Informasi Artikel

Dirilis

10 Juli 2026

Penulis Artikel

Arief Akbar


Tag

Sebagai pemilik usaha, ada satu momen yang hampir pasti akan Anda hadapi: karyawan lama mulai menanyakan kenaikan gaji, atau diam-diam membandingkan penghasilannya dengan karyawan baru.

Situasi ini bisa terasa serba salah. Di satu sisi, Anda ingin menghargai loyalitas dan kontribusi mereka selama ini, namun di sisi lain, Anda juga harus menjaga agar kondisi keuangan usaha tetap sehat dan tidak terbebani.

Jika keputusan diambil tanpa pertimbangan matang, dampaknya bisa meluas. Karyawan bisa merasa kurang dihargai, motivasi menurun, bahkan memilih untuk keluar. 

Di saat yang sama, Anda harus mengeluarkan biaya tambahan untuk rekrut dan training, sementara operasional bisa terganggu karena tim yang tidak stabil.

Padahal, bila dikelola dengan tepat, penyesuaian gaji bukan sekadar biaya tambahan. Ini adalah investasi yang bisa menjaga kestabilan tim sekaligus mendukung pertumbuhan usaha Anda dalam jangka panjang.

 

5 Cara Menentukan Gaji Karyawan Lama

Agar tidak salah langkah, berikut 5 cara yang bisa Anda terapkan.

 

1. Berikan Apresiasi saat Masa Kerja Karyawan Bertambah

Karyawan lama sering menjadi “tulang punggung” operasional. Mereka sudah memahami ritme kerja, terbiasa menghadapi masalah, dan mampu bekerja lebih mandiri dibandingkan karyawan baru.

Namun sayangnya, tidak sedikit pemilik usaha yang lupa bahwa loyalitas perlu diiringi dengan apresiasi yang sepadan. Ketika masa kerja bertambah tapi gaji stagnan, rasa dihargai pun perlahan menurun.

Sebagai ilustrasi, Toko Sembako Maju Jaya memiliki seorang karyawan yang sudah bekerja selama 5 tahun. Ia menguasai operasional harian dan sering menjadi andalan saat toko ramai. Namun, karena tidak pernah ada penyesuaian gaji yang signifikan, penghasilannya hampir setara dengan karyawan baru. Seiring waktu, ia mulai kehilangan motivasi dan mempertimbangkan mencari pekerjaan lain.

Pelajarannya, loyalitas bukan sesuatu yang bisa dianggap “pasti”. Ia perlu dijaga dan dihargai agar tetap menjadi kekuatan dalam bisnis Anda.

Langkah praktis yang bisa diterapkan adalah sebagai berikut:

  • Identifikasi karyawan dengan masa kerja lebih dari 3–5 tahun
  • Lakukan kenaikan gaji secara bertahap agar tetap aman bagi cashflow
  • Tambahkan insentif loyalitas seperti bonus tahunan atau penghargaan khusus


 

2. Tentukan Kenaikan Gaji Berdasarkan Kinerja, Bukan Hanya Lama Kerja

Menghargai masa kerja memang penting. Namun, jika kenaikan gaji hanya didasarkan pada lamanya bekerja tanpa mempertimbangkan kontribusi, hal ini justru bisa menimbulkan ketidakadilan dalam tim.

Karyawan yang bekerja lebih baik bisa merasa usahanya tidak dihargai, sedangkan yang kinerjanya biasa saja tetap mendapatkan perlakuan sama.

Ilustrasinya, ada kedai makan sederhana yang memiliki dua karyawan lama. Salah satunya aktif membantu, cepat belajar, dan sering mengambil inisiatif. Sementara yang lain bekerja sekadarnya. Ketika keduanya mendapatkan kenaikan gaji yang sama, karyawan yang lebih berprestasi mulai merasa tidak ada bedanya bekerja lebih baik atau biasa saja.

Kinerja adalah faktor utama yang mendorong bisnis tumbuh. Sistem kompensasi yang tidak mencerminkan kontribusi dapat menurunkan semangat kerja tim.

Langkah praktis yang bisa diterapkan adalah sebagai berikut:

  • Gunakan penilaian sederhana: target tercapai, kedisiplinan, inisiatif
  • Berikan kenaikan yang proporsional sesuai kontribusi
  • Biasakan evaluasi performa secara berkala, meski sederhana


Baca juga: Panduan lengkap gaji karyawan 

 

3. Sesuaikan Gaji dengan Standar Pasar agar Tetap Kompetitif

Di era sekarang, informasi soal gaji sangat mudah diakses. Karyawan tidak hanya melihat kondisi internal, tetapi juga membandingkan dengan peluang di luar.

Jika gap terlalu jauh, loyalitas seringkali kalah dengan kebutuhan ekonomi.

Sebagai ilustrasi, sebuah usaha laundry memberikan gaji admin Rp3,5 juta. Sementara di pasaran, posisi serupa berada di kisaran Rp4–5 juta. Meskipun suasana kerja nyaman, beberapa karyawan akhirnya memilih pindah ketika mendapat tawaran yang lebih tinggi.

Pelajarannya sekecil apa pun usaha Anda, karyawan tetap memiliki referensi pembanding. Mengabaikan standar pasar berarti membuka risiko kehilangan SDM yang sudah terlatih.

