Lebaran selalu menjadi momen istimewa bagi masyarakat Indonesia. Selain sebagai hari raya keagamaan, dan waktu yang dinantikan untuk berkumpul bersama keluarga, lebaran juga disebut-sebut sebagai hari raya bagi pedagang lho! Lonjakan konsumsi masyarakat yang sangat tinggi dalam membeli berbagai kebutuhan lebaran disinyalir menyebabkan peningkatan penjualan yang signifikan, makanya, momentum ini membuka peluang besar bagi siapa saja, termasuk Anda, yang ingin kebagian cuan dengan menjalankan bisnis musiman menjelang lebaran.
Anda tertarik ambil bagian dalam berburu cuan di lebaran kali ini? Simak ide bisnis menjelang lebaran berikut ini :
1. Bisnis Kuliner Khas Lebaran
Bisnis makanan masih menjadi primadona di setiap momen menjelang hari raya.
Contoh makanan yang bisa Anda coba jajakan :
- Kue kering (nastar, kastengel, putri salju).
- Makanan berat seperti rendang, opor, dan ketupat.
- Takjil dan minuman segar selama Ramadan.
Lakukan :
Jaga rasa, kebersihan, dan konsistensi. Anda bisa terapkan sistem pre-order, agar tidak perlu menyimpan stok berlebih.
2. Hampers Lebaran
Hampers lebaran sangat diburu karena adanya tradisi saling mengirim hadiah kepada keluarga, rekan kerja, dan relasi bisnis.
Contoh isi hampers yang bisa Anda jajakan :
- Kue dan makanan ringan.
- Produk ibadah.
- Produk unik atau kerajinan lokal.
Lakukan :
Mulai dari skala kecil dengan menyesuaikan modal, bisa juga ajak partner untuk bekerja sama. Misalnya, Anda siapkan isi hampers, partner Anda bagian desain atau hias hampersnya.
3. Busana Muslim dan Perlengkapan Ibadah
Menjelang lebaran, banyak orang membeli baju muslim baru, hijab, mukena, sajadah, dan perlengkapan shalat.
Lakukan :
Alih-alih membeli dalam jumlah tertentu dan menjualnya, Anda bisa mencoba bisnis reseller, dropship untuk meminimalisir stok tidak laku. Tawarkan di marketplace atau media sosial untuk membantu memperluas pasar.
4. Jasa Pendukung Lebaran
Selain produk, beberapa jasa pendukung juga banyak dicari lho! Misalnya :
- Jasa penukaran uang baru
- Jasa kebersihan (laundry atau ART Infal)
- Jasa katering atau pengantaran makanan
- Penyewaan kendaraan untuk mudik
Jasa ini biasanya bermodal kecil tetapi membutuhkan kepercayaan dan jaringan yang mumpuni.
Lakukan :
Mulai dari lingkungan terdekat, cek sekitar Anda. Siapa yang kira-kira menjadi potensial customer.
Menjelang lebaran, terjadi beberapa perubahan perilaku konsumen, kebutuhan meningkat terhadap makanan dan pakaian, serta hadiah yang diberikan kepada kenalan, kerabat, keluarga dalam bentuk hampers atau angpao. Selain itu, adanya THR membuat daya beli naik dan masyarakat lebih berani belanja. Kombinasi ini membuat banyak produk dan jasa menjadi sangat laku, meskipun hanya dalam waktu beberapa minggu.
Belajar dari mereka yang punya bisnis paling diburu menjelang lebaran
Untuk lebih memotivasi Anda memulai bisnis musiman menjelang lebaran, berikut beberapa contoh bisnis yang sukses diburu pelanggan menjelang lebaran :
1. Ina Cookies – Fokus Konsistensi dan Inovasi
Ina Cookies awalnya hanya memanfaatkan momen lebaran untuk menjual kue kering, kini menjadi bisnis yang “panen” setiap lebaran.
Yang mereka lakukan :
- Varian produk banyak, tidak hanya kue standar.
- Konsistensi kualitas rasa, sehingga pelanggan kembali setiap tahun.
- Berani berinovasi, misalnya menghadirkan kue dengan bahan unik.
Pelajaran:
Jangan hanya ikut ramai, tapi bangun kualitas agar pelanggan loyal.
2. UMKM Hampers Kreatif – Tidak Terjebak Kue Kering
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, selain kue kering, hampers menjadi salah satu item yang dicari menjelang lebaran.
Yang mereka lakukan :
- Isi hampers yang unik, misalnya dessert modern, makanan unik, atau produk rumah tangga.
- Mengemas hampers secara estetis dan tematik.
- Menyediakan berbagai pilihan harga, dari terjangkau hingga premium.
Pelajaran:
Jangan hanya menjual “produk”, melainkan menjual pengalaman dan kesan kepada pemberi maupun penerima hadiah.
3. Bisnis Kue Rumahan – Mengandalkan Pre-Order dan Rekomendasi
Tidak hanya kue kering, kue-kue lainnya juga punya peluang cuan di momen lebaran. Misalnya lapis legit, bika ambon, puding, bolu gulung dan sebagainya. Kalau Anda punya keahlian membuat kue, sepertinya cocok nih!
Lakukan:
- Menjual berdasarkan pesanan, bukan stok.
- Mengandalkan testimoni pelanggan lama.
- Fokus pada rasa dan pelayanan, bukan sekadar harga murah.
Pelajaran :
Jangan hanya kejar volume besar tanpa control, pastikan kepercayaan pelanggan terjaga dalam setiap pesanan. Misalnya pastikan kualitas dan rasa kue konsisten, dan tepat waktu diterima pelanggan.
Bagaimana, sudah semakin yakin memulai bisnis musiman menjelang lebaran dari sekarang? Berikut rangkuman hal-hal yang perlu Anda lakukan agar apapun bisnis yang Anda lakukan bertabur cuan :
- Mulai lebih awal, idealnya 3–4 minggu sebelum Lebaran.
- Hitung modal dengan realistis, jangan tergoda stok berlebihan.
- Buat pilihan paket, agar konsumen mudah memilih.
- Promosi konsisten, meski sederhana, asal rutin.
- Tidak hanya ikut tren, tapi menawarkan nilai tambah.
- Mengemas produk dengan baik, karena tampilan sangat penting menjelang Lebaran.
- Menggunakan sistem pre-order untuk menekan risiko.
- Memanfaatkan media sosial dan marketplace untuk promosi.
- Menjaga kualitas dan ketepatan waktu, karena Lebaran tidak bisa ditunda.
- Bisnis yang sukses bukan hanya karena produknya dibutuhkan, tetapi karena cara menjalankannya lebih rapi dan berbeda.
- Evaluasi setelah Lebaran, untuk persiapan tahun berikutnya.
Jangan ragu mulai bisnis musiman menjelang lebaran, meski disebut musiman alias hanya sementara, kalua Anda lakukan dengan baik bisa kok menjadi bisnis berkelanjutan. Setidaknya, Anda bisa melakukannya lagi tahun depan.
Masih ada yang pertanyaan? Diskusikan dengan ahli keuangan kami di kolom Tanya Ahli! Daftarkan juga diri Anda di daya.id untuk mengetahui berbagai tips dan info menarik lainnya.
Sumber:
Berbagai sumber
Berikan Pendapat Anda