Dalam beberapa waktu terakhir, tidak sedikit pekerja di Indonesia yang harus menghadapi pemutusan hubungan kerja (PHK). Bahkan, risiko serupa masih membayangi sebagian pekerja lainnya. Kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih menuntut setiap individu untuk lebih waspada dan adaptif.
Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi risiko tersebut? Salah satu langkah yang bisa diambil adalah menyiapkan sumber pendapatan alternatif. Artikel ini mengajak Anda untuk berpikir lebih preventif (antisipatif) sekaligus kuratif (solutif) dalam menghadapi situasi ekonomi yang menantang. Salah satu pilihan yang cukup relevan saat ini adalah menjadi affiliate marketer.
Baca juga : Peluang bisnis online modal kecil profit tinggi di Indonesia

Mengapa Affiliate Marketing Layak Dicoba?
Affiliate marketing atau pemasaran afiliasi merupakan salah satu cara menghasilkan uang secara daring dengan memanfaatkan media digital dan jejaring sosial yang Anda miliki. Orang yang menjalankan aktivitas ini disebut affiliate marketer atau afiliator.
Berikut beberapa alasan mengapa affiliate marketing cocok dijadikan sumber pendapatan alternatif, terutama di masa krisis.
Modal Relatif Kecil
Affiliate marketing tidak membutuhkan modal besar. Anda tidak perlu menyewa ruko, menyimpan stok barang, atau mengeluarkan biaya produksi. Bahkan, Anda juga tidak perlu mengurus proses pengemasan dan pengiriman barang.
Di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi, model bisnis ini menjadi solusi yang relatif aman karena minim risiko finansial.
Fleksibel dan Bisa Dikerjakan dari Mana Saja
Bagi Anda yang sudah merasakan kenyamanan bekerja dari rumah (work from home), menjadi affiliate marketer memungkinkan fleksibilitas waktu dan tempat kerja. Aktivitas ini bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, menyesuaikan dengan jadwal dan kesibukan Anda.
Baik karyawan, mahasiswa, ibu rumah tangga, maupun pencari kerja, semuanya bisa menjalankan affiliate marketing tanpa terikat jam kerja kantor.
Bebas Memilih Produk
Sebagai afiliator, Anda memiliki kebebasan untuk memilih produk atau layanan yang ingin dipromosikan. Pilihlah produk yang sesuai dengan minat, pengalaman, dan target audiens Anda agar promosi terasa lebih natural dan meyakinkan.
Tidak Mensyaratkan Pendidikan Tertentu
Affiliate marketing tidak menuntut latar belakang pendidikan formal tertentu. Tidak perlu gelar D3, S1, atau S2. Siapa pun bisa menjalankannya, selama mau belajar, konsisten membuat konten, dan aktif melakukan promosi.
Berpotensi Menjadi Penghasilan Tambahan hingga Pasif
Affiliate marketer akan mendapatkan komisi dari setiap penjualan yang terjadi melalui tautan afiliasi yang dibagikan. Bagi Anda yang sedang cemas akan risiko PHK, terkena efisiensi perusahaan, atau bahkan sedang menganggur, penghasilan tambahan tentu menjadi angin segar.
Jika sudah berhasil membangun audiens dan jaringan pelanggan, komisi dapat terus mengalir secara pasif. Potensi pendapatan affiliate marketing bersifat tidak terbatas, bergantung pada usaha, strategi, dan konsistensi yang Anda terapkan.
Cocok untuk yang Suka Membuat Konten
Bagi Anda yang gemar membuat konten atau aktif di media sosial, affiliate marketing memberi ruang kebebasan untuk berkreasi. Anda bisa membuat konten yang relevan dan menarik untuk mendorong audiens melakukan pembelian melalui link afiliasi.

Apa Itu Affiliate Marketing?
Affiliate marketing adalah model bisnis di mana seseorang (afilitor) mempromosikan produk atau layanan milik perusahaan lain dan mendapatkan komisi dari setiap transaksi yang terjadi melalui tautan afiliasi miliknya.
Model ini bersifat saling menguntungkan. Perusahaan dapat memperluas jangkauan pemasaran tanpa biaya iklan besar, sementara affiliate marketer memperoleh penghasilan tanpa harus memproduksi barang sendiri.
Affiliate marketer bukanlah karyawan perusahaan, melainkan mitra. Karena itu, tidak terikat pada aturan ketenagakerjaan seperti karyawan tetap. Siapa pun bisa bergabung tanpa harus menjadi influencer, selebgram, atau memiliki banyak pengikut, bahkan tanpa biaya pendaftaran.
Bagaimana Cara Menjalankan Affiliate Marketing?
Berikut langkah-langkah dasar untuk memulai affiliate marketing:
1. Pilih produk yang Anda sukai dan yakini
Promosikan produk yang memang Anda percaya dan relevan dengan audiens agar lebih mudah membangun kepercayaan.
2. Daftar ke program afiliasi
Beberapa program afiliasi populer di Indonesia antara lain Shopee Affiliate Program, Tokopedia Affiliate Program, TikTok Affiliate, Lazada Affiliate Program, dan Blibli Affiliate Program.
3. Dapatkan link afiliasi
Setelah terdaftar, Anda akan memperoleh tautan khusus yang digunakan untuk melacak penjualan dari promosi Anda.
4. Sebarkan link afiliasi
Bagikan link tersebut melalui media sosial, website, blog, atau deskripsi video YouTube.
5. Dapatkan komisi dari penjualan
Setiap kali seseorang mengklik link Anda dan melakukan pembelian, Anda akan menerima komisi sesuai ketentuan program afiliasi.
Perusahaan akan memantau transaksi melalui link tersebut untuk memastikan komisi diberikan secara akurat.
Menjadi affiliate marketer merupakan salah satu cara cerdas untuk membangun pendapatan alternatif sekaligus melatih jiwa kewirausahaan. Besarnya komisi yang diperoleh sangat bergantung pada kerja keras, strategi pemasaran, kesabaran membangun audiens, serta tingkat persaingan.
Memang, pendapatan affiliate marketing tidak bersifat tetap seperti gaji bulanan karyawan. Namun, jika hasilnya terus bertumbuh dan bahkan melampaui pendapatan utama, bukankah itu menjadi peluang yang layak diperjuangkan?
Daripada tidak memiliki pendapatan sama sekali, atau hanya bergantung pada satu sumber penghasilan, memiliki pendapatan tambahan tentu menjadi pilihan yang lebih bijak.
Baca juga: Membuat konten interaktif yang memukau audiens
Nah, kalau Anda masih ingin tahu lebih jauh tentang affiliate marketing ini, Anda dapat berkonsultasi di Tanya Ahli ya. Daftarkan diri Anda untuk akses gratis di Daya.id.
Sumber:
Berbagai sumber
Berikan Pendapat Anda