Langkah praktis yang bisa diterapkan adalah sebagai berikut:

  • Cek kisaran gaji melalui job portal
  • Diskusikan dengan sesama pelaku usaha
  • Bandingkan dengan UMK/UMP setempat
  • Lakukan penyesuaian secara bertahap agar tetap aman


Baca juga: Cara mengatasi kenaikan gaji setiap tahun 

 

4. Sesuaikan Kenaikan Gaji dengan Kondisi Keuangan Usaha

Di sisi lain, terlalu memaksakan kenaikan gaji juga bisa menjadi kesalahan. Keinginan mempertahankan karyawan terkadang membuat pemilik usaha mengabaikan kondisi finansial yang sebenarnya belum siap. Jika ini terjadi, masalah baru bisa muncul dalam bentuk tekanan arus kas.

Ilustrasi, Usaha Konveksi Sukses Bersama menaikkan gaji beberapa karyawan sekaligus saat penjualan belum stabil. Awalnya keputusan ini terasa tepat. Namun beberapa bulan kemudian, beban biaya tetap meningkat, sementara pemasukan tidak cukup untuk menutupnya.

Pelajarannya, kenaikan gaji harus menjadi keputusan yang terukur, bukan reaksi spontan terhadap tekanan situasi.

Langkah praktis yang bisa diterapkan adalah sebagai berikut:

  • Pastikan kondisi usaha stabil sebelum menaikkan gaji
  • Hitung skenario terburuk terhadap cashflow
  • Jika belum memungkinkan: 
    • Berikan bonus berbasis performa
    • Sediakan benefit non-tunai
    • Tambahkan pelatihan atau fleksibilitas kerja


 

5. Buat Struktur Gaji yang Jelas dan Terukur

Masalah lain yang sering terjadi di UMKM adalah tidak adanya sistem atau struktur gaji yang rapi. Akibatnya, keputusan gaji sering bersifat subjektif dan sulit dijelaskan ke tim. Ini berpotensi memicu kecemburuan dan konflik internal.

Ilustrasi. Sebuah toko retail memberikan gaji karyawan baru hampir sama dengan karyawan lama karena tidak memiliki sistem level jabatan. Karyawan lama merasa tidak dihargai, sementara pemilik usaha kesulitan menjelaskan dasar keputusannya.

Dan sebagai pelajaran, struktur gaji memberikan kejelasan dan rasa keadilan. Tanpa itu, bisnis akan sulit dikelola secara profesional.

Langkah praktis yang bisa diterapkan adalah sebagai berikut:

  • Buat level sederhana: Junior, Middle, Senior
  • Tentukan rentang gaji di setiap level
  • Kaitkan kenaikan dengan masa kerja dan kinerja
  • Komunikasikan sistem secara terbuka agar dipahami tim


 

Gaji yang Tepat Menciptakan Bisnis yang Lebih Tangguh

Menentukan gaji karyawan lama memang bukan keputusan yang mudah. Di dalamnya ada keseimbangan antara menghargai kontribusi, menjaga motivasi tim, dan memastikan kondisi keuangan usaha tetap sehat.

Banyak kesalahan dalam pengelolaan gaji terjadi bukan karena niat yang salah, tetapi karena belum adanya sistem yang jelas. Akibatnya, keputusan dibuat secara reaktif dan berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari.

Sebaliknya, ketika dikelola dengan tepat, gaji bisa menjadi alat strategis untuk:

  • Menjaga loyalitas karyawan
  • Meningkatkan produktivitas
  • Menciptakan tim yang solid
  • Menekan biaya pergantian karyawan


Pada akhirnya, gaji bukan sekadar pengeluaran. Ia adalah bagian dari fondasi penting untuk membangun bisnis yang stabil, profesional, dan siap berkembang.

Pertumbuhan usaha yang sehat selalu ditopang oleh sistem yang rapi, termasuk dalam pengelolaan SDM. Dengan pendekatan yang tepat, Anda bukan hanya menjaga bisnis tetap berjalan, tetapi juga menyiapkannya untuk tumbuh lebih kuat ke depan.

Temukan insight, panduan praktis, dan strategi bisnis lainnya di daya.id. Jika Anda menghadapi tantangan spesifik dalam menentukan gaji atau mengelola tim, Anda juga bisa langsung memanfaatkan fitur Tanya Ahli di daya.id untuk mendapatkan solusi yang sesuai dengan kondisi usaha Anda.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Artikel Terkait

Kumpulan informasi dan tips dari Daya terkait dengan topik yang sama

5.0
Perlukah Merekrut Karyawan Lepas untuk Usaha Musiman Saat Lebaran?
Sumber Daya Manusia

Perlukah Merekrut Karyawan Lepas untuk Usaha Musiman Saat Lebaran?

13 Maret 2026

5.0
Tips Menjaga Produktivitas Karyawan Saat Bekerja Sambil Puasa
Sumber Daya Manusia

Tips Menjaga Produktivitas Karyawan Saat Bekerja Sambil Puasa

01 Maret 2026

5.0
Ubah Penjaga Toko Menjadi Aset Pertumbuhan Bisnis
Sumber Daya Manusia

Ubah Penjaga Toko Menjadi Aset Pertumbuhan Bisnis

14 Februari 2026

5.0
Menjaga Motivasi Karyawan: Kunci Sukses dalam Membangun Bisnis yang Berkembang
Sumber Daya Manusia

Menjaga Motivasi Karyawan: Kunci Sukses dalam Membangun Bisnis yang Berkembang

09 Februari 2026

Berikan Pendapat Anda

5 dari 100 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS