakan pendapat setelah mereka mendapatkan produk Anda.

Manfaat dari tindakan ini adalah:
  • Pelanggan akan ingat Anda jika ada masalah dengan pesanan mereka, sehingga Anda dapat menyelesaikan masalah tersebut sebelum mereka meninggalkan review negatif.
  • Anda bisa meminta pendapat mereka perihal cara untuk meningkatkan pelayanan toko dan melakukan perubahan pada cara pengelolaan toko, untuk mencegah masalah serupa terjadi di lain waktu.
  • Anda mendapat kesempatan untuk meminta pembeli memberikan review positif bagi toko Anda, terlebih jika mereka sangat puas dengan produk dan pelayanan yang Anda berikan.

5. Berikan Penawaran (Promosi) Menarik
Siapa yang tidak suka dengan promosi? Pembeli selalu mencari promosi menarik saat berbelanja. Melalui promosi, Anda dapat menarik perhatian konsumen untuk membeli produk Anda. Buatlah promosi secara berkala namun tidak terus-menerus, untuk menghindari ketergantungan konsumen kepada promosi.

Beberapa contohnya:
a. Pemberian Diskon
Lakukan di waktu tertentu, seperti diskon 50% pada saat Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) tanggal 12 Desember.

b. Pemberian Voucher
Beberapa voucher yang bisa Anda berikan seperti:
•  Voucher Gratis Ongkir (Ongkos Kirim)
Voucher gratis ongkos kirim atau biasa disebut juga free-ongkir, memungkinkan biaya pengiriman produk disubsidi oleh penjual. Jenis voucher ini cocok untuk Anda yang ingin menjangkau pembeli dari berbagai kota di Indonesia, terutama jika produk Anda sangat langka dicari di kota-kota lain. Nilai minimum voucher free-ongkir pun perlu diperhitungkan, misalnya sebesar Rp 5.000,- untuk pembelanjaan minimal Rp 90.000,-

Voucher Cashback
Voucher Cashback memungkinkan pembeli mendapatkan pengembalian dana langsung, yang akan mengurangi jumlah uang yang diterima penjual dengan nominal yang sama. Cocok buat Anda yang ingin mendapatkan pembeli lebih banyak, namun tetap mempertahankan brand image toko dan juga harga.

Melalui voucher cashback Anda bisa memilih bentuk cashback, bisa dalam bentuk persentase (%) ataupun dalam nilai Rupiah (Rp). Tentunya, semakin besar cashback yang diberikan, semakin menarik bagi pembeli. Contohnya voucher cashback 10% bila belanja minimal Rp 200.000,-

6. Beri Perhatian Khusus Kepada Pelanggan
Kita semua pasti senang kalau diingat, begitu juga dengan pelanggan. Cobalah untuk selalu ingat nama dan kesukaan mereka setiap kali pelanggan Anda melakukan pembelian. Manfaatkan setiap transaksi untuk memberikan pendekatan personal kepada pelanggan dan membuat pelanggan Anda merasa dihargai.

Misalnya, setiap di akhir transaksi Anda menyiapkan template ucapan terima kasih kepada pelanggan yang sudah berbelanja di toko dengan menyertakan nama pelanggan. Jika Anda memiliki kesulitan untuk mengingat nama dan kesukaan pelanggan Anda, Anda bisa membaca history chat dengan pelanggan yang sudah pernah melakukan transaksi sebelumnya.

Dengan terjalinnya hubungan baik, maka loyalitas pelanggan akan terjaga. Karena itu pastikan untuk melakukan 6 hal di atas untuk membangun hubungan dengan pelanggan maupun calon pelanggan Anda. Yang mana yang belum Anda lakukan? Yuk, mulai lakukan dari sekarang untuk bisnis yang lebih baik ke depannya.

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

4.7

3 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

indrabk

15 Juli 2019

Bener bangett nih, bisa jd trusted & recommended online seller kalo pelayanannya begini.. doakan sy bs menjalankannya yaa!

Balas

. 0

Lucky Lombu

15 Juli 2019

Menarik

Balas

. 0

Lucky Lombu

15 Juli 2019

Menarik

Balas

. 0

Peni Hidayah

15 Juli 2019

Mantul gaan!!! Thank you for information

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Ari Handojo

Business Coach

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